Aroma Bunga yang Bantu Anda Tahan Nafsu Makan Berlebihan
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 28 Jan 2016 13:34 WIB
Jakarta
-
Makanan manis seperti cake dan roti dengan isian krim, keju, susu dan cokelat seringkali menjadi 'godaan terbesar' saat seseorang menjalani diet penurunan berat badan. Terlebih lagi saat stres, kemungkinan untuk mencomot dan melahap makanan yang juga disebut sebagai 'comfort foods' ini pun makin besar.
Alhasil program penurunan berat badan tak berhasil dan tubuh pun makin menggemuk. Bagi Anda yang merasa kesulitan menahan nafsu makan makanan berkarbohidrat tinggi, sebuah trik yang telah terbukti secara ilmiah ini bisa jadi solusinya; hiruplah aroma melati.
Para peneliti di Australia menemukan bahwa setelah menghirup aroma melati, hasrat partisipan untuk makan cokelat berkurang secara signifikan. Seperti dikutip dari situs National Center for Biotechnology Information, 67 partisipan wanita distimulasi hasrat makannya dengan diperlihatkan beberapa foto makanan terbuat dari cokelat.
Kemudian mereka diminta menghirup tiga jenis aroma; apel, melati dan air putih. Dari tiga aroma, aroma yang tidak berhubungan dengan makanan (melati) ternyata bisa mengurangi keinginan makan permen cokelat secara signifikan ketimbang dua wewangian lainnya.
Dijelaskan peneliti seperti dilansir Huffington Post, aroma melati bisa memanipulasi memori pada otak, membantu membuyarkan pikiran akan lezatnya permen atau kue cokelat. Hal yang sama juga bisa diterapkan pada aroma non-makanan lainnya seperti mawar, lavender atau ylang-ylang.
Agar efeknya lebih maksimal sebaiknya hirup aroma melati alami yang berasal dari tanaman. Baik itu bunga melati hidup atau minyak aromaterapi dengan ekstrak melati berkonsentrasi tinggi. Bukan parfum, cologne, body mist atau penyegar ruangan sintetis beraroma melati. (hst/hst)
Alhasil program penurunan berat badan tak berhasil dan tubuh pun makin menggemuk. Bagi Anda yang merasa kesulitan menahan nafsu makan makanan berkarbohidrat tinggi, sebuah trik yang telah terbukti secara ilmiah ini bisa jadi solusinya; hiruplah aroma melati.
Para peneliti di Australia menemukan bahwa setelah menghirup aroma melati, hasrat partisipan untuk makan cokelat berkurang secara signifikan. Seperti dikutip dari situs National Center for Biotechnology Information, 67 partisipan wanita distimulasi hasrat makannya dengan diperlihatkan beberapa foto makanan terbuat dari cokelat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan peneliti seperti dilansir Huffington Post, aroma melati bisa memanipulasi memori pada otak, membantu membuyarkan pikiran akan lezatnya permen atau kue cokelat. Hal yang sama juga bisa diterapkan pada aroma non-makanan lainnya seperti mawar, lavender atau ylang-ylang.
Agar efeknya lebih maksimal sebaiknya hirup aroma melati alami yang berasal dari tanaman. Baik itu bunga melati hidup atau minyak aromaterapi dengan ekstrak melati berkonsentrasi tinggi. Bukan parfum, cologne, body mist atau penyegar ruangan sintetis beraroma melati. (hst/hst)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Jernih & Tidak Cepat Keruh? Ini Rekomendasinya
Kesehatan
Si Kecil Malas Sikat Gigi? Coba Cara Ini Biar Lebih Semangat
Home & Living
AC Ini Berteknologi Turbo Cool, Bisa Bikin Ruang Dingin Lebih Cepat!
Olahraga
Tecnifibre TFIGHT 285: Raket Tenis Versatile untuk Main Lebih Agresif
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Tips Penting Saat Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet dan Olahraga
10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Most Popular
1
Beda Banget! Transformasi Shindy Samuel Usai Turun BB 104 Kg, Banjir Pujian
2
Most Pop: Momen Terakhir Noelia Castillo, Korban Pemerkosaan Pilih Eutanasia
3
Sinopsis Veil of Shadows, Drama China Terbaru Netflix dengan Cerita Misterius
4
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
5
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
MOST COMMENTED











































