Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menu yang Sebaiknya Dipesan di Restoran Cepat Saji Saat Anda Sedang Diet

Hestianingsih - wolipop
Senin, 28 Des 2015 10:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Pixabay/skeeze
Jakarta - Bagi yang sedang menjalani program diet penurunan berat badan, makan junkfood atau fastfood tentu dianggap 'terlarang' atau menjadi pilihan paling terakhir untuk disantap. Namun kesibukan dan pekerjaan yang menuntut segalanya serba cepat terkadang membuat para pediet 'terpaksa' memilih junkfood dan fastfood demi memenuhi energi atau mengganjal perut dengan singkat.

Tidak banyak orang tahu bahwa Anda bisa tetap mengontrol asupan kalori dan bisa memilih menu yang lebih bernutrisi meskipun makan di restoran cepat saji. Para pakar nutrisi, membocorkan menu apa saja yang mereka pilih saat harus membeli makanan dari restoran fastfood. Saran mereka tidak ada salahnya ditiru, tapi sebaiknya tidak dijadikan menu sehari-hari karena bagaimanapun makanan yang diolah sendiri dan terbuat dari bahan-bahan segar tentu lebih sehat.

1. Paket untuk Anak-anak
Saat traveling untuk urusan pekerjaan, restoran cepat saji biasanya menjadi pilihan karena selain bisa dibawa juga mudah untuk disantap kapan saja. Kristin Kirkpatrick, R.D., manajer dari Cleveland Clinic di Wellness Institute, Kanada, menyarankan untuk memesan paket untuk anak-anak atau Kid's Meal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paket makan untuk anak umumnya memiliki porsi yang lebih kecil. Tambahan saus, bumbu atau bahan-bahan lainnya pun lebih sedikit karena anak kecil umumnya lebih menyukai yang serba praktis dimakan. Dijelaskan Kristin, paket anak juga biasanya lebih rendah kalori ketimbang paket makan orang dewasa.

"Burger untuk anak biasanya mengandung 250 hingga 300 kalori dan 10 sampai 15 gram lemak. Pilihan lainnya, adalah menu untuk sarapan. Pesan sandwich isi telur dan abaikan burger isi daging," ujar Kristin, seperti dikutip dari Shape.

2. Pilih Menu yang Mengenyangkan
Saat memilih makan di coffeeshop, Anda biasanya akan tergoda untuk memesan muffin, cake atau maccaroon sebagai teman minum kopi. Kalorinya bisa mencapai ratusan, namun jenis makanan ini lebih banyak mengandung tepung dan gula. Sebaiknya pilih menu yang memang bisa sekaligus mengenyangkan.

Panini isi daging asap, selada, tomat dan ketimun atau quiche keju dan bayam akan lebih bernutrisi ketimbang bagel atau muffin berlapis gula. Tidak perlu khawatirkan saus mayonnaise atau Thousand Island yang juga masuk dalam roti isi pesanan Anda itu, toh, hanya dikonsumsi untuk sesekali dan dalam keadaan 'kepepet'. Beberapa coffeeshop besar juga menyediakan salad dengan topping ayam panggang atau salmon, itu pun bisa Anda jadikan pilihan yang lebih sehat. Untuk minuman, cukup pesan air mineral atau jika memang perlu tambahan energi pilih Americano, caffe latte, atau green tea latte tanpa gula. Lupakan smoothies atau frappe dengan whipped cream dan gula yang bisa menambah kalori berlebih.

3. Jangan Pilih Makanan Manis
Sebutir (atau, mungkin dua) butir donat isi selai untuk disantap saat berkendara menuju kantor memang nikmat. Apalagi sambil menyeruput kopi, susu atau cokelat hangat. Tapi di dalam donat hanya terkandung tepung dan gula tinggi. Anda mungkin akan cepat merasa kenyang dan berenergi tapi lebih cepat juga merasa lapar dan lemas. Belum lagi ratusan kalori yang masuk ke dalam tubuh, akan membuat tubuh lebih cepat gemuk.

Saat terburu-buru berangkat kerja dan hanya menemukan restoran atau toko donat, sebaiknya pilih menu savory. Sandwich atau croissant isi telur, tuna mayo atau fish fillet bisa jadi pilihan. Anda pun bisa meminta staf untuk memberi isian sayur tambahan. Dari setangkup roti isi, kebutuhan nutrisi di pagi hari bisa sedikit terpenuhi.

"16 gram protein dan 7 gram serat hanya dalam 300 kalori. Saya memilih sarapan dengan kalori yang sedikit saat bepergian karena biasanya saya makan besar ketika malam," ungkap Mike Roussell, Ph.D., konsultan nutrisi dari Pennsylvania State University.

4. Restoran Burger
Untuk restoran spesialis burger, memang hampir mustahil untuk memesan menu yang rendah kalori. Terlebih lagi jika restoran tersebut tidak menyediakan menu khusus vegetarian. Tapi Anda bisa mencoba menanyakan kepada staf apakah bisa membuatkan burger selain yang ada di menu, namun tetap dengan harga atau jenis paket yang tertera. Misalnya saat memesan burger isi daging, Anda bisa minta dibuatkan tanpa daging tapi diganti dengan memperbanyak acar atau sayuran. Mungkin tidak semua restoran cepat saji mau melakukannya, tapi tidak ada salahnya mencoba.

Jika restoran tetap menolak karena alasan kebijakan, Anda bisa memilih isian ikan fillet goreng tepung yang lebih rendah kalori. Untuk french fries, cukup pilih yang ukuran kecil. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads