Tren Susu Almond
Bebas Kolestrol dan Mencegah Kanker, Ini 7 Manfaat Minum Susu Almond
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 20 Nov 2015 09:41 WIB
Jakarta
-
Mengonsumsi susu hewani bermanfaat untuk kesehatan, namun ada beberapa orang yang tidak bisa meminum susu karena intoleransi laktosa yang dialaminya. Sebagai penggantinya, hadir beberapa jenis susu alternatif yang terbuat dari kacang-kacangan seperti kedelai, almond, mete, hazelnut, dan macadamia.
Ternyata, kacang-kacangan dibuat melalui proses penambahan air, diblender dihancurkan dan disaring hingga teksturnya mirip seperti tekstur susu pada umumnya ini juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan susu hewani. Apa saja?
1. Bebas Kolestrol
Dipaparkan oleh ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, susu kacang atau yang sering juga disebut dengan sari nabati tidak mengandung kolestrol yang berpotensi menimbulkan banyak penyakit. "Sari nabati juga mengandung banyak serat. Sekarang ini mengonsumsi serat lebih banyak memang sangat diupayakan untuk menghindari penyakit stroke," tuturnya saat dihubungi Wolipop, Rabu, (18/11/2015).
Menurut American Heart Association, tidak hanya bebas kolestrol, susu almond yang mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fats) ini berguna untuk kesehatan jantung. Penelitian yang diterbitkan pada Current Atherosclerosis Reports mengatakan bahwa kacang yang digunakan sebagai pengganti lemak jenuh pada susu hewani berpotensi mengurangi 45 persen risiko penyakit jantung.
2. Lemak Tak Jenuh
Sari nabati yang terbuat dari kedelai dan kacang-kacangan lainnya memiliki lemak tak jenuh dan lemak esensial, berbeda dengan susu hewani yang lebih banyak mengandung lemak jenuh. Namun menurut Rita, lemak itu baik adanya. Yang membuatnya tidak baik tergantung kepada tingkat kejenuhan dan panjang pendeknya rantai.
"Semakin pendek rantainya dan semakin tidak jenuh lemaknya, maka semakin baik di dalam tubuh kita. Kalau sari nabati lemaknya lemak tidak jenuh, tapi rantainya menengah. Sedangkan susu banyak lemak jenuhnya yang memang tidak terlalu baik untuk tubuh tapi rantainya pendek," katanya.
Ia berpesan agar masyarakat bisa mengetahui dan menilainya dengan adil sehingga tidak 'mendewakan' suatu makanan tertentu. Menurutnya tidak ada makanan yang sangat bagus, dan tidak ada pula makanan yang sangat buruk. Keduanya harus diimbangi agar bisa saling melengkapi.
Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
3. Rendah Kalori
Jenny Heap, ahli nutrisi dan seorang pakar kesehatan dari Almond Board of California mengatakan, susu almond sangat populer dan memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pelaku diet karena hanya mengandung 30 sampai 60 kalori per sajiannya. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2003 di International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders menyarankan bahwa mengkombinasikan almond dengan diet yang rendah kalori membantu menurunkan berat badan lebih banyak daripada diet rendah kalori dengan karbohidrat kompleks.
4. Menguatkan Tulang
Meskipun susu nabati tidak memiliki banyak kalsium seperti pada susu hewani, susu kacang ini mempunyai 30 kalsium dalam takaran penyajian dan 25 persen vitamin D yang direkomendasikan untuk setiap penyajian. Dengan demikian, hal tersebut mengurangi risiko untuk terkena osteoporosis dan memperbaiki fungsi imun tubuh serta bentuk gigi.
5. Menghambat Proses Penuaan
Radikal bebas diklaim mampu menimbulkan kerusakan sel tubuh dan memiliki peranan penting dalam proses penuaan seperti terkena penyakit jantung dan gangguan penglihatan atau katarak. Maka dari itu, susu atau sari kacang macadamia bisa dikonsumsi karena kacang tersebut mengandung antioksidan alami seperti vitamin E yang secara alami berperan sebagai substansi pelepas radikal bebas. Sebuah penelitian menunjukkan seorang pria yang mengonsumsi 40 sampai 90 gr kacang macadamia setiap harinya selama satu bulan menunjukkan adanya perubahan pada tingkat stres.
6. Membuat Kulit Lebih Sehat
Manfaat lainnya dari susu kacang seperti almond dan hazelnut adalah membuat kulit dan rambut lebih sehat. Susu nabati ini juga membantu untuk mencegah timbulnya anemia dan memproduksi sel darah merah serta menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, hazelnut juga kaya akan asam lemak omega 3 yang sudah terbukti untuk menghilangkan kolestrol sehingga bisa diolah menjadi penganan susu yang bisa langsung diminum atau dicampurkan dengan sereal.
7. Mencegah Kanker
Dilansir dari Live Science, penelitian yang dilakukan pada 2011 di Nutrition and Cancer menunjukkan bahwa susu almond berguna untuk menekan pertumbuhan sel kanker prostat. Penelitian ini menunjukkan perbandingan antara pertumbuhan sel kanker prostat dan payudara yang dicerna oleh susu hewan, susu kedelai, dan almond. Hasilnya menunjukkan bahwa susu sapi menstimulasi pertumbuhan kanker prostat sedangkan susu almond menekan pertumbuhan sel-sel kanker lebih dari 30 persen.
(int/aln)
Ternyata, kacang-kacangan dibuat melalui proses penambahan air, diblender dihancurkan dan disaring hingga teksturnya mirip seperti tekstur susu pada umumnya ini juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan susu hewani. Apa saja?
1. Bebas Kolestrol
Dipaparkan oleh ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, susu kacang atau yang sering juga disebut dengan sari nabati tidak mengandung kolestrol yang berpotensi menimbulkan banyak penyakit. "Sari nabati juga mengandung banyak serat. Sekarang ini mengonsumsi serat lebih banyak memang sangat diupayakan untuk menghindari penyakit stroke," tuturnya saat dihubungi Wolipop, Rabu, (18/11/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Lemak Tak Jenuh
Sari nabati yang terbuat dari kedelai dan kacang-kacangan lainnya memiliki lemak tak jenuh dan lemak esensial, berbeda dengan susu hewani yang lebih banyak mengandung lemak jenuh. Namun menurut Rita, lemak itu baik adanya. Yang membuatnya tidak baik tergantung kepada tingkat kejenuhan dan panjang pendeknya rantai.
"Semakin pendek rantainya dan semakin tidak jenuh lemaknya, maka semakin baik di dalam tubuh kita. Kalau sari nabati lemaknya lemak tidak jenuh, tapi rantainya menengah. Sedangkan susu banyak lemak jenuhnya yang memang tidak terlalu baik untuk tubuh tapi rantainya pendek," katanya.
Ia berpesan agar masyarakat bisa mengetahui dan menilainya dengan adil sehingga tidak 'mendewakan' suatu makanan tertentu. Menurutnya tidak ada makanan yang sangat bagus, dan tidak ada pula makanan yang sangat buruk. Keduanya harus diimbangi agar bisa saling melengkapi.
Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
3. Rendah Kalori
Jenny Heap, ahli nutrisi dan seorang pakar kesehatan dari Almond Board of California mengatakan, susu almond sangat populer dan memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pelaku diet karena hanya mengandung 30 sampai 60 kalori per sajiannya. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2003 di International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders menyarankan bahwa mengkombinasikan almond dengan diet yang rendah kalori membantu menurunkan berat badan lebih banyak daripada diet rendah kalori dengan karbohidrat kompleks.
4. Menguatkan Tulang
Meskipun susu nabati tidak memiliki banyak kalsium seperti pada susu hewani, susu kacang ini mempunyai 30 kalsium dalam takaran penyajian dan 25 persen vitamin D yang direkomendasikan untuk setiap penyajian. Dengan demikian, hal tersebut mengurangi risiko untuk terkena osteoporosis dan memperbaiki fungsi imun tubuh serta bentuk gigi.
5. Menghambat Proses Penuaan
Radikal bebas diklaim mampu menimbulkan kerusakan sel tubuh dan memiliki peranan penting dalam proses penuaan seperti terkena penyakit jantung dan gangguan penglihatan atau katarak. Maka dari itu, susu atau sari kacang macadamia bisa dikonsumsi karena kacang tersebut mengandung antioksidan alami seperti vitamin E yang secara alami berperan sebagai substansi pelepas radikal bebas. Sebuah penelitian menunjukkan seorang pria yang mengonsumsi 40 sampai 90 gr kacang macadamia setiap harinya selama satu bulan menunjukkan adanya perubahan pada tingkat stres.
6. Membuat Kulit Lebih Sehat
Manfaat lainnya dari susu kacang seperti almond dan hazelnut adalah membuat kulit dan rambut lebih sehat. Susu nabati ini juga membantu untuk mencegah timbulnya anemia dan memproduksi sel darah merah serta menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, hazelnut juga kaya akan asam lemak omega 3 yang sudah terbukti untuk menghilangkan kolestrol sehingga bisa diolah menjadi penganan susu yang bisa langsung diminum atau dicampurkan dengan sereal.
7. Mencegah Kanker
Dilansir dari Live Science, penelitian yang dilakukan pada 2011 di Nutrition and Cancer menunjukkan bahwa susu almond berguna untuk menekan pertumbuhan sel kanker prostat. Penelitian ini menunjukkan perbandingan antara pertumbuhan sel kanker prostat dan payudara yang dicerna oleh susu hewan, susu kedelai, dan almond. Hasilnya menunjukkan bahwa susu sapi menstimulasi pertumbuhan kanker prostat sedangkan susu almond menekan pertumbuhan sel-sel kanker lebih dari 30 persen.
(int/aln)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
3
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
4
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED











































