Sudahkah Anda Menyikat Gigi Sampai Bersih? Ini Cara Mengetahuinya
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 03 Agu 2015 07:51 WIB
Jakarta
-
Meski menyikat gigi merupakan langkah dasar pembersihan mulut,sebagian orang belum melakukannya dengan benar. Alhasil, banyak orang yang mengalami kerusakan gigi atau gangguan kesehatan mulut lainnya. Karena efek buruknya tidak langsung terasa, teknik menggosok gigi yang tepat memang sering terabaikan. Untuk itu, menyikat lah dengan tepat agar bakteri tidak menyebabkan masalah.
Menurut Prof. Dr. Drg. Tri Erri Astoeti, Mkes, banyak orang belum menggosok gigi dengan bersih. Meski sudah menyikat, kadang-kadang masih ditemukan sisa-sisa makanan di dalam mulut. Bukan hanya di gigi, kotoran yang belum terangkat sering menempel di gusi. Untuk itu, anggota aktif Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tersebut menyarankan agar Anda menggaruk gusi dengan tangan untuk memastikan apakah masih ada sisa makanan yang belum dibersihkan.
Sikat gigi dengan bersih juga bisa mencegah radang gusi. Untuk itu, gosok lah gigi minimal dua kali sehari yakni setelah makan dan sebelum tidur. Menurut Tri, salah satu ciri dari radang gusi adalah adanya darah ketika meludah setelah sikat gigi. Selain karena kurang tepat dalam membersihkan mulut, radang gusi pun bisa disebabkan karena makanan. "Makanan yang mengandung karbohidrat adalah pemicu radang gusi," tambah Tri.
Baca juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram
Untuk membuktikan apa apakah Anda sudah menyikat gigi sampai bersih, ada sebuah cara lain yang bisa dilakukan. Yakni dengan menggunakan pewarna makanan. Menurut Tei, pewarna makanan yang menempel di gigi bisa membuktikan bahwa Anda belum menyikatnya sampai bersih.
"Caranya adalah setelah sikat gigi, kita taruh kapas yang sudah diberi pewarna makanan warna merah di gigi. Kalau ada flek merah yang menempel artinya kita sikat giginya belum benar," kata Tri selepas mengisi acara Tantangan 21 Hari Listerine beberapa waktu lalu di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut para ahli, menyikatnya saja memang tidak bisa membersihkan gigi dengan sempurna. Karena menggosok gigi hanya bisa membersihkan 25% dari rongga mulut. Untuk itu, dibutuhkan obat kumur untuk membantu membunuh plak yang bersarang di mulut.
"Mouthwash digunakan minimal dua kali sehari. Pemilihannya tergantung selera masing-masing, cuma gini segala ssuatu yg natural kan bagus. Pilih yang mengandung minyak natural dan flouride, jadi sikat giginya sempurna," ujar Tri.
(ami/aln)
Menurut Prof. Dr. Drg. Tri Erri Astoeti, Mkes, banyak orang belum menggosok gigi dengan bersih. Meski sudah menyikat, kadang-kadang masih ditemukan sisa-sisa makanan di dalam mulut. Bukan hanya di gigi, kotoran yang belum terangkat sering menempel di gusi. Untuk itu, anggota aktif Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tersebut menyarankan agar Anda menggaruk gusi dengan tangan untuk memastikan apakah masih ada sisa makanan yang belum dibersihkan.
Sikat gigi dengan bersih juga bisa mencegah radang gusi. Untuk itu, gosok lah gigi minimal dua kali sehari yakni setelah makan dan sebelum tidur. Menurut Tri, salah satu ciri dari radang gusi adalah adanya darah ketika meludah setelah sikat gigi. Selain karena kurang tepat dalam membersihkan mulut, radang gusi pun bisa disebabkan karena makanan. "Makanan yang mengandung karbohidrat adalah pemicu radang gusi," tambah Tri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membuktikan apa apakah Anda sudah menyikat gigi sampai bersih, ada sebuah cara lain yang bisa dilakukan. Yakni dengan menggunakan pewarna makanan. Menurut Tei, pewarna makanan yang menempel di gigi bisa membuktikan bahwa Anda belum menyikatnya sampai bersih.
"Caranya adalah setelah sikat gigi, kita taruh kapas yang sudah diberi pewarna makanan warna merah di gigi. Kalau ada flek merah yang menempel artinya kita sikat giginya belum benar," kata Tri selepas mengisi acara Tantangan 21 Hari Listerine beberapa waktu lalu di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut para ahli, menyikatnya saja memang tidak bisa membersihkan gigi dengan sempurna. Karena menggosok gigi hanya bisa membersihkan 25% dari rongga mulut. Untuk itu, dibutuhkan obat kumur untuk membantu membunuh plak yang bersarang di mulut.
"Mouthwash digunakan minimal dua kali sehari. Pemilihannya tergantung selera masing-masing, cuma gini segala ssuatu yg natural kan bagus. Pilih yang mengandung minyak natural dan flouride, jadi sikat giginya sempurna," ujar Tri.
(ami/aln)










































