Cara yang Benar Menghilangkan Cegukan
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 24 Jul 2015 14:07 WIB
Jakarta
-
Cegukan merupakan kondisi yang lumrah terjadi pada setiap orang, namun tak jarang menimbulkan rasa tidak nyaman terutama jika berlangsung dalam waktu lama. Mengapa cegukan ini bisa terjadi?
Seperti dikutip dari Mirror, cegukan terjadi ketika seseorang gagal menarik napas dengan sempurna. Biasanya terjadi ketika kita minum terlalu cepat atau mencoba makan dan bernapas di waktu yang bersamaan.
Kondisi tersebut menyebabkan otot diafragma dan dada berkontraksi, memicu penghirupan yang tak terkontrol. Udara yang dihirup tidak bisa mencapai paru-paru seperti yang terjadi pada pernapasan biasa akibat terjadinya kekejangan otot ringan.
Kejang otot tersebut menutup batang tenggorokan, dan akhirnya menimbulkan suara seperti mencicit yang biasa disebut dengan cegukan. Meskipun tak berbahaya, namun menimbulkan ketidaknyamanan terutama jika Anda harus presentasi saat meeting di depan kolega kerja atau sedang berdiskusi serius.
Ada beberapa cara yang dipercaya bisa mengilangkan cegukan, mulai dari minum banyak air putih hingga dikagetkan dengan sengaja oleh orang lain. Cara-cara tersebut tidak bisa dibilang tepat, namun juga tidak bisa disebut keliru.
Seperti halnya bersin, cegukan termasuk gerakan refleks tubuh sehingga tidak bisa dengan mudah dikontrol. Menurut penulis buku The Science of Everyday Life, Profesor Len Fisher, cara yang sudah terbukti secara ilmiah menghilangkan cegukan adalah dengan menahan napas.
Cobalah tahan napas Anda selama beberapa detik, cara akan meningkatkan karbon dioksida pada saluran pernapasan sementara waktu. Karbon dioksida diketahui membantu mengatur napas agar lebih teratur. Bisa juga dengan meminum beberapa teguk air sambil menahan napas.
Jika tidak juga hilang dan cegukan berlangsung terus menerus, maka sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Cegukan akut bisa menjadi tanda adanya penyakit, misalnya tumor pada leher atau laringitis (peradangan pada pita suara).
(hst/hst)
Seperti dikutip dari Mirror, cegukan terjadi ketika seseorang gagal menarik napas dengan sempurna. Biasanya terjadi ketika kita minum terlalu cepat atau mencoba makan dan bernapas di waktu yang bersamaan.
Kondisi tersebut menyebabkan otot diafragma dan dada berkontraksi, memicu penghirupan yang tak terkontrol. Udara yang dihirup tidak bisa mencapai paru-paru seperti yang terjadi pada pernapasan biasa akibat terjadinya kekejangan otot ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa cara yang dipercaya bisa mengilangkan cegukan, mulai dari minum banyak air putih hingga dikagetkan dengan sengaja oleh orang lain. Cara-cara tersebut tidak bisa dibilang tepat, namun juga tidak bisa disebut keliru.
Seperti halnya bersin, cegukan termasuk gerakan refleks tubuh sehingga tidak bisa dengan mudah dikontrol. Menurut penulis buku The Science of Everyday Life, Profesor Len Fisher, cara yang sudah terbukti secara ilmiah menghilangkan cegukan adalah dengan menahan napas.
Cobalah tahan napas Anda selama beberapa detik, cara akan meningkatkan karbon dioksida pada saluran pernapasan sementara waktu. Karbon dioksida diketahui membantu mengatur napas agar lebih teratur. Bisa juga dengan meminum beberapa teguk air sambil menahan napas.
Jika tidak juga hilang dan cegukan berlangsung terus menerus, maka sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Cegukan akut bisa menjadi tanda adanya penyakit, misalnya tumor pada leher atau laringitis (peradangan pada pita suara).
(hst/hst)











































