Ini Makanan yang Seharusnya Dikonsumsi Ketika Sarapan Pagi
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 16 Jun 2015 13:19 WIB
Jakarta
-
Dijelaskan pakar diet Victoria Djajadi, MnutrDiet., APD, sarapan penting untuk memenuhi 20 persen kebutuhan gizi setiap hari. Setangkup roti dengan selai kacang dan secangkir teh, menurutnya belum cukup untuk menjalani aktivitas dengan maksimal.
"Apapun jenisnya, di piring Anda harus terdapat setengah bagian buah-buahan dan sayuran, seperempat karbohidrat dan seperempat protein," ujar Krista Yoder Latortue, M.P.H., R.D., seperti dikutip dari Women's Health US.
Dari semua komponen yang ada di dalam menu sarapan, Krista mengatakan bahwa unsur proteinlah yang paling penting diperhatikan. Protein tidak hanya menyediakan energi yang Anda butuhkan untuk memulai aktivitas tapi juga meningkatkan metabolisme tubuh.
"Kalau Anda hanya makan karbohidrat untuk sarapan, metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik seharian. Sebesar apa lapar yang Anda rasakan tergantung dari berapa banyak Anda makan dan apa yang dimakan," tuturnya.
Krista juga menambahkan, jika Anda melewatkan protein ketika sarapan maka saat makan siang Anda akan merasa kelaparan. Akibatnya, Anda cenderung memilih makanan yang tidak sehat. Selain itu, protein cenderung lama diproses oleh tubuh sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama dan mencegah kalap ketika makan siang.
Demi mencukupi kebutuhan protein ketika sarapan, Anda tidak harus makan steak daging ukuran besar. Pakar diet Yoder Latortue menyarankan, cukup dengan makanan yang ringan seperti telur, susu cokelat atau keju dengan buah. Hindari juga protein yang berbentuk minuman serbuk karena tidak cukup untuk menyediakan tenaga di pagi hari.
"Sumber protein terbaik berasal dari hewani seperti ayam, daging, kalkun, susu, keju, yoghurt. Sementara protein nabati bisa didapatkan dari lentil, kacang-kacangan, biji-bijian, tahu atau edamame," ucapnya. (hst/fer)
Pentingnya sarapan pagi, tentu sebagian besar orang sudah mengetahuinya. Melewatkan hari tanpa sarapan akan membuat tubuh lemas dan lesu sehingga tidak bisa maksimal menjalani aktivitas seharian.
Sarapan yang baik dimulai pada pukul 06.00 hingga 09.00, karena saat itulah tubuh paling memerlukan nutrisi setelah semalaman 'berpuasa' ketika tidur. Karena sarapan pagi amat penting, menu makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan.
Kebanyakan orang cenderung memilih menu sarapan seadanya, asalkan mengenyangkan dan berprinsip 'yang penting sudah sarapan'. Padahal memerhatikan nutrisi makanan ketika sarapan tak kalah penting dari sarapan itu sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apapun jenisnya, di piring Anda harus terdapat setengah bagian buah-buahan dan sayuran, seperempat karbohidrat dan seperempat protein," ujar Krista Yoder Latortue, M.P.H., R.D., seperti dikutip dari Women's Health US.
Dari semua komponen yang ada di dalam menu sarapan, Krista mengatakan bahwa unsur proteinlah yang paling penting diperhatikan. Protein tidak hanya menyediakan energi yang Anda butuhkan untuk memulai aktivitas tapi juga meningkatkan metabolisme tubuh.
"Kalau Anda hanya makan karbohidrat untuk sarapan, metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik seharian. Sebesar apa lapar yang Anda rasakan tergantung dari berapa banyak Anda makan dan apa yang dimakan," tuturnya.
Krista juga menambahkan, jika Anda melewatkan protein ketika sarapan maka saat makan siang Anda akan merasa kelaparan. Akibatnya, Anda cenderung memilih makanan yang tidak sehat. Selain itu, protein cenderung lama diproses oleh tubuh sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama dan mencegah kalap ketika makan siang.
Demi mencukupi kebutuhan protein ketika sarapan, Anda tidak harus makan steak daging ukuran besar. Pakar diet Yoder Latortue menyarankan, cukup dengan makanan yang ringan seperti telur, susu cokelat atau keju dengan buah. Hindari juga protein yang berbentuk minuman serbuk karena tidak cukup untuk menyediakan tenaga di pagi hari.
"Sumber protein terbaik berasal dari hewani seperti ayam, daging, kalkun, susu, keju, yoghurt. Sementara protein nabati bisa didapatkan dari lentil, kacang-kacangan, biji-bijian, tahu atau edamame," ucapnya. (hst/fer)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
3
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
4
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED











































