Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Minyak Aromaterapi yang Efektif Redakan Stres

Hestianingsih - wolipop
Selasa, 17 Mar 2015 12:24 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Tinggal di perkotaan membuat orang rentan terkena stres. Entah itu karena masalah pekerjaan, urusan rumah tangga hingga harus menghadapi kemacetan serta polusi setiap harinya.

Liburan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan stres, namun tak semua orang punya waktu maupun biaya untuk pergi liburan setiap minggunya. Ada satu solusi yang bisa mengatasi stres di kota besar. Cenderung mudah dilakukan, tanpa perlu menghabiskan banyak uang dan tidak perlu juga keluar rumah. Yaitu dengan menggunakan minyak aromaterapi.

Dari berbagai jenis aromaterapi, ada tiga minyak esensial yang diketahui efektif membuat pikiran lebih relaks, menghilangkan rasa jenuh sekaligus meredakan stres. Apa saja dan seperti apa fungsinya? Apakah hanya untuk mengatasi stres?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Lavender
Minyak yang berasal dari ekstrak bunga berwarna ungu ini merupakan salah satu minyak esensial yang paling populer, baik karena fungsi penyembuhnya maupun relaksasi. Pijat dengan minyak lavender akan menenangkan otot-otot dan membantu tidur lebih nyenyak, sehingga banyak aromaterapis yang menyarankan penggunaan minyak ini untuk mengatasi insomnia. Selain itu lavender juga berkhasiat sebagai antiseptik, antidepresan, anti peradangan, deodoran dan 'obat' penenang.

2. Bergamot
Bergamot merupakan minyak esensial beraroma citrus yang diekstrak dari pohon Citrus Beragamia, tanaman yang tumbuh di Asia Tenggara. Minyak esensial ini banyak digunakan untuk mengatasi stres, depresi, gelisah hingga infeksi kulit seperti psoriasis dan eczema. Bergamot juga banyak digunakan sebagai aromaterapi untuk menyehatkan liver, meningkatkan fungsi pencernaan dan menyamankan saat merasa tidak enak badan.

Selain itu Bergamot juga berkhasiat mengobati pilek dan nyeri ringan pada tubuh. Untuk kecantikan, minyak esensial ini bisa untuk meredakan kemerahan, mengatasi jerawat meradang serta membuat rambut tampak lebih berkilau.

3. Rosemary
Minyak rosemary berkhasiat sebagai antidepresan dan membuat fungsi otak lebih aktif. Minyak ini juga bekerja sebagai analgesik yang meredakan rasa sakit, otot kram, sakit kepala dan migrain. Sebagai antiseptik, rosemary bisa mengatasi infeksi ringan pada liver maupun sistem pencernaan.

Tidak hanya itu, minyak rosemary juga merupakan solusi alami untuk berbagai masalah rambut. Mulai dari mencegah rambut rontok, menyehatkan kulit kepala dan rambut, menstimulasi sirkulasi darah agar rambut tumbuh lebih subur juga mengatasi kulit kusam.

Perlu diketahui bahwa penggunaan minyak esensial, apa pun jenisnya perlu diperhatikan. Minyak esensial atau aromaterapi mengandung konsentrat yang cukup tinggi dari tanaman, maka pemakaiannya pun tidak boleh berlebihan karena bisa menimbulkan iritasi. Beberapa jenis minyak esensial juga bisa memicu gejala alergi. Misalnya, ada beberapa orang yang alergi terhadap lavender sehingga penggunaannya sebaiknya dihindari.

Untuk pijat, tuangkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam lotion atau minyak pijat agar mendapatkan efek relaksasi. Sementara untuk perawatan rambut atau kulit, sebaiknya baca dengan teliti aturan pakai atau konsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya. Penggunaan minyak esensial sebagai aromaterapi atau yang dipanaskan juga sebaiknya hanya dituangkan beberapa tetes saja ke alat pembakar atau burner.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads