Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Angelina Jolie Cerita Tentang 'Luka' Setelah Jalani Operasi Angkat Payudara

Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 11 Feb 2026 12:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Angelina Jolie attends the Maltin Modern Master Award ceremony as part of Santa Barbara International Film Festival on Wednesday, Feb. 5, 2025, in Santa Barbara, Calif. (Photo by Richard Shotwell/Invision/AP)
Foto: Richard Shotwell/Invision/AP
Jakarta -

Angelina Jolie diketahui telah melakukan operasi mastektomi ganda. Aktris tersebut memutuskan mengangkat kedua payudara untuk mencegah terjadinya kanker yang dialami ibunya. Angie bisa dibilang cukup jarang membicarakan pilihan ekstremnya tersebut. Namun dalam wawancara terbaru, pemain 'Maria' itu memberikan pernyataan langka.

Angelina Jolie jadi sorotan saat menghadiri premiere film Couture yang dibintanginya. Mantan istri Brad Pitt tersebut berperan sebagai sutradara film Maxine Walker yang didiagnosa kanker payudara di tengah kesibukan bekerja saat Paris Fashion Week. Dalam kesempatan itu, Angie pun bicara mengenai pengalamannya sendiri.

Pemeran 'Maleficent' ini tidak pernah mengalami kanker payudara tapi mengaku bersyukur dengan pilihannya untuk menjalani mastektomi. Meski meninggalkan bekas namun Angelina belajar untuk mencintai luka yang membuatnya masih bersama anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Aku selalu lebih tertarik pada bekas luka dan kehidupan yang dijalani orang," katanya dalam wawancara dengan France Inter. "Aku tidak tertarik pada gagasan sempurna tentang kehidupan tanpa bekas luka,"

ADVERTISEMENT

"Bekas lukaku adalah pilihan yang aku buat untuk tetap tinggal di sini selama mungkin bersama anak-anakku. Aku mencintai bekas lukalku karena itu. Dan aku bersyukur aku punya kesempatan dan pilihan untuk melakukan sesuatu yang proaktif terkait kesehatanku," lanjutnya.

Baginya, menjalani prosedur pencegahan kanker itu sangat berarti karena Angie kehilangan sang ibu, Marcheline Bertrand, karena kanker ketika masih muda dan sekarang membesarkan anak-anaknya tanpa seorang nenek. Marcheline didiagnosis menderita kanker ovarium pada 1999 kemudian didiagnosis menderita kanker payudara sebelum meninggal pada Januari 2007 di usia 56 tahun.

"Jadi bagiku, aku pikir inilah hidup, dan jika kamu sampai di akhir hidup kamu dan kamu belum membuat kesalahan dan kamu belum membuat kekacauan, kamu belum memiliki bekas luka, Anda belum menjalani hidup yang cukup penuh," ujar Angelina.

Aktris peraih Oscar ini menjalani mastektomi pada 2013 setelah hasil tesnya menunjukan tanda positif terhadap mutasi pada gen BRCA1. Saat itu, dokter mengatakan Angie memiliki hampir 90 persen kemungkinan terkena kanker payudara.


"Keputusan untuk menjalani mastektomi bukanlah keputusan yang mudah. Tetapi aku sangat senang telah mengambil keputusan ini. Peluangku terkena kanker payudara telah turun dari 87 persen menjadi kurang dari 5 persen. Aku dapat memberi tahu anak-anakku bahwa mereka tidak perlu takut akan kehilangan saya karena kanker payudara," tulis Jolie dalam artikel New York Times.

Dua tahun kemudian, Angie juga memutuskan untuk menjalani pengangkatan ovarium dan tuba falopi. Sejak saat itu, aktris "Girl, Interrupted" ini jarang berkomentar tentang prosedur yang dilakukannya.

Namun pada Oktober lalu, ia mengaku tidak menyesali keputusannya. "Itu adalah pilihanku. Aku tidak mengatakan semua orang harus melakukannya seperti itu, tetapi penting untuk memiliki pilihan. Dan aku tidak menyesalinya," katanya kepada majalah Hello!

Lalu pada Desember 2025, Angelina Jolie pertama kali memperlihatkan bekas luka mastektomi ganda saat berpose untuk Time France. "Aku berbagi bekas luka ini dengan banyak wanita yang aku cintai. Aku selalu terharu ketika melihat wanita lain berbagi bekas luka mereka," katanya ibu enam anak ini.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads