Ini Menu Sarapan yang Bisa Buat Umur Anda Lebih Panjang
Pentingnya mengawali hari dengan sarapan sudah tak diragukan lagi. Selain mencegah kegemukan juga meningkatkan produkitivitas kerja di siang harinya. Kini manfaat sarapan bertambah satu lagi. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sarapan semangkuk kecil bubur setiap pagi adalah kunci untuk panjang umur dan hidup sehat.
Studi yang dilakukan terhadap lebih dari 100 ribu orang dalam kurun 14 tahun itu menemukan bahwa bubur yang terbuat dari oatmeal atau gandum utuh bisa mengurangi risiko meninggal akibat sakit jantung. Sarapan 28 gram bubur gandum, diyakini bisa mengurangi risiko kematian dini hingga lima persen setiap mangkuknya.
Hasil ini didapatkan setelah para peneliti menganalisa pola makan 74.900 responden wanita dan 43 ribu pria, serta pengaruhnya terhadap kesehatan jangka panjang. Dari analisa diketahui bahwa mengonsumsi makanan yang terbuat dari gandum utuh mengurangi risiko kematian karena sakit jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenapa gandum utuh, dan kenapa harus berupa bubur? Seperti dikutip dari Daily Mail, gandum utuh merupakan bijirin sereal yang masih dalam bentuk aslinya ketika dipanen. Kulitnya tidak dihilangkan atau dikupas, dan mengandung benih atau atau embrio unggulan yang kaya akan nutrisi penting.
Gandum utuh biasanya diolah menjadi roti, beras merah, pasta dan sereal sarapan seperti muesli atau bubuk oat. Dalam bentuk bubur, gandum utuh lebih mudah dicerna karena saat pagi hari, sistem pencernaan tubuh sebaiknya tidak diberikan asupan makanan yang terlalu padat atau keras. Sebab masih dalam pemulihan setelah semalaman 'bekerja keras' mencerna makanan dan menyingkirkan racun-racun.
Meskipun mudah dicerna, bubur gandum cukup mengenyangkan dan menjaga agar perut tak langsung lapar lagi hingga makan siang. Selain itu saat di dalam tubuh, gandum utuh bereaksi seperti spons yang menyerap kelebihan minyak, kolesterol serta lemak dan kemudian mengeluarkannya lewat kotoran.
"Orang yang konsumsi gandum utuhnya lebih tinggi cenderung memiliki gaya hidup yang lebih sehat secara keseluruhan, juga dalam menjaga pola makan mereka. Jadi tak semata-mata hanya karena makan gandum saja tapi juga pola makan yang mereka terapkan dalam keseharian," ungkap Victoria Taylor, pakar diet dari British Heart Foundation.
Namun ada yang perlu dicermati. Penelitian menunjukkan bahwa makan bubur gandum hanya mengurangi risiko kematian akibat sakit jantung bukan penyakit lainnya, misalnya kanker.
(hst/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Jerawat di Selangkangan Jangan Diabaikan, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
Viral di TikTok, Makanan Anjing Jadi Inspirasi Menu Diet
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
Viral Cucu Eks Presiden Korsel Bongkar Skandal Keluarga Lewat Webtoon Domba











































