Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Makanan Sehat yang Ternyata Junk Food

wolipop
Senin, 01 Des 2014 08:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta -

Agar hidup sehat, Anda tentunya juga perlu mengonsumsi makanan sehat. Namun yang kerap menjadi kendala adalah masih banyak orang yang kurang memahami makanan apa saja yang baik untuk tubuh, dan mana yang lebih banyak membawa pengaruh buruk.

Makanan sehat seyogyanya bisa memberikan nutrisi penting bagi tubuh seperti vitamin dan mineral, tapi juga rendah kalori, rendah lemak dan rendah gula. Sementara makanan tidak sehat seperti junk food tinggi gula, lemak, kalori, garam namun minim nutrisi.

Banyak produk makanan di pasaran yang diklaim dan dipercaya sehat namun sebenarnya adalah junk food. Sayangnya tak sedikit orang yang mempercayai hal itu sehingga mereka mengonsumsinya setiap hari dengan tujuan untuk hidup sehat, namun sebenarnya mereka telah menumpuk lemak atau gula berlebihan yang bisa mendatangkan berbagai penyakit. Ini kekeliruan tentang makanan sehat, yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Jus Buah dalam Kemasan
Kebanyakan minuman dalam kemasan yang diklaim sebagai 'jus buah' kemasan mengandung hanya sedikit sari buah asli, bahkan tidak memiliki komponen buah sama sekali. Rasa buah yang dihasilkan merupakan perasa buatan jadi Anda sebenarnya hanya minum air gula dengan rasa buah-buahan. Beberapa produk memang ada yang terbuat dari 100 persen sari buah asli namun sebenarnya kurang sehat daripada jus buatan sendiri sebab tidak mengandung serat dan nutrisinya juga sudah banyak berkurang karena pemrosesan di pabrik. Jika ingin mendapat nutrisi penuh dari buah, sebaiknya buat jus sendiri tanpa membuang ampasnya dan tanpa tambahan gula atau makan buah utuh.

2. Salad Dressing
Salad dressing yang telah dikemas dalam botol umumnya tinggi kandungan garam, gula, minyak, lemak trans bahkan zat kimia sebagai pewarna atau penambah rasa. Bukannya menjadi sehat, Anda justru mengubah salad sayuran menjadi junk food. Buatlah dressing salad sendiri menggunakan minyak zaitun, rempah serta bahan herbal segar.

3. Sereal Sarapan Pagi
Beberapa produk sereal sarapan pagi sebenarnya tak lebih sehat dari makanan ringan seperti keripik kentang atau biskuit bergula. Sereal yang digunakan juga umumnya yang telah menjalani banyak tahapan proses pengolahan sehingga seratnya tak lagi utuh. Pilihlah sereal yang tak mengandung gula, terbuat dari gandum utuh dan akan lebih baik lagi jika memilih oatmeal sebagai sarapan.

4. Margarin
Beda antara margarin dan butter. Margarin dipercaya sebagai bahan makanan yang lebih sehat ketimbang butter, namun tidak selalu. Bahan dasar butter adalah susu, sementara margarin adalah kombinasi zat-zat kimia dan minyak yang telah diproses sedemikian rupa sehingga menyerupai butter. Sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang mengganti konsumsi butter menjadi mentega, lebih berisiko meninggal akibat penyakit jantung karena margarin mengandung lemak trans yang bisa menyumbat pembuluh darah.

5. Minyak Sayur
Minyak sayur dan minyak yang berasal dari biji-bijian seperdi kedelai, canola dan biji anggur memang lebih sehat ketimbang minyak kelapa sawit. Minyak ini juga diciptakan dengan tujuan menurunkan kolesterol. Namun minyak jenis ini tidak mencegah penyakit jantung secara signifikan. Penggunaannya pun tetap harus dibatasi hanya untuk sekadar menumis saja, bukan deep-fried.

(hst/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads