Pelukan Tak Hanya Menyamankan, Tapi Juga Memperkuat Otot
Pelukan sebagai bentuk ungkapan rasa sayang tidak hanya bisa membuat perasaan menjadi nyaman. Dengan mendapatkan pelukan dari orang dekat, bisa meningkatkan kesehatan tulang, memperlambat otot yang lemah karena usia yang menua bahkan mencegah obesitas.
Saat berpelukan tubuh akan memproduksi hormon oksitosin, yang dilepaskan sebagai respon dari sentuhan fisik. Hormon ini selain menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia ternyata juga membantu memperbaiki kerusakan otot.
Hormon oksitosin telah lama digunakan untuk proses induksi pada wanita hamil saat akan melahirkan. Tapi studi yang dilakukan oleh University of California menunjukkan bahwa hormon ini juga bermanfaat memperlambat terjadinya kerusakan otot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain terapi hormon, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, produksi oksitosin juga bisa didapat dengan saling berpelukan. Tak hanya membantu menguatkan tulang dan otot, pelukan juga bermanfaat menjaga kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya mengurangi stres atau gangguan mental lainnya.
Berdasarkan penelitian dari University of North Carolina, Amerika Serikat, pelukan bisa menurunkan kadar hormon stres (kortisol). Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh psikolog Dr Karen Grewen kepada 38 pasangan, diketahui pasangan yang berpelukan selama 20 detik kadar kortisolnya menjadi rendah dan oksitosin meningkat.
"Efeknya terjadi lebih signifikan pada wanita. Manfaat pelukan juga kurangi potensi penyakit jantung," terang Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NPLm Psychologist yang juga penulis buku 'The Miracle of Hug.'
Melly juga menuturkan, pelukan yang diberikan pada orang dengan kondisi tubuh tidak sehat, kekebalan tubuhnya akan meningkat. Bahkan dalam buku 'The Hug Therapy' karangan Kathleen Keating, disebutkan bahwa empat kali pelukan dalam sehari bisa mempertahankan hidup lebih lama.
"Menurut penelitian yang disebutkan oleh Kathleen Keating, empat kali pelukan bisa mempertahankan hidup. Delapan kali sehari membuat hidup lebih sehat. 12 kali pelukan untuk kesehatan sekaligus kebahagiaan," tutur psikolog lulusan Universitas Muhammadiyah Malang ini.
(hst/fer)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab











































