Ini Bentuk Sentuhan yang Bisa Kurangi Rasa Sakit
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 20 Jan 2014 11:09 WIB
Jakarta
-
Sentuhan bisa membantu meringankan rasa sakit pada luka, bengkak atau sakit lainnya secara fisik. Penelitian terbaru menemukan, mengelus-elus secara lembut kulit yang berjarak satu atau dua inci dari area yang terluka bisa mengurangi intensitas rasa sakit.
Efek ini ditimbulkan dari serat-serat syaraf di permukaan kulit yang memroses rangsangan sentuhan antara bagian yang disentuh dan yang sakit, sehingga berfungsi seperti analgesik alami. Penemuan ini didapat setelah dilakukan percobaan kepada beberapa sukarelawan.
Partisipan penelitian ditutup matanya dan diminta memakai headphone. Gunanya untuk menahan sensor lain yang mungkin mengganggu respon partisipan terhadap rasa sakit. Kemudian laser ditembakkan ke bagian lengan untuk menimbulkan rasa sakit pada partisipan.
Pada beberapa partisipan, selain disinari laser, mereka juga diberi stimulasi sentuhan menggunakan kuas nilon di dekat area yang dilaser, berjarak 1 cm. Hasilnya menunjukkan, ketika penyinaran laser dan sentuhan dilakukan secara terus menerus dan bersamaan, partisipan tidak merasakan sakit yang menusuk atau tajam. Sementara pada kelompok yang hanya disinari laser, rasa sakitnya 93 persen lebih tinggi. Tapi ketika diberi sentuhan, rasa sakit berkurang hingga 28 persen.
Pada percobaan kedua, jarak sentuhan dari area yang dilaser diperbesar jadi 9 cm. Hasilnya menunjukkan semakin jauh jarak (dari bagian tubuh yang sakit), efek pereda rasa sakitnya juga menurun.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa sentuhan bisa meredakan sakit," ujar para peneliti dari University of College London, seperti dikutip dari Daily Mail.
(hst/eny)
Efek ini ditimbulkan dari serat-serat syaraf di permukaan kulit yang memroses rangsangan sentuhan antara bagian yang disentuh dan yang sakit, sehingga berfungsi seperti analgesik alami. Penemuan ini didapat setelah dilakukan percobaan kepada beberapa sukarelawan.
Partisipan penelitian ditutup matanya dan diminta memakai headphone. Gunanya untuk menahan sensor lain yang mungkin mengganggu respon partisipan terhadap rasa sakit. Kemudian laser ditembakkan ke bagian lengan untuk menimbulkan rasa sakit pada partisipan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada percobaan kedua, jarak sentuhan dari area yang dilaser diperbesar jadi 9 cm. Hasilnya menunjukkan semakin jauh jarak (dari bagian tubuh yang sakit), efek pereda rasa sakitnya juga menurun.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa sentuhan bisa meredakan sakit," ujar para peneliti dari University of College London, seperti dikutip dari Daily Mail.
(hst/eny)
Home & Living
Cuma 75 Watt! Kulkas Polytron Ini Jadi Andalan Anak Kos & Keluarga Kecil
Kesehatan
Madu Uray, Solusi Alami untuk Redakan Batuk hingga Masalah Pencernaan
Olahraga
Adidas Metal Water Bottle 0.6L, Praktis Dibawa Olahraga-Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Most Popular
1
Sukses Jadi Sensasi Pop, Rose BLACKPINK Mengaku Masih Suka Minder
2
Viral Pakar Etiket Bilang Makan Sereal Harus Pakai Sendok-Garpu, Netizen Murka
3
Ramalan Zodiak 23 Maret: Aquarius dan Pisces Perlu Berhemat
4
Gaya 2 Menantu Jokowi di Open House Lebaran Prabowo, Curi Perhatian!
5
Aksi Nekat Remaja 15 Tahun Curi Bus Demi Antar Pacar Sekolah
MOST COMMENTED











































