Liputan Khusus Food Combining
Cara Jitu Agar Tidak Kalap Makan Saat Berbuka Puasa
Di bulan Ramadan, tidak sedikit orang yang menyajikan beragam jenis makanan untuk berbuka puasa. Gorengan, kolak, es buah, dan beragam makanan lain disuguhkan sekaligus sebagai pilihan menu buka puasa. Berbagai macam makanan tersebut sering membuat Anda kalap atau tidak terkontrol yang akhirnya mengontribusikan lemak secara berlebihan.
Agar hal itu tidak terjadi, pakar gizi dan nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, menyarankan untuk berusaha mengendalikan diri. Salah satu cara jitunya adalah bersyukur dan meyakinkan diri bahwa Anda sedang menjalankan ibadah, bukan hanya menahan haus dan lapar tanpa tujuan. Ingat, masih banyak orang yang tidak bisa berbuka puasa dengan makanan yang layak seperti Anda saat ini.
"Banyak orang di luar sana yang tidak bisa makan enak seperti kita, kemudian kalau tadi kita masing-masing mencoba introspeksi diri pasti akhirnya kita disiplin, hemat, tidak akan kalap atau balas dendam setelah seharian puasa," jelas Hardinsyah saat berbincang dengan wolipop, Kamis (18/7/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hindari langsung menyantap makanan berat karena asupan tersebut akan sulit dicerna oleh tubuh. Biarkan tubuh beradaptasi lebih dulu setelah seharian berpuasa. "Makan makanan kecil dulu sebelum makan karbohidrat. Jeda untuk salat maghrib dulu, istirahat 15 sampai 30 menit, baru makan berat untuk menu makan malam," tambah pria lulusan University of Queensland, Australia ini.
Hardin menambahkan, saat makan malam juga jangan terlalu menuruti nafsu yang berlebihan. Berusahalah makan sekadarnya dan berhenti sebelum kenyang. Cara ini bisa mengontrol diri Anda ke depan supaya tidak mengonsumsi makanan terlalu banyak usai bedug Maghrib selama Ramadan.
"Prinsipnya dari ilmu gizi, biarpun makanan beragam tapi berhenti sebelum kenyang seperti sunah Rasul," tutupnya di akhir perbincangan.
(aln/fer)










































