Mendengarkan Musik Terbukti Bisa Kurangi Rasa Sakit
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 17 Jul 2013 10:50 WIB
Jakarta
-
Mendengarkan musik tidak hanya bisa memperbaiki mood yang sedih jadi lebih menyenangkan. Tapi juga mengurangi rasa sakit. Sebuah penelitian di University of Alberta menemukan bukti yang menunjukkan bahwa musik bisa mengurangi sensitivitas manusia terhadap rasa sakit.
Penelitian dipimpin oleh Dr Lisa Hartling dari Fakultas Obat dan Kedokteran Gigi. Ia bersama timnya melakukan riset terhadap 42 anak dengan usia antara tiga dan 11 tahun.
Semua anak merupakan pasien dari unit gawat darurat di Rumah Sakit Anak Stollery, Alberta, Kanada. Masing-masing dari mereka memerlukan terapi IV atau cairan infus. Beberapa anak disuntikkan infus sambil mendengarkan musik, sementara yang lainnya tidak.
Kemudian peneliti memeriksa tingkat stres, rasa sakit dan detak jantung pada setiap anak. Mereka juga mengukur tingkat kepuasan orangtua dan penyedia produk kesehatan yang menyuplai cairan infus.
Peneliti menemukan perbedaan yang cukup signifikan terhadap tingkat rasa sakit yang dialami pasien. "Kami menemukan perbedaan dalam laporan. Anak-anak yang berada dalam kelompok yang mendengarkan musik segera berkurang rasa sakitnya setelah dilakukan prosedur pemberian infus," ujar Dr Hartling, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ia menambahkan, "Penemuan ini secara klinis penting dan merupakan intervensi kecil yang bisa membawa perubahan besar. Memainkan musik untuk anak-anak selama perawatan medis yang menyakitkan bisa menjadi cara yang murah dan mudah."
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diperdengarkan musik lebih sedikit merasakan sakit, beberapa berkurang secara signifikan tingkat stresnya dan orangtua anak pun lebih puas dengan perawatan. Dalam grup yang sama, 76 perawat yang memberikan infus mengatakan infusnya lebih mudah dimasukkan. Perbedaannya cukup signifikan dibandingkan dengan grup responden yang tidak mendengar musik. Hanya 38 persen yang merasa prosedur medis tersebut bisa dilakukan dengan mudah.
(hst/hst)
Penelitian dipimpin oleh Dr Lisa Hartling dari Fakultas Obat dan Kedokteran Gigi. Ia bersama timnya melakukan riset terhadap 42 anak dengan usia antara tiga dan 11 tahun.
Semua anak merupakan pasien dari unit gawat darurat di Rumah Sakit Anak Stollery, Alberta, Kanada. Masing-masing dari mereka memerlukan terapi IV atau cairan infus. Beberapa anak disuntikkan infus sambil mendengarkan musik, sementara yang lainnya tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti menemukan perbedaan yang cukup signifikan terhadap tingkat rasa sakit yang dialami pasien. "Kami menemukan perbedaan dalam laporan. Anak-anak yang berada dalam kelompok yang mendengarkan musik segera berkurang rasa sakitnya setelah dilakukan prosedur pemberian infus," ujar Dr Hartling, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ia menambahkan, "Penemuan ini secara klinis penting dan merupakan intervensi kecil yang bisa membawa perubahan besar. Memainkan musik untuk anak-anak selama perawatan medis yang menyakitkan bisa menjadi cara yang murah dan mudah."
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diperdengarkan musik lebih sedikit merasakan sakit, beberapa berkurang secara signifikan tingkat stresnya dan orangtua anak pun lebih puas dengan perawatan. Dalam grup yang sama, 76 perawat yang memberikan infus mengatakan infusnya lebih mudah dimasukkan. Perbedaannya cukup signifikan dibandingkan dengan grup responden yang tidak mendengar musik. Hanya 38 persen yang merasa prosedur medis tersebut bisa dilakukan dengan mudah.
(hst/hst)
Home & Living
Philips GC160, Solusi Menyetrika Lebih Cepat & Hemat Listrik
Home & Living
Rekomendasi Sabun Cuci Tangan Ukuran Jumbo yang Hemat dan Nyaman Dipakai
Makanan & Minuman
Tropicana Slim Sweetener Stevia, Solusi Praktis Kurangi Gula Harian
Elektronik & Gadget
Cari Earbuds Noise Canceling? TWS Ringkas Ini Kini Banyak Dilirik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Office Air Theory, Penyebab Wajah Kusam saat di Kantor, Ini Kata Dokter
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Pecahkan Rekor Dunia! Bulu Mata Wanita Ini Tumbuh Sampai ke Pipi
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
Most Popular
1
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
2
17 Tahun Menanti, Annisa Yudhoyono Pamer Foto Hamil Anak Kedua di Usia 44
3
Apa Itu 'Furap'? Istilah Viral yang Menjodohkan Fuji dan Reza Arap
4
10 Drama Korea Terbaru April 2026, Bertabur Visual IU Hingga Go Youn Jung
5
Ratu Kecantikan Vietnam Tampil Tanpa Makeup Demi Peran, Malah Banjir Kritik
MOST COMMENTED











































