Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Daftar Makanan yang Sebaiknya Diubah Saat Bulan Puasa

Ferdy Thaeras - wolipop
Senin, 15 Jul 2013 15:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Praktisi Yoga dan Food Combining, Erikar Lebang kembali meluncurkan buku terbarunya, 'Food Combining di Bulan Ramadan.' Dalam buku kali ini, penerapan seleksi makanan yang sehat disesuaikan dengan aktivitas puasa. Disebutkan pula dalam bukunya beberapa makanan yang sebaiknya diubah dan diganti dengan sayuran dan buah-buahan segar agar proses kerja organ tubuh tidak berat. Apa sajakah mereka?

1. Beras Putih

Jika selama ini kita membeli beras yang nampak putih bersih dalam kemasan, bisa jadi telah mengalami proses pemutihan dengan bahan kimia sehingga terlihat lebih representatif saat dijual. Selain itu, beras putih yang biasa dikonsumsi dalam jumlah banyak sering lupa dikunyah dengan baik sehingga membebani proses cerna pankreas.

2. Roti

Ragi merupakan bahan utama dari makanan ini yang justru memicu banyak masalah pencernaan. Akibatnya, memakan roti di saat sahur akan membuat tubuh cepat lemah, lapar dan mengganggu sistem pencernaan.

3. Sereal

Banyak yang mengonsumsinya untuk diet karena rasa lapar datang lebih lama. Hal ini dikarenakan kandungan gandum  dan gluten yang umumnya sulit dicerna banyak orang. Banyak yang menyampurkannya dengan susu atau buah, padahal dengan demikian, kadar gula darah meningkat dan memperberat kerja pankreas.

4. Protein Hewani

Lauk pauk seperti daging merah, unggas atau ikan ini sering disalahartikan banyak orang sebagai makanan utama. Proses memecahnya menjadi asam amino untuk tubuh juga memerlukan proses minimal empat jam. Bahkan bentuk prosesan atau penambahan pati bisa mencapai 24-78 jam.

5. Susu Hewan & Turunannya

Erikar Lebang kerap memaparkan bahwa susu yang selama ini bergizi tinggi hanya diperuntukkan untuk spesies mereka sendiri. Mengonsumsinya akan memberikan risiko penyakit jangka pendek maupun panjang. Hindari pula turunannya seperti keju, yoghurt atau es krim agar proses tubuh jadi lebih ringan.

6. Makanan Prosesan

Bakso, daging asap, sosis dan sebagainya melibatkan garam porsi tinggi saat dibuat. Penambahan substansi lain yang membuatnya menjadi makanan siap saji semakin memperburuk kinerja pencernaan tubuh untuk menguraikannya menjadi zat penting yang diperlukan.

7. Kopi

Minuman yang satu ini memiliki efek diuretikal (pengurasan cairan tubuh). Akibatnya, mengonsumsi secangkir kopi membuat Anda kehilangan cairan tubuh sebanyak tiga cangkir kopi. Bahaya sekali bagi tubuh yang sedang dehidrasi saat berpuasa ditambah dengan efek sulit tidur yang mengganggu siklus istirahat.

8. Teh

Diklaim sehat oleh banyak orang karena mengandung sejenis antioksidan, teh tetap mengandung kafein. Erikar juga mengutip penelitian Hiromi Shinya bahwa ratusan ribu peminum teh yang ditelitinya tidak memiliki dinding sistem cerna yang sehat.
(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads