6 Alasan Kenapa Anda Harus Sarapan Tiap Hari
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 15 Mei 2013 08:12 WIB
Jakarta
-
Banyak pakar gizi yang menyerukan pentingnya makan sehat di pagi hari. Sarapan kaya nutrisi, ternyata memang punya banyak manfaat dan penting bagi kesehatan. Mulai dari bantu turunkan berat badan hingga meningkatkan daya ingat. Apa lagi keuntungan yang akan didapat dari sarapan? Ini ulasannya, seperti yang dikutip dari Huffington Post.
1. Lebih Langsing
Hasil studi kepada 499 responden yang dimuat dalam American Journal of Epidomiology menunjukkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan 4,5 kali berisiko mengalami obesitas ketimbang mereka yang makan pagi tiap hari. Sarapan sehat dan bernutrisi akan mencegah Anda ngemil dan makan berlebihan saat tiba jam makan siang nantinya.
2. Lebih Sehat
American Heart Association mengumumkan bahwa orang yang sarapan setiap hari, kadar gula darahnya cenderung stabil dan lebih mampu mengontrol nafsu makan dibandingkan yang jarang/tidak pernah sarapan. "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa sarapan adalah jam makan paling penting dalam sehari. Sarapan penting untuk mengurangi risiko diaberes tipe 2 dan penyakit jantung, "ujar Dr. Mark Pereira dari Harvard Medical School, yang memimpin penelitian.
3. Lebih Berenergi
Makan sarapan yang mengandung serat dan karbohidrat dapat membantu Anda agar tidak cepat lelah saat beraktivitas seharian. Dari hasil penelitian yang dimuat dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, ketika orang mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah karbohidrat, mereka akan memiliki energi lebih banyak dibandingkan orang yang sarapan berlemak tinggi.
4. Tingkat Kolesterol Lebih Baik
Studi yang dipublikasikan di American Journal of CLinical Nutrition menunjukkan, orang yang tidak pernah sarapan cenderung memiliki tingkat kolesterol dan sensitivitas insulin yang buruk. Studi tersebut juga mengungkap bahwa orang yang rajin sarapan akan mengonsumsi 100 kalori lebih sedikit daripada yang tidak.
5. Memori yang Lebih Baik
Studi yang dimuat dalam Journal of Adolescent Health menunjukkan, sarapan makanan bernergi tinggi bisa membantu mempertajam ingatan dalam jangka pendek. Penelitian yang dilakukan pada 319 remaja tersebut juga menemukan, sarapan berkalori tinggi bisa membantu Anda lebih mudah berkonsentrasi.
6. Asupan Nutrisi Lebih Baik
Menurut studi dalam jurnal Nutrition Research and Practice, orang yang jarang sarapan umumnya mengonsumsi lebih banyak lemak tapi miskin nutrisi dibandingkan yang setiap hari sarapan. Nutrisi yang sering hilang karena tidak sarapan diantaranya kalsium, potassium dan serat.
(hst/eny)
1. Lebih Langsing
Hasil studi kepada 499 responden yang dimuat dalam American Journal of Epidomiology menunjukkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan 4,5 kali berisiko mengalami obesitas ketimbang mereka yang makan pagi tiap hari. Sarapan sehat dan bernutrisi akan mencegah Anda ngemil dan makan berlebihan saat tiba jam makan siang nantinya.
2. Lebih Sehat
American Heart Association mengumumkan bahwa orang yang sarapan setiap hari, kadar gula darahnya cenderung stabil dan lebih mampu mengontrol nafsu makan dibandingkan yang jarang/tidak pernah sarapan. "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa sarapan adalah jam makan paling penting dalam sehari. Sarapan penting untuk mengurangi risiko diaberes tipe 2 dan penyakit jantung, "ujar Dr. Mark Pereira dari Harvard Medical School, yang memimpin penelitian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makan sarapan yang mengandung serat dan karbohidrat dapat membantu Anda agar tidak cepat lelah saat beraktivitas seharian. Dari hasil penelitian yang dimuat dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, ketika orang mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah karbohidrat, mereka akan memiliki energi lebih banyak dibandingkan orang yang sarapan berlemak tinggi.
4. Tingkat Kolesterol Lebih Baik
Studi yang dipublikasikan di American Journal of CLinical Nutrition menunjukkan, orang yang tidak pernah sarapan cenderung memiliki tingkat kolesterol dan sensitivitas insulin yang buruk. Studi tersebut juga mengungkap bahwa orang yang rajin sarapan akan mengonsumsi 100 kalori lebih sedikit daripada yang tidak.
5. Memori yang Lebih Baik
Studi yang dimuat dalam Journal of Adolescent Health menunjukkan, sarapan makanan bernergi tinggi bisa membantu mempertajam ingatan dalam jangka pendek. Penelitian yang dilakukan pada 319 remaja tersebut juga menemukan, sarapan berkalori tinggi bisa membantu Anda lebih mudah berkonsentrasi.
6. Asupan Nutrisi Lebih Baik
Menurut studi dalam jurnal Nutrition Research and Practice, orang yang jarang sarapan umumnya mengonsumsi lebih banyak lemak tapi miskin nutrisi dibandingkan yang setiap hari sarapan. Nutrisi yang sering hilang karena tidak sarapan diantaranya kalsium, potassium dan serat.
(hst/eny)
Kesehatan
Madu Uray, Solusi Alami untuk Redakan Batuk hingga Masalah Pencernaan
Olahraga
Adidas Metal Water Bottle 0.6L, Praktis Dibawa Olahraga-Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Most Popular
1
Viral Pakar Etiket Bilang Makan Sereal Harus Pakai Sendok-Garpu, Netizen Murka
2
Gaya 2 Menantu Jokowi di Open House Lebaran Prabowo, Curi Perhatian!
3
Aksi Nekat Remaja 15 Tahun Curi Bus Demi Antar Pacar Sekolah
4
Banting Setir Total! Mantan Idol KPop Ini Kini Sukses Jadi Penulis Web Novel
5
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
MOST COMMENTED











































