Jangan Pusing Pikirkan Kalori, Ini Caranya Buat Tubuh Lebih Langsing
Almira Pane - wolipop
Senin, 25 Mar 2013 17:42 WIB
Jakarta
-
Tak sedikit orang yang mencoba diet penurunan berat badan terlalu fokus pada penghitungan kalori makanan mereka. Memang mengonsumsi lebih sedikit kalori bisa membuat berat tubuh turun. Tapi di sisi lain, tentunya sangat melelahkan harus selalu menghitung jumlah kalori yang masuk.
Penelitian yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine juga mengungkapkan soal kurang baiknya terlalu fokus pada penghitungan kalori ini. Menurut riset tersebut mengonsumsi kalori lebih sedikit dan makan segala sesuatunya tanpa berlebihan belum tentu membantu tubuh menjadi lebih langsing.
Lantas bagaimana caranya agar bisa menurunkan berat badan tanpa pusing memikirkan kalori yang masuk? Berikut ini beberapa caranya seperti dipaparkan Live Strong:
Langkah 1 :
Konsumsi lebih banyak makanan sehat seperti sayuran, buah dan biji-bijian yang kaya akan serat. Makanan berserat bisa memperlancar pencernaan tubuh. Studi yang diterbitkan pada New England Journal of Medicine juga mengungkapkan, orang yang mengalami penurunan berat adalah yang paling sering mengonsumsi sayuran daripada mereka yang tidak.
Langkah2 :
Hindari makanan tidak sehat, seperti goreng-gorengan, gula, permen, keripik kentang, mentega, daging merah dan daging olahan yang tinggi akan lemak. Semua makanan itu dapat meningkatkan berat tubuh Anda. Selain itu zat gula dan kolesterol yang terdapat dalam makanan manis dan goreng-gorengan bisa meningkatkan level glukosa darah hingga menganggu penyerapan kalsium dan magnesium ke dalam tubuh.
Langkah 3 :
Perbanyak olahraga. Tingkatkan aktifitas fisik Anda setidaknya 60 menit per hari dalam seminggu. Cobalah latihan kardio atau jogging, latihan ini berkontribusi dalam penurunan berat badan dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung sampai obesitas.
Langkah 4 :
Tidur yang cukup. Jam tidur yang baik adalah 6 sampai 8 jam, tidak kurang dan tidak lebih. Hasil studi kesehatan Nurse’s Health Study atau biasa disingkat NHS memperlihatkan bahwa orang yang tidurnya kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam akan lebih mudah mengalami penambahan berat badan. Jadi berat badan sering naik turun tidak stabil.
Langkah 5 :
Hindari Alkohol. Efek dari mengonsumsi alkohol adalah naiknya kalori dalam tubuh. Dan Alkohol dapat memicu nafsu makan yang berlebihan dan rasa malas melakukan sesuatu setelah dikonsumsi. Hasil studi NHS membuktikan orang yang sering mengonsumsi alkohol lebih sering mengalami pertambahan berat badan.
Langkah 6 :
Tingkatkan asupan serat. Jika Anda sedang dalam program diet, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah menambah asupan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian, agar-agar, dan gandum yang kaya akan serat.
(eny/hst)
Penelitian yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine juga mengungkapkan soal kurang baiknya terlalu fokus pada penghitungan kalori ini. Menurut riset tersebut mengonsumsi kalori lebih sedikit dan makan segala sesuatunya tanpa berlebihan belum tentu membantu tubuh menjadi lebih langsing.
Lantas bagaimana caranya agar bisa menurunkan berat badan tanpa pusing memikirkan kalori yang masuk? Berikut ini beberapa caranya seperti dipaparkan Live Strong:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsumsi lebih banyak makanan sehat seperti sayuran, buah dan biji-bijian yang kaya akan serat. Makanan berserat bisa memperlancar pencernaan tubuh. Studi yang diterbitkan pada New England Journal of Medicine juga mengungkapkan, orang yang mengalami penurunan berat adalah yang paling sering mengonsumsi sayuran daripada mereka yang tidak.
Langkah2 :
Hindari makanan tidak sehat, seperti goreng-gorengan, gula, permen, keripik kentang, mentega, daging merah dan daging olahan yang tinggi akan lemak. Semua makanan itu dapat meningkatkan berat tubuh Anda. Selain itu zat gula dan kolesterol yang terdapat dalam makanan manis dan goreng-gorengan bisa meningkatkan level glukosa darah hingga menganggu penyerapan kalsium dan magnesium ke dalam tubuh.
Langkah 3 :
Perbanyak olahraga. Tingkatkan aktifitas fisik Anda setidaknya 60 menit per hari dalam seminggu. Cobalah latihan kardio atau jogging, latihan ini berkontribusi dalam penurunan berat badan dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung sampai obesitas.
Langkah 4 :
Tidur yang cukup. Jam tidur yang baik adalah 6 sampai 8 jam, tidak kurang dan tidak lebih. Hasil studi kesehatan Nurse’s Health Study atau biasa disingkat NHS memperlihatkan bahwa orang yang tidurnya kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam akan lebih mudah mengalami penambahan berat badan. Jadi berat badan sering naik turun tidak stabil.
Langkah 5 :
Hindari Alkohol. Efek dari mengonsumsi alkohol adalah naiknya kalori dalam tubuh. Dan Alkohol dapat memicu nafsu makan yang berlebihan dan rasa malas melakukan sesuatu setelah dikonsumsi. Hasil studi NHS membuktikan orang yang sering mengonsumsi alkohol lebih sering mengalami pertambahan berat badan.
Langkah 6 :
Tingkatkan asupan serat. Jika Anda sedang dalam program diet, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah menambah asupan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian, agar-agar, dan gandum yang kaya akan serat.
(eny/hst)










































