Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Pilih Sunglasses Agar Terhindar dari Kebutaan Akibar Sinar Matahari

wolipop
Selasa, 05 Mar 2013 07:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Paparan sinar matahari yang berlebihan tidak hanya merusak kulit, tapi juga berisiko menyebabkan kebutaan. Seorang jurnalis dan presenter Anderson Cooper bahkan pernah mengalami kebutaan sementara setelah syuting di luar ruangan selama beberapa jam. Penyebabnya, eye sunburn akibat sinar UV yang memantul di air dan mengenai matanya.

Dijelaskan David Sendrowski, O.D., ketua dari ocular disease and chronic care service di Southern California College of Optometry, terkena sinar UV lebih dari 30 menit bisa merusak sel di lapisan terluar mata. Risiko bisa lebih tinggi apabila Anda berada di negara dengan iklin panas, di dekat salju atau air dimana sinar matahari bisa datang dari langit maupun permukaan yang memantulkan sinarnya.

Gejala yang dialami umumnya sakit dan rasa terbakar pada mata, terasa ada sesuatu yang tersangkut di mata, lebih sensitif terhadap cahaya dan penglihatan kabur. Menurut David, gejala ini umumnya berkembang 24 sampai 36 jam pasca terpapar sinar matahari di luar ruangan. Untuk melindungi agar mata terlindung dari UVA dan UVB, tak ada cara yang lebih efektif selain menggunakan sunglasses. Anda pun harus cermat memilih kacamata yang digunakan. Ini tips memilihnya, seperti dikutip dari Women's Health Mag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Perlindungan
Centers for Disease Control anf Prevention di Amerika Serikat merekomendasikan, sunglasses dengan perlindungan UVA dan UVB hingga 99 persen paling efektif untuk melindungi mata. Biasanya terdapat label yang memberi informasi berapa persen lapisan penangkal UVA dan UVB pada bagian bawah lensanya. Kacamata jenis ini sangat penting digunakan ketika Anda harus terpapar di bawah sinar matahari dalam waktu lama.

2. Material
Lensa dari kaca adalah pilihan terbaik, karena kaca adalah pelindung mata dari UV yang alami. Tapi kacamata dengan lensa kaca umumnya lebih berat sehingga kurang nyaman digunakan. Biasanya orang lebih suka memakai lensa plastik karena lebih ringan, tapi tak mengurangi efektivitas selama lapisan perlindungannya 99 persen ke atas. Tapi sebaiknya hindari menaruh kacamata di dekat aseton karena bisa mengelupaskan lapisan UV. Hindari juga menaruhnya di atas pasir dekat pantai, karena air garam dari laut bisa mengikis lapisannya.

3. Ukuran
Lensa sunglasses haruslah besar, dan bingkainya terbuat dari material plastik yang tebal. Sunglasses harus pas menempel pada mata agar paparan sinar matahari tidak bisa menyelinap di antara lensa dan kacamata Anda. Kacamata gaya aviator, oversized atau preppy bisa jadi pilihan.

4. Makin Gelap Bukan Berarti Makin Baik
Semakin gelap warna lensa sunglasses, bukan berarti semakin baik proteksinya. Yang terpenting adalah ukuran lapisan pem-block UV. Seperti yang telah disebutkan di poin satu, lapisan UV haruslah 99 persen ke atas.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads