Berat Badan Wanita Lebih Mudah Naik Saat Pacaran
wolipop
Rabu, 15 Feb 2012 10:06 WIB
Jakarta
-
Bagi para wanita yang sedang menjalin hubungan asmara, tampaknya harus rajin mengecek berat badan minimal sebulan sekali. Sebuah studi mengungkapkan, 90 persen wanita naik berat badannya setelah mereka berpacaran atau berhubungan asmara jangka panjang.
Berat badan wanita rata-rata naik sebanyak 7,3 kg, dan mayoritas (sekitar 56 persen) bobotnya mulai meningkat empat hingga enam bulan setelah berpacaran. Berdasarkan polling terhadap 1.000 wanita Inggris, empat atau enam bulan adalah usia pacaran ketika mereka sudah merasa nyaman dengan pasangan mereka. Lalu, apa hubungannya masa pacaran dengan tingkat kenaikan berat badan?
Polling yang diadakan oleh perusahaan pengontrol berat badan LighterLife menunjukkan, lebih dari sepertiga responden berpendapat bahwa seringnya pergi keluar di malam hari bersama kekasih menjadi salah satu penyebab berat badan mereka naik. Satu dari lima wanita mengatakan, rasa nyaman saat bersama pasangan membuat mereka tidak terlalu mengkhawatirkan bentuk tubuh. Sementara satu dari sepuluh responden mengaku bobot mereka bertambah karena seringnya menikmati makan malam bersama orang tercinta.
"Saya sering mendengar banyak wanita berkata bahwa berat badan mereka naik beberapa bulan setelah menjalin hubungan asmara," tutur Mandy Cassidy, psikoterapis untuk LighterLife, seperti dikutip dari Daily Mail.
Cassidy menambahkan, "Saat single atau masih dalam tahap awal pacaran, Anda ingin tampil sebaik mungkin. Menjaga tubuh tetap langsing ada di agenda utama. Tapi ketika hubungan mulai beranjak serius, banyak wanita menyadari bahwa pasangan mereka akan terus bersamanya, tak peduli bagaimana penampilan mereka sekarang."
Anggapan itulah, yang menurut Cassidy memicu wanita mengubah gaya hidupnya dan menyesuaikan porsi makan mereka dengan porsi makan kekasih. Pria tentu saja memiliki porsi makan yang lebih besar daripada wanita, dan perilaku tersebut berkontribusi menambah berat badan.
Dari hasil penelitian tersebut, terciptalah istilah "Love Stone" yang digunakan untuk menggambarkan penambahan beberapa pon berat badan pada wanita yang dipengaruhi tingkat kenyamanan dalam hubungan asmara. Dari 90 persen wanita yang mengaku berat badan mereka naik setelah lama berpacaran, dua pertiganya mengalami peningkatan bobot satu hingga dua pon atau sekitar 0,9 kg.
"Tidak ada yang salah mengonsumsi makanan enak dan sangat penting untuk merasa nyaman dengan bentuk tubuh sendiri. Tapi porsi makanan yang terlalu banyak atau tidak sehat tentu saja akan membawa dampak buruk untuk jangka panjang," jelas praktisi kesehatan dan presenter TV Dr Hilary Jones.
Hilary menambahkan, wanita memerlukan 500 kalori lebih sedikit daripada pria. Tapi ketika makanan disajikan bersama, wanita cenderung menyesuaikan porsi dengan teman makan semejanya.
"Meskipun hanya sedikit kalori ekstra yang dikonsumsi, sudah cukup untuk membuat berat badan seseorang bertambah setiap waktu. Ini yang didemonstrasikan survei tersebut," ujar Hilary.
Bagi Anda yang sangat memerhatikan bentuk tubuh, tidak perlu memangkas jadwal makan malam di luar bersama kekasih hanya karena hasil survei di atas. Anda tetap bisa menikmati kencan di luar dan makan di restoran favorit, asalkan mengikuti tips berikut ini.
(hst/eya)
Berat badan wanita rata-rata naik sebanyak 7,3 kg, dan mayoritas (sekitar 56 persen) bobotnya mulai meningkat empat hingga enam bulan setelah berpacaran. Berdasarkan polling terhadap 1.000 wanita Inggris, empat atau enam bulan adalah usia pacaran ketika mereka sudah merasa nyaman dengan pasangan mereka. Lalu, apa hubungannya masa pacaran dengan tingkat kenaikan berat badan?
Polling yang diadakan oleh perusahaan pengontrol berat badan LighterLife menunjukkan, lebih dari sepertiga responden berpendapat bahwa seringnya pergi keluar di malam hari bersama kekasih menjadi salah satu penyebab berat badan mereka naik. Satu dari lima wanita mengatakan, rasa nyaman saat bersama pasangan membuat mereka tidak terlalu mengkhawatirkan bentuk tubuh. Sementara satu dari sepuluh responden mengaku bobot mereka bertambah karena seringnya menikmati makan malam bersama orang tercinta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cassidy menambahkan, "Saat single atau masih dalam tahap awal pacaran, Anda ingin tampil sebaik mungkin. Menjaga tubuh tetap langsing ada di agenda utama. Tapi ketika hubungan mulai beranjak serius, banyak wanita menyadari bahwa pasangan mereka akan terus bersamanya, tak peduli bagaimana penampilan mereka sekarang."
Anggapan itulah, yang menurut Cassidy memicu wanita mengubah gaya hidupnya dan menyesuaikan porsi makan mereka dengan porsi makan kekasih. Pria tentu saja memiliki porsi makan yang lebih besar daripada wanita, dan perilaku tersebut berkontribusi menambah berat badan.
Dari hasil penelitian tersebut, terciptalah istilah "Love Stone" yang digunakan untuk menggambarkan penambahan beberapa pon berat badan pada wanita yang dipengaruhi tingkat kenyamanan dalam hubungan asmara. Dari 90 persen wanita yang mengaku berat badan mereka naik setelah lama berpacaran, dua pertiganya mengalami peningkatan bobot satu hingga dua pon atau sekitar 0,9 kg.
"Tidak ada yang salah mengonsumsi makanan enak dan sangat penting untuk merasa nyaman dengan bentuk tubuh sendiri. Tapi porsi makanan yang terlalu banyak atau tidak sehat tentu saja akan membawa dampak buruk untuk jangka panjang," jelas praktisi kesehatan dan presenter TV Dr Hilary Jones.
Hilary menambahkan, wanita memerlukan 500 kalori lebih sedikit daripada pria. Tapi ketika makanan disajikan bersama, wanita cenderung menyesuaikan porsi dengan teman makan semejanya.
"Meskipun hanya sedikit kalori ekstra yang dikonsumsi, sudah cukup untuk membuat berat badan seseorang bertambah setiap waktu. Ini yang didemonstrasikan survei tersebut," ujar Hilary.
Bagi Anda yang sangat memerhatikan bentuk tubuh, tidak perlu memangkas jadwal makan malam di luar bersama kekasih hanya karena hasil survei di atas. Anda tetap bisa menikmati kencan di luar dan makan di restoran favorit, asalkan mengikuti tips berikut ini.
(hst/eya)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Jernih & Tidak Cepat Keruh? Ini Rekomendasinya
Kesehatan
Si Kecil Malas Sikat Gigi? Coba Cara Ini Biar Lebih Semangat
Home & Living
AC Ini Berteknologi Turbo Cool, Bisa Bikin Ruang Dingin Lebih Cepat!
Olahraga
Tecnifibre TFIGHT 285: Raket Tenis Versatile untuk Main Lebih Agresif
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Tips Penting Saat Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet dan Olahraga
10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Most Popular
1
Beda Banget! Transformasi Shindy Samuel Usai Turun BB 104 Kg, Banjir Pujian
2
Sinopsis Veil of Shadows, Drama China Terbaru Netflix dengan Cerita Misterius
3
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
4
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
5
Gaya Pacar Cristiano Ronaldo Pakai Tas Langka, Koleksinya Senilai Rumah Mewah
MOST COMMENTED











































