Akhir Pekan Buat Karyawan Lebih Sehat & Bahagia
Eya Ekasari - wolipop
Jumat, 02 Des 2011 17:45 WIB
Jakarta
-
Hampir semua orang senang dengan kedatangan akhir pekan, termasuk para karyawan. Akibatnya, kesehatan mereka pun berada dalam kondisi baik pada Jumat sore hingga Minggu malam.
Saat akhir pekan, setiap orang bebas melakukan apapun yang ingin mereka lakukan bersama dengan dengan orang-orang tersayang. Itulah faktor yang yang mempengaruhi kesehatan seseorang pada periode akhir pekan (weekend).
"Bahkan pekerja dengan status tinggi sekalipun merasa lebih sehat dan bahagia saat weekend," ujar Richard Ryan, profesor psikologi dari University of Rochester seperti dilansir Sciencedaily.
Ryan mengatakan bahwa waktu luang sangat penting dan berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. "Masa luang pada waktu weekend harus benar-benar dimanfaatkan karena sebenarnya itu adalah kebutuhan psikologis dasar manusia yang erat kaitannya dengan kesehatan fisik," jelas Ryan.
Ia dan rekannya sudah melakukan studi terhadap 74 orang berusia 18 hingga 62 tahun yang bekerja minimal 30 jam dalam seminggu. Selama 3 minggu, peserta survei diminta mengisi kuesioner yang menjelaskan aktivitas, keadaan serta perasaan setiap harinya seperti senang, sedih, marah, depresi, stres dan juga masalah kesehatannya seperti gangguan pencernaan, pernafasan, sakit kepala dan lainnya.
Hasilnya menunjukkan, baik pria maupun wanita ternyata lebih sehat fisik dan mentalnya pada saat weekend.
"Mereka merasa lebih baik tanpa memikirkan berapa banyak uang yang sudah dihasilkan, berapa jam yang dihabiskan untuk bekerja, apa profesi mereka atau seberapa berpendidikannya mereka saat ini," tutur Ryan.
Partisipan mengaku weekend mempunyai efek psikologi yang cukup kuat karena saat itu, seseorang bebas melakukan hal yang disenangi dan bersosialisasi. Menurut Ryan, kedua faktor itu bisa menghilangkan stres yang timbul akibat pekerjaan.
(eya/hst)
Saat akhir pekan, setiap orang bebas melakukan apapun yang ingin mereka lakukan bersama dengan dengan orang-orang tersayang. Itulah faktor yang yang mempengaruhi kesehatan seseorang pada periode akhir pekan (weekend).
"Bahkan pekerja dengan status tinggi sekalipun merasa lebih sehat dan bahagia saat weekend," ujar Richard Ryan, profesor psikologi dari University of Rochester seperti dilansir Sciencedaily.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia dan rekannya sudah melakukan studi terhadap 74 orang berusia 18 hingga 62 tahun yang bekerja minimal 30 jam dalam seminggu. Selama 3 minggu, peserta survei diminta mengisi kuesioner yang menjelaskan aktivitas, keadaan serta perasaan setiap harinya seperti senang, sedih, marah, depresi, stres dan juga masalah kesehatannya seperti gangguan pencernaan, pernafasan, sakit kepala dan lainnya.
Hasilnya menunjukkan, baik pria maupun wanita ternyata lebih sehat fisik dan mentalnya pada saat weekend.
"Mereka merasa lebih baik tanpa memikirkan berapa banyak uang yang sudah dihasilkan, berapa jam yang dihabiskan untuk bekerja, apa profesi mereka atau seberapa berpendidikannya mereka saat ini," tutur Ryan.
Partisipan mengaku weekend mempunyai efek psikologi yang cukup kuat karena saat itu, seseorang bebas melakukan hal yang disenangi dan bersosialisasi. Menurut Ryan, kedua faktor itu bisa menghilangkan stres yang timbul akibat pekerjaan.
(eya/hst)











































