Awas, Perut Buncit Akibat Makan Terlalu Cepat
wolipop
Jumat, 25 Nov 2011 10:05 WIB
Jakarta
-
Dalam studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa wanita berusia 40-50 tahun yang makan terlalu cepat cenderung menjadi gemuk daripada wanita yang makan lebih lambat.
Sedangkan di Osaka, peneliti dari Osaka University memantau kebiasaan makan dari 3 ribu orang dan menemukan 84% pria yang makan dengan cepat mengalami kelebihan berat badan.
Ian McDonald, profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham menjelaskan bahwa makan terlalu cepat akan mengganggu mekanisme tubuh yang memberitahu otak kita kalau perut sudah penuh. "Pesan ini memerlukan waktu sekitar 20 menit setelah Anda berhenti makan untuk mencapai otak Anda," ujar Profesor McDonald, seperti dilansir Daily Mail.
Peneliti di Universitas Kedokteran California Selatan menemukan bahwa makan dengan terburu-buru juga bisa meningkatkan aliran asam ke dalam lambung. Studi tersebut menemukan bahwa aliran asam meningkat sebesar 50% sehingga saluran pencernaan kelebihan beban dengan gumpalan yang lebih besar dari makanan, sehingga memicu kelebihan asam lambung. Selama beberapa bulan, hal ini dapat memicu timbulnya penyakit pencernaan, termasuk penyempitan kerongkongan, pendarahan, atau kondisi pra-kanker Barret's esophagus.
Menurut Dr. Forecast, konsultan pencernaan dari St. Mark's Hospital London, makan terlalu cepat menyebabkan masuknya angin ke saluran pencernaan sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada perut Anda. Waktu yang normal untuk menyelesaikan makanan adalah sekitar 20 menit. Sesekali Anda bisa berdiri selama makan untuk menguji seberapa penuh perut Anda.
"Jika Anda merasa nyaman dengan perut yang tidak terlalu penuh ketika Anda berdiri, maka Anda sudah cukup makan," begitu saran Dr. Forecast agar Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk berhenti mengunyah.
(fer/hst)
Sedangkan di Osaka, peneliti dari Osaka University memantau kebiasaan makan dari 3 ribu orang dan menemukan 84% pria yang makan dengan cepat mengalami kelebihan berat badan.
Ian McDonald, profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham menjelaskan bahwa makan terlalu cepat akan mengganggu mekanisme tubuh yang memberitahu otak kita kalau perut sudah penuh. "Pesan ini memerlukan waktu sekitar 20 menit setelah Anda berhenti makan untuk mencapai otak Anda," ujar Profesor McDonald, seperti dilansir Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dr. Forecast, konsultan pencernaan dari St. Mark's Hospital London, makan terlalu cepat menyebabkan masuknya angin ke saluran pencernaan sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada perut Anda. Waktu yang normal untuk menyelesaikan makanan adalah sekitar 20 menit. Sesekali Anda bisa berdiri selama makan untuk menguji seberapa penuh perut Anda.
"Jika Anda merasa nyaman dengan perut yang tidak terlalu penuh ketika Anda berdiri, maka Anda sudah cukup makan," begitu saran Dr. Forecast agar Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk berhenti mengunyah.
(fer/hst)
Hobi dan Mainan
7 Alasan Thule Subterra 2 Bisa Jadi Toiletry Bag Andalan Traveler
Makanan & Minuman
Nasi Putih Langsung Ludes! Sambal Viral Ini Bikin Sahur dan Makan Jadi Nambah Terus
Makanan & Minuman
Bingung Cari Parcel Lebaran yang Berkesan? 2 Hampers Makanan Premium Ini Bisa Jadi Hadiah Spesial Idulfitri!
Olahraga
Celana Olahraga Wanita Ini Nyaman Banget Dipakai Gym, Yoga, Bahkan Lari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Kulit Breakout Saat Puasa? Bisa Jadi Gara-gara Makanan Ini
Most Popular
1
Calon Istri Atlet NFL Tolak Perjanjian Pra Nikah, Pernikahan Mendadak Batal
2
Pori-Pori Wajah Terlihat Besar? Ini Cara Menyamakannya Menurut Ahli Kulit
3
Foto: Eileen Gu Bak Malaikat Jatuh dari Langit, Pakai Gaun Bersayap di Paris
4
Model Ini Beri Kalung Darah Menstruasi ke Suami sebagai Simbol Pernikahan
5
Kulit Sering Kusam Saat Puasa? Ini Penjelasan Dermatolog & Cara Mengatasinya
MOST COMMENTED











































