5 Mitos Diet yang Justru Membuat Gemuk
wolipop
Selasa, 14 Jun 2011 08:18 WIB
Jakarta
-
Banyak orang gagal menurunkan berat badan, atau mendapatkan bentuk tubuh ideal meskipun mereka sudah mematuhi pola diet sehat. Kenapa bisa begitu? Menurut penelitian, banyak orang yang telah mengikuti informasi diet yang salah.
Oleh karena itu, Anda perlu tahu mitos-mitos tentang diet yang justru menggagalkan program diet Anda. Ini dia, seperti dikutip dari My Health News Daily:
1. Makanan Low-fat/Fat-free Mengandung Kalori Lebih Sedikit
Hanya karena produk makanan/minuman bertuliskan label rendah lemak atau bebas lemak, bukan berarti juga rendah kalori. Lemak dalam makanan low-fat biasanya diganti dengan nutrisi yang mengandung kalori seperti protein, zat tepung dan gula.
Sebagai contoh, menurut panduan makan yang dirilis National Heart, Lung and Blood Institute, blueberry muffin berukuran kecil yang diklaim sebagai produk low-fat memiliki 131 kalori. Sementara blueberry muffin reguler dengan ukuran yang sama, mengandung 138 kalori. Jadi, sebenarnya tidak ada perbedaan yang cukup signifikan dari kedua produk ini.
Singkatnya, mengonsumsi makanan rendah/bebas lemak tidak otomatis mengurangi berat badan Anda. Tetap perhatikan jumlah kalori dalam makanan dan olahraga teratur bila Anda ingin menurunkan bobot tubuh.
2. Makan Larut Malam Membuat Berat Badan Naik
Makan di malam hari, terutama makanan berat di atas pukul 7 memang tidak dianjurkan. Tapi bukan karena akan semakin menaikkan bobot tubuh, melainkan mengganggu sistem pencernaan.
"Berat badan Anda akan naik jika asupan energi lebih besar daripada energi yang digunakan," ujar Sara Stanner, nutrisionis dan anggota British Nutrition Foundation.
Jadi jika Anda bekerja seharian sehingga tidak sempat makan siang atau sore, dan baru makan saat malam setelah pulang kerja, kemungkinan bobot tubuh Anda tidak bertambah karena energi yang terkuras juga banyak. Namun sebaiknya sempatkanlah makan saat perut merasa lapar, terutama di jam-jam makan agar tidak terkena penyakit lambung. Jika terpaksa harus makan larut malam, konsumsilah roti gandum atau salad sayur dengan dressing minyak zaitun dan cuka anggur.
3. Minuman Energi yang Kaya Vitamin Lebih Sehat Dibandingkan Soda
Minuman energi biasanya menjadi pilihan favorit untuk melepaskan dahaga saat tubuh berpeluh keringat dan energi hilang setelah berolahraga. Tapi tahukah Anda, dalam satu botol minuman energi mengandung kalori yang tidak lebih sedikit dari minuman soda? Minuman energi biasanya mengandung 13 gram gula dan 125 kalori. Sedangkan satu kaleng minuman cola memiliki 14 kalori.
"Minuman energi mungkin mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi tetap saja punya kandungan gula dan kalori tinggi. Jika sudah menjalani diet sehat, tidak perlu lagi mengonsumsi minuman energi," ujar Stanner.
Minuman terbaik untuk mengganti cairan setelah berolahraga adalah air putih. Atau bila Anda sangat membutuhkan cairan elektrolit, konsumsilah air kelapa hijau murni.
4. Anda Bisa Makan Apa Saja Selama Terus Berolahraga
Olahraga secara rutin dan gaya hidup yang aktif memang membuat tubuh sehat dan bugar. Tapi hanya karena sudah berolahraga di treadmill selama dua jam, bukan berarti Anda bisa bebas melahap apapun yang Anda mau. Tetap perhatikan asupan makanan Anda. Jangan berlebihan, juga jangan kekurangan.
"Sekali lagi, asupan energi harus sesuai dengan energi yang dikeluarkan bila Anda tidak ingin berat badan bertambah," tutur Stanner lagi.
5. Sarapan Porsi Besar Mencegah Makan Banyak Saat Makan Siang
Sarapan memang wajib, khususnya bagi mereka yang ingin dietnya berhasil. Tapi sebaiknya perhitungkan porsi sarapan Anda. Anggapan yang salah selama ini; sarapan dengan porsi besar bisa mencegah Anda kelaparan sehingga bisa melewatkan makan siang. Faktanya, sarapan dengan makanan yang lebih ringan seperti roti gandum, omelet atau sereal justru lebih baik.
Sebanyak apapun porsi yang dimakan saat sarapan, tubuh akan kembali merasa lapar di siang hari. Akibatnya, kita akan tetap makan dengan porsi biasa saat makan siang dan menyisakan energi tak berguna yang diasup ke tubuh saat sarapan tadi pagi.
(hst/hst)
Oleh karena itu, Anda perlu tahu mitos-mitos tentang diet yang justru menggagalkan program diet Anda. Ini dia, seperti dikutip dari My Health News Daily:
1. Makanan Low-fat/Fat-free Mengandung Kalori Lebih Sedikit
Hanya karena produk makanan/minuman bertuliskan label rendah lemak atau bebas lemak, bukan berarti juga rendah kalori. Lemak dalam makanan low-fat biasanya diganti dengan nutrisi yang mengandung kalori seperti protein, zat tepung dan gula.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkatnya, mengonsumsi makanan rendah/bebas lemak tidak otomatis mengurangi berat badan Anda. Tetap perhatikan jumlah kalori dalam makanan dan olahraga teratur bila Anda ingin menurunkan bobot tubuh.
2. Makan Larut Malam Membuat Berat Badan Naik
Makan di malam hari, terutama makanan berat di atas pukul 7 memang tidak dianjurkan. Tapi bukan karena akan semakin menaikkan bobot tubuh, melainkan mengganggu sistem pencernaan.
"Berat badan Anda akan naik jika asupan energi lebih besar daripada energi yang digunakan," ujar Sara Stanner, nutrisionis dan anggota British Nutrition Foundation.
Jadi jika Anda bekerja seharian sehingga tidak sempat makan siang atau sore, dan baru makan saat malam setelah pulang kerja, kemungkinan bobot tubuh Anda tidak bertambah karena energi yang terkuras juga banyak. Namun sebaiknya sempatkanlah makan saat perut merasa lapar, terutama di jam-jam makan agar tidak terkena penyakit lambung. Jika terpaksa harus makan larut malam, konsumsilah roti gandum atau salad sayur dengan dressing minyak zaitun dan cuka anggur.
3. Minuman Energi yang Kaya Vitamin Lebih Sehat Dibandingkan Soda
Minuman energi biasanya menjadi pilihan favorit untuk melepaskan dahaga saat tubuh berpeluh keringat dan energi hilang setelah berolahraga. Tapi tahukah Anda, dalam satu botol minuman energi mengandung kalori yang tidak lebih sedikit dari minuman soda? Minuman energi biasanya mengandung 13 gram gula dan 125 kalori. Sedangkan satu kaleng minuman cola memiliki 14 kalori.
"Minuman energi mungkin mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi tetap saja punya kandungan gula dan kalori tinggi. Jika sudah menjalani diet sehat, tidak perlu lagi mengonsumsi minuman energi," ujar Stanner.
Minuman terbaik untuk mengganti cairan setelah berolahraga adalah air putih. Atau bila Anda sangat membutuhkan cairan elektrolit, konsumsilah air kelapa hijau murni.
4. Anda Bisa Makan Apa Saja Selama Terus Berolahraga
Olahraga secara rutin dan gaya hidup yang aktif memang membuat tubuh sehat dan bugar. Tapi hanya karena sudah berolahraga di treadmill selama dua jam, bukan berarti Anda bisa bebas melahap apapun yang Anda mau. Tetap perhatikan asupan makanan Anda. Jangan berlebihan, juga jangan kekurangan.
"Sekali lagi, asupan energi harus sesuai dengan energi yang dikeluarkan bila Anda tidak ingin berat badan bertambah," tutur Stanner lagi.
5. Sarapan Porsi Besar Mencegah Makan Banyak Saat Makan Siang
Sarapan memang wajib, khususnya bagi mereka yang ingin dietnya berhasil. Tapi sebaiknya perhitungkan porsi sarapan Anda. Anggapan yang salah selama ini; sarapan dengan porsi besar bisa mencegah Anda kelaparan sehingga bisa melewatkan makan siang. Faktanya, sarapan dengan makanan yang lebih ringan seperti roti gandum, omelet atau sereal justru lebih baik.
Sebanyak apapun porsi yang dimakan saat sarapan, tubuh akan kembali merasa lapar di siang hari. Akibatnya, kita akan tetap makan dengan porsi biasa saat makan siang dan menyisakan energi tak berguna yang diasup ke tubuh saat sarapan tadi pagi.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Elektronik & Gadget
Lebaran Makin Seru dengan KiiP Wireless Y8 Bluetooth Portable Karaoke yang Bikin Suasana Bareng Keluarga Jadi Hidup!
Elektronik & Gadget
Saatnya Upgrade Smartwatch ke Favorit HUAWEI WATCH FIT 4 Pro yang Lebih Premium & Powerful!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Wajah Cerah dan Glowing di Hari Lebaran dengan Dua Serum Skintific Andalan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Most Popular
1
Tampil Sederhana, Pekerjaan Wanita Ini Ternyata Bikin Kaget
2
Goddess Beauty, Jun Ji Hyun Tebar Pesona Anggun di Paris Fashion Week 2026
3
Potret Vanesha Prescilla Umrah, Tampil Beda Dengan Hijab & Cadar
4
Morning Shed, Beauty Hack Viral TikTok Pakai Lem Mulut & Chin Strap saat Tidur
5
Foto: Margot Robbie Pamer Rambut Bob Pendek di Paris Fashion Week
MOST COMMENTED











































