Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Manfaat Tersembunyi Latihan Fisik

wolipop
Jumat, 19 Nov 2010 08:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Fitness tidak sekedar memberikan kebugaran dan bentuk tubuh yang diinginkan saja. Fitness ternyata juga memberikan manfaat lain yang banyak orang tidak sadari.

Berikut ini manfaat tersembunyi dari latihan fisik, seperti yang dikutip dari askthetrainer.

Mempercepat penyembuhan luka.

Ada berbagai faktor yang memperngaruhi cepat atau lambatnya penyembuhan luka. Bukti baru dari sebuah studi mengatakan bahwa latihan fisik berkontribusi secara signifikan dalam penyembuhan luka. Dalam studi tersebut diketahui bahwa orang dewasa yang melakukan latihan fisik secara reguler, sembuh lebih cepat 10 hari daripada mereka yang tidak berlatih.

Meningkatkan tidur
Bukan hanya lari berjam-jam atau latihan beban yang sangat melelahkan saja yang bisa membuat Anda lebih mudah tidur. Latihan fisik biasa seperti fitness juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

Meningkatkan produktivitas

Sudah tidak terhitung lagi berapa banyak studi yang meneliti pengaruh latihan fisik dengan produktivitas di kantor. Alasan simpelnya adalah, fitness meningkatkan produktivitas dengan membuat pekerja tidak mudah sakit. Tidak hanya itu, dengan berolahraga, pekerja juga dianggap lebih tahan lama, lebih mampu mengambil keputusan sulit dan lain sebagainya.

Meningkatkan kehidupan seks

Sebuah studi besar yang dilakukan di Harvard mengatakan bahwa orang gemuk yang sedikit berolahraga mempunyai risiko 2,5 kali lebih besar terhadap disfungsi ereksi daripada mereka yang berolahraga secara teratur. Selain itu, dalam studi lain mengatakan baik pria maupun wanita yang berolahraga secara reguler orang akan merasa lebih berhasrat untuk bercinta dan merasakan kenikmatan yang lebih saat bercinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meningkatkan fungsi otak
Secara teori, latihan fisik telah terbukti meningkatkan fungsi otak dalam jangka panjang. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan zat kimia di dalam otak yang membantu kognisi, seperti dopamin, glutamat, norepinefrin, serotonin serta meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke otak.
(af1/af1)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads