Bongkar Khasiat Teh Diet
wolipop
Jumat, 16 Apr 2010 13:16 WIB
Jakarta
-
Mengkonsumsi teh diet menjadi salah satu cara menurutkan berat badan. Ingin tahu khasiatnya secara mendalam? Ini dia!
Teh adalah minuman yang dapat membuat tenang, meningkatkan kesehatan dan melancarkan pencernaan. Namun, beberapa orang menggunakan teh untuk mencapai tujuan yang berbeda, misalnya penurunan berat badan. Bagaimanakah teh diet bekerja? Dapatkah mereka benar-benar menurunkan berat? Dan jika demikian, apakah ada efek sampingnya?
Hal yang penting untuk diketahui adalah bahwa ada dua jenis teh diet yaitu Stimulan dan Diuretik. Teh diet Stimulan mempengaruhi tubuh dalam berbagai cara untuk menurunkan berat badan, seperti menekan nafsu makan seseorang dan mempercepat metabolisme. Namun, teh diet ini juga mencakup peningkatan tekanan darah dan denyut jantung.
Cara bekerjanya yaitu memungkinkan lebih sedikit kalori untuk dikonsumsi serta membakar lebih banyak kalori, sehingga berat badan berkurang. Namun, efek samping yang bisa terjadi adalah sakit kepala, gugup dan sulit tidur.
Di sisi lain, teh diet diuretik bekerja sebagai obat pencuci perut. Minum teh diet diuretik menyebabkan usus bergerak untuk mengusir berat air. Penurunan berat badan melalui metode ini disebut juga metode pencahar. Sebetulnya bisa terjadi dehidrasi dalam proses ini.
Efek samping teh diet diuretik adalah bahwa hasil penurunan berat badan ini hanya sementara - setelah Anda mulai makan secara teratur, berat badan Anda dengan cepat akan kembali. Selain itu, penggunaan semua jenis pencahar bisa menyebabkan ketergantungan. Memposisikan tubuh melalui gerakan usus konstan dan kehilangan berat air juga bisa berakibat merusak otot usus, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Efek samping yang umum terkait dengan bentuk diet teh ini termasuk kesulitan bernapas, kram, pingsan dan dalam kasus-kasus serius menyebabkan kematian.
Benar adanya bahwa teh diet stimulan dan teh diet diuretik membantu menurunkan berat badan. Tetapi tentu saja ini bukan metode yang sehat. Menurut para ahli lebih baik menggunakan cara tradisional yaitu diet nutrisi yang tepat atau melalui olahraga. Teh diet hanya memberikan hasil sementara dan jika digunakan secara tidak benar, dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan Anda. Sebelum mencoba metode teh diet ini, konsultasikan dengan dokter Anda atau ahli gizi tentang risiko yang ada.
(kee/kee)
Teh adalah minuman yang dapat membuat tenang, meningkatkan kesehatan dan melancarkan pencernaan. Namun, beberapa orang menggunakan teh untuk mencapai tujuan yang berbeda, misalnya penurunan berat badan. Bagaimanakah teh diet bekerja? Dapatkah mereka benar-benar menurunkan berat? Dan jika demikian, apakah ada efek sampingnya?
Hal yang penting untuk diketahui adalah bahwa ada dua jenis teh diet yaitu Stimulan dan Diuretik. Teh diet Stimulan mempengaruhi tubuh dalam berbagai cara untuk menurunkan berat badan, seperti menekan nafsu makan seseorang dan mempercepat metabolisme. Namun, teh diet ini juga mencakup peningkatan tekanan darah dan denyut jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, teh diet diuretik bekerja sebagai obat pencuci perut. Minum teh diet diuretik menyebabkan usus bergerak untuk mengusir berat air. Penurunan berat badan melalui metode ini disebut juga metode pencahar. Sebetulnya bisa terjadi dehidrasi dalam proses ini.
Efek samping teh diet diuretik adalah bahwa hasil penurunan berat badan ini hanya sementara - setelah Anda mulai makan secara teratur, berat badan Anda dengan cepat akan kembali. Selain itu, penggunaan semua jenis pencahar bisa menyebabkan ketergantungan. Memposisikan tubuh melalui gerakan usus konstan dan kehilangan berat air juga bisa berakibat merusak otot usus, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Efek samping yang umum terkait dengan bentuk diet teh ini termasuk kesulitan bernapas, kram, pingsan dan dalam kasus-kasus serius menyebabkan kematian.
Benar adanya bahwa teh diet stimulan dan teh diet diuretik membantu menurunkan berat badan. Tetapi tentu saja ini bukan metode yang sehat. Menurut para ahli lebih baik menggunakan cara tradisional yaitu diet nutrisi yang tepat atau melalui olahraga. Teh diet hanya memberikan hasil sementara dan jika digunakan secara tidak benar, dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan Anda. Sebelum mencoba metode teh diet ini, konsultasikan dengan dokter Anda atau ahli gizi tentang risiko yang ada.
(kee/kee)
Kesehatan
Jangan Asal Makan Gula Saat Buka Puasa! Pakai Stevia untuk Alternatif yang Lebih Aman
Perawatan dan Kecantikan
Sat-Set Tanpa Keramas! Ini Rahasia Rambut Fresh dalam 1 Menit
Perawatan dan Kecantikan
Kurang Tidur Saat Ramadan? 2 Eye Serum Ini Bikin Mata Tetap Fresh Sampai Lebaran
Perawatan dan Kecantikan
Satu Swipe Langsung Cantik! Lip & Cheek Ini Bikin Lebaran Makin Percaya Diri
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ini yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kamu Makan Pisang Setiap Hari
Pentingnya Lemak dalam Diet Sehat, Ini Jumlah yang Harus Dikonsumsi Per Hari
Angelina Jolie Cerita Tentang 'Luka' Setelah Jalani Operasi Angkat Payudara
Penuaan Dini pada Kulit? Ini Tanda Tubuh Perlu Perawatan dari Dalam
Mengenal Oatzempic, Tren Diet Oat yang Diklaim Hasilnya Setara Ozempic
Most Popular
1
Baru Sebulan Cerai, Nicole Kidman Rayakan Galentine's Day
2
Romantis! 8 Maternity Shoot Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda ala Film Ghost
3
Ramalan Zodiak 15 Februari: Libra Jangan Emosi, Sagitarius Banyak Tekanan
4
Foto: Persembahan Sebastian Gunawan Signature untuk Koleksi Imlek 2026
5
7 Potret El Rumi dan Syifa Hadju Pre Wedding di London, Romantis Bikin Baper
MOST COMMENTED











































