Jakarta - Jin Xing, seorang transgender asal China jadi perbincangan setelah terpilih sebagai salah satu wajah baru dari parfum Dior. Intip potretnya dan kisah hidupnya:
Jin Xing adalah seorang penari, koreografer, dan selebriti asal China. Wanita transgender tersebut baru-baru ini terpilih jadi salah satu wajah baru dari produk parfum Dior.Β
Foto: Getty Images
Terpilihnya seorang transgender menjadiΒ model dari brand kenamaan tentu bukan sesuatu yang sering ditemukan. Karena itu, penampilannya dalam video kampanye terbaru dari parfum J'adore menarik perhatian publik. Netizen pun memberi respon yang tidak disangka.
Foto: Weibo Jin Xing
Jin Xing membagikan video tersebut di media sosial Weibo kepada lebih dari 13 juta pengikutnya. Dalam video kampanye #diorstandwithwomen, ia bersama pesohor lain seperti aktris Li Bing Bing bicara mengenai kebebasan wanita dan individualitas.Β
Foto: Dok. Weibo
Tak diduga netizen memberikan komentar dan dukungan positif pada Jin Xing. Banyak orang merasa jika wanita 54 tahun tersebut cocok menjadi model atau brand ambassador parfum itu karena mewakili keberanian.
Foto: Weibo Jin Xing
"Aku tidak menyukai acaranya atau lidah tajamnya yang suka bergosip tapi ketika dia bilang 'terima dirimu sendiri' di video. Itu terasa lebih nyata dan meyakinkan daripada ketika para idol mengatakannya karena kita semua tahu apa yang dilaluinya dalam hidup, ini cocok," kata salah satu netizen bernama Wang kepada Global Times.
Foto: Weibo Jin Xing
Dilansir Jing Daily, Jin Xing dipilih bukan hanya karena terkenal tapi juga keberaniannya untuk mengejar kebebasan. Ia sendiri memang dianggap sebagai ikon di negaranya setelah berani melakukan operasi ganti kelamin di tahun 90an yang bikin geger pada masanya.
Foto: Weibo Jin Xing
"Mengejutkan melihat reaksi netizen yang secara umum positif. Jika mereka benar-benar mengapresiasi opini Jin terhadap nilai wanita, ini adalah sesuatu yang memotivasi grup transgender karena menunjukkan bagaimana kami berpikir dan dihormati," kata Li yang merupakan bagian dari komunitas LGBTQ+ di China.
Foto: Weibo Jin Xing
Jin Xing melakukan operasi ganti kelamin pada 1995. Ia mengaku jika saat kecil sering berdiri di luar ketika hujan agar disambar petir dan mengubah tubuhnya menjadi wanita.Β
Foto: Weibo Jin Xing
Sejak kecil sudah berprestasi dalam dunia tari hingga sekolah modern dance di New York di tahun 1987. Ia juga seringΒ tampil di Eropa sebelum kembali ke China di usia 26. Kini wanita yang memiliki tiga anak angkat tersebut tinggal bersama suaminya yang berasal dari Jerman di Shanghai. Uniknya mereka telah bercerai di 2016 karena kebijakan satu anak di China tapi sebenarnya tetap bersama.Β
Foto: Weibo Jin Xing
Ia sering tampil di acara televisi sebagai pembawa acara dan juri tari. Bersama sang suami, wanita ituΒ juga pernah jadi kontestan The Amazing Race China 3. Berpengaruh di industri hiburan, artis yang bisa bahasa China, Korea, Inggris, Prancis, dan Italia itu pun disebut sebagai Oprah-nya China.Β Β
Foto: Weibo Jin Xing
(Rahmi Anjani)