Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dominasi Desainer APPMI di Hari Ke-4 JFW

wolipop
Selasa, 09 Nov 2010 14:13 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Tidak kalah menarik dari hari-hari sebelumnya yang bertabur perancang bintang, hari ke empat Jakarta Fashion Week 2010/2011 kali ini menawarkan sajian yang sungguh sayang untuk dilewatkan.

Salah satu mata acara istimewa adalah hadirnya perancang muda berbakat jebolan Lomba Perancang Mode dalam Young Designer Sunsilk, Walk of Creation. Albert Yanuar, Bethania Agustha, Danny Satriadi, Hian Tjen, Imelda Kartini, Kursien Karzai, dan Yunita Kosasih akan membawa Anda pada perpaduan tata rambut berkelas dan busana selaras, sehingga menyajikan pergelaran yang sempurna. Sejalan dengan spirit Sunsilk yang muda dan sophisticated.

Tengok Albert Yanuar dengan Bardot hasil inspirasi Brigitte Bardot, yang innocent tapi seksi dalam palet pastel dan detail warna elektrik. Sedang Bethania Agustha dengan Pieces of Picasso-nya, menampilkan sosok wanita yang menciptakan dunianya sendiri, bereksperimen pada hal-hal baru, dan idealis. Juga Danny Satriadi yang bicara Better to be Smart, dengan mengambil ide dari biker jacket dan under wrap, untuk menggambarkan wanita berkepribadian kuat dan modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ketinggalan Hian Tjen yang membawakan Mizuhiki, seni kuno Jepang mengolah bentuk salur pengikat samurai. Aplikasi Mizuhiki diterapkan dalam permainan pita dan tambang, untuk menampilkan wanita fashionable sekaligus edgy. Sedang Imelda Kartini dalam Colorful in the Mood yang ceria penuh teka-teki di tengah pesta topeng Venesia, mempresentasikan Sunsilk yang memiliki berbagai varian untuk mengatasi masalah rambut yang berbeda.

Kursien Karzai, salah satu pemenang LPM teranyar 2009 menampilkan Metamorfosis, mengemas gaya etnik pada kain lurik halus menjadi lebih ringan, berjiwa muda, dan feminin dengan warna lebih segar. Serta Yunita Kosasih yang menggelar Garden Party.  Warna-warni varian Sunsilk yang beragam mendatangkan ide gaun rancangan dengan aksen cross stitch dan rajutan.

Pada sore ini, para perancang dari APPMI (Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia) berkesempatan tampil di area Fashion Tent Pacific Place Jakarta. Pada sesi pertama Anda akan saksikan Dian Pelangi, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Najua Yanti, Nuniek Mawardi, Savitri, dan Yuyuk Nurmaisyah menggelar busana-busana muslimah yang indah menawan.

Salah satu perancang APPMI yang naik daun, Lenny Agustin, kali ini menghadirkan label barunya WAW di JFW 2010/2011. Berbeda dengan karya-karya Lenny sebelumnya, WAW (What Are You Wearing) akan menampilkan konsep Double Helix. Koleksi yang sama sekali baru, segar, kasual, dan nyaman khusus untuk anak muda pecinta fashion.

Pada sesi kedua APPMI, akan hadir Adhyadma, Dwi Iskandar, Harry Lam, Hartono Gan, Mario & Jo by Vicki Soetono, Rudy Liem, dan Yunita Kosasih. Adhyadma dengan Lady’s Cosmo  mengangkat kain tradisional Kalimantan Barat tenun cual corak insang yang biasa dipakai pada upacara adat dileburkan ke gaya modern wanita karir yang serba energik dan dinamis. Dwi Iskandar dalam Move On diinspirasi pengembangan daerah Jimbaran, Bali. Latar yang tadinya hijau sejuk kini mengabu-abu menghasilkan koleksi berpotongan kebaya dan bahan tenun ikat atau tenun Bali didominasi warna bebatuan.

Perancang muda dari sekolah desain, ESMOD juga akan ambil bagian di fashion tent. Tak tanggung-tanggung, 12 perancang akan tampil sekaligus. Mereka adalah Anna Schmidt, Ascobat Reza, Dayu Fridayani, Dian Suryani, Devi Natalia/ Evelyn Fransiska, Febrina Siahaan, Indriyani Juwono, Marlina Candi, Richard Tene, Sarah Beatrice, Shahnaz Soraya, dan Yogie Pratama Wijaya.

Jangan lewatkan juga persembahan dari Pacific Place lewat Kent, Bati Keris, dan Jewel of Eden. Kent akan menampilkan busana pria dan wanita yang serba rapi, maskulin, modern, dan menonjolkan garis slimfit, yang merupakan koleksi musim gugur-dingin. Sedang Batik Keris tampil dengan gaun-gaun cocktail dan gaun malam dari kain batik berkualitas kebanggaan negeri sendiri. Segalanya akan diperindah oleh Jewel of Eden, rangkaian aksesori cantik untuk segala kesempatan.

Acara malam ini akan ditutup oleh CLEO Fashion Award 2010. Majalah CLEO Indonesia untuk kesekian kali memberi penghargaan pada retail brand, perancang, dan local brand yang setahun penuh telah mencuri hati para pecinta fashion. Lewat acara ini CLEO sukses melambungkan nama perancang muda dan konsisten memunculkan bakat-bakat baru. Akan tampil malam ini, Resida, Astrid, Vahada, dan 4 karya lokal, Twenty Forteen, STAB, NOONIO, dan Cotton Ink.

Jadilah bagian dari semangat muda Jakarta Fashion Week 2010/2011, petang ini! (eya/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads