Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Variasi Tren Gaya 'Grunge' Modern

wolipop
Selasa, 10 Agu 2010 13:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Musik grunge merupakan subgenre dari aliran alternatif yang identik dengan distorsi gitar yang kencang. Musik ini muncul pertama kali tahun 1980. Para pemain musik grunge biasanya memiliki gaya berpakaian yang santai bahkan cenderung asal-asalan. Pakaian wajibnya adalah sweater dan motif flanel.

Eksplorasikan gaya grunge dengan kepribadian Anda. Beberapa tampilan dari koleksi desainer internasional seperti Dries Van Noten, Proenza Schouler, Marc Jacobs dan Ralph Lauren bisa dijadikan inspirasi bergaya grunge sesuai kepribadian. Berikut beberapa pilihan tampilan gaya grunge.

Boys Meet Girls
Bergaya 'boys meet girls' ala grunge bisa dilakukan dengan memadukan unsur busana yang feminin dengan aksesori yang maskulin atau sebaliknya. Untuk pilihan
bergaya, padukan sweater longgar dengan rok maxi berpotongan lurus tanpa detail atau dress pendek dengan kemeja yang dikancingkan sampai atas dan sneaker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skater Grunge
Motif flanel merupakan motif yang identik dengan gaya grunge. Bosan dengan kemeja flanel? ganti kemeja dengan terusan flanel yang dipadu dengan coat dan sepatu sneakers. Jangan lupa tambahkan aksesori yang mendukung seperti, kalung panjang dengan bandul sederhana.

Baby Doll Grunge
Anda yang memiliki gaya feminin bukan berarti tidak bisa bergaya grunge. Terusan warna pastel pun bisa dijadikan 'rebel' dengan cardigan berbahan wool. Untuk tampilan grunge yang maksimal padankan kaus kaki dengan sepatu hak tinggi Anda.

Granny Grunge
Permainan motif floral juga bisa diaplikasikan dalam gaya 'rebel'. Padu padankan terusan floral dengan sweater tipis sebagai dalaman. Agar penampilan lebih total, jangan lupa kenakan topi rajut dan ankle boots kesayangan.

 

(eya/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads