Etnik Modern Dengan Motif Ikat
wolipop
Kamis, 13 Mei 2010 11:10 WIB
Jakarta
-
Bergaya etnik nampaknya menjadi opsi menarik diantara tren pastel yang manis. Etnik kali ini identik dengan kain ikat. Daya tariknya pun diakui oleh banyak desainer internasional.
Ikat merupakan kain hasil teknik tenun yang menciptakan pola desain simetris dengan beragam warna. Kain model ini banyak dihasilkan oleh negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah dan Amerika Selatan. Di sebagian negara motif ikat ini digunakan untuk membedakan status atau kedudukan sosial seseorang dalam masyarakatnya.
Sekarang kain tradisional ini menjadi highlight di atas panggung pagelaran busana. Motifnya yang unik dan memiliki banyak warna memberikan aksen ethnik tersendiri. Seperti koleksi musim semi 2010 dari Gucci yang banyak mengenakan kain motif ikat tersebut. Frida Giannini mengaplikasikan motif ikat diatas jaket berpotongan tegas sekaligus atasan berbahan ringan. Terusan mini motif ikat dengan detail sci-fi pada bagian pundak membuat sentuhan etnik tampil lebih modern.
Motif ikat bisa tampil lebih modern bila memadukannya dengan warna-warna yang tidak biasa seperti abu-abu muda, putih gading, biru langit, oranye dan sentuhan silver. Yang terpenting padukan dengan warna yang ada di dalam motif ikat Anda.
Untuk padu padan, jaket parka atau blazer bisa menjadi menyulap penampilan motif etnik menjadih lebih modern. Celana high-waist dari bahan shinny dan rok mini dengan model cut-out adalah pilihan lainnya yang tak kalah menarik. sebagai penunjang gaya etnik dan modern, tambahkan aksesori yang terbuat dari bahan metal.
(eya/fer)
Ikat merupakan kain hasil teknik tenun yang menciptakan pola desain simetris dengan beragam warna. Kain model ini banyak dihasilkan oleh negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah dan Amerika Selatan. Di sebagian negara motif ikat ini digunakan untuk membedakan status atau kedudukan sosial seseorang dalam masyarakatnya.
Sekarang kain tradisional ini menjadi highlight di atas panggung pagelaran busana. Motifnya yang unik dan memiliki banyak warna memberikan aksen ethnik tersendiri. Seperti koleksi musim semi 2010 dari Gucci yang banyak mengenakan kain motif ikat tersebut. Frida Giannini mengaplikasikan motif ikat diatas jaket berpotongan tegas sekaligus atasan berbahan ringan. Terusan mini motif ikat dengan detail sci-fi pada bagian pundak membuat sentuhan etnik tampil lebih modern.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk padu padan, jaket parka atau blazer bisa menjadi menyulap penampilan motif etnik menjadih lebih modern. Celana high-waist dari bahan shinny dan rok mini dengan model cut-out adalah pilihan lainnya yang tak kalah menarik. sebagai penunjang gaya etnik dan modern, tambahkan aksesori yang terbuat dari bahan metal.
(eya/fer)
Pakaian Wanita
3Second Kaos Wanita Berbahan Katun yang Lembut, Anti Gerah Dipakai Sepanjang Hari!
Makanan & Minuman
Dukung Nutrisi Harian Anak, Ini yang Ditawarkan Pediasure Vanila
Elektronik & Gadget
POCO C71, Smartphone Serba Bisa untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan
Elektronik & Gadget
3 Produk yang Wajib Masuk Keranjang Saat Blibli Ramadhan THR Sale
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Dasi Kembali Jadi Tren, Desainer Lokal Beri Versi Wastra yang Unik
Tas 'Ramah Copet' Warnai Pekan Mode Dunia, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
5 Tren Fashion dari NYFW Spring-Summer 2026 yang Layak Jadi Inspirasi
Tren Sepatu 2026 dari New York Fashion Week: Sandal Jepit Naik Kelas
Dari Ring Tinju ke Runway, saat Boxing Sneakers Menjadi Tren Mode
Most Popular
1
Viral Facelift Instan Pakai Karet Gelang di Telinga, Ini Kata Pakar
2
Yerin Ha 7 Jam Syuting Adegan Panas 'Bridgerton 4', Dampaknya Tak Terduga
3
Michael Jackson Digugat Melakukan Pelecehan Seks Anak, Ini Tuntutannya
4
Potret Influencer Cantik yang Diam-diam Dinikahi Pembalap F1 Charles Leclerc
5
Gaya Para Artis RI Berduka Untuk Pemimpin Iran, Unggah Foto Ali Khamenei
MOST COMMENTED











































