Makin Stylish, Anne Hathaway Ganti Baju 47 Kali di The Devil Wears Prada 2
'The Devil Wears Prada 2' memanjakan mata para penonton, khususnya para fashionista, dengan deretan gaya memukau yang lebih banyak. Tak tanggung-tanggung, Anne Hathaway sebagai salah satu bintang utamanya, berganti pakaian hingga puluhan kali.
Aktris pemenang Oscar itu kembali memerankan karakter Andy Sachs, jurnalis yang kariernya kian bersinar setelah berhenti sebagai asisten bos majalah fashion, Miranda Priestly (Meryl Streep).
Di film kedua, masih disutradarai David Frankel, Andy bekerja lagi di kantor lamanya. Dengan latar 20 tahun setelah film pertama dirilis, gaya Andy pun berevolusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desainer kostum Molly Rogers menggambarkan ciri khas gaya Andy yang semakin matang lewat tampilan 'feminine menswear'. "Bayangkan (gaya) Annie Hall bertemu Kathrine Hepburn," ujar Molly dalam keterangan resmi dari 20th Century Studios.
Anne Hathaway terlihat di lokasi syuting 'The Devil Wears Prada 2' pada 21 Juli 2025 di New York, New York. Foto: GC Images/MEGA |
Ia merujuk pada penampilan androgyny Diane Keaton dengan padanan setelan rok berdasi di film klasik 'Annie Hall' (1977), dan ikon fashion Kathrine Hepburn yang keeleganannya selalu dikenang berkat little black dress karya Hubert de Givenchy di film 'Breakfast at Tiffany's' (1961).
"Andy sudah mengelilingi dunia. Ketika ditugaskan dinas, dia akan membeli pakaian di butik kecil atau toko vintage. Dia perempuan yang pintar dan tidak terlalu memusingkan urusan gaya, tapi banyak hal yang dipelajarinya bekerja di Runway," ungkap Molly yang turut terlibat di serial 'And Just Like That'.
Anne Hathaway tampil bersama Meryl Streep yang berperan sebagai Miranda Priestly di film 'The Devil Wears Prada 2'. (Foto: Macall Polay/20th Century Studios) |
Ia kemudian menginterpretasikan gaya tersebut menjadi puluhan tampilan yang memadukan high-street dan high-fashion dengan dukungan penuh brand ternama dunia.
Situasinya berbeda dari film pertama di mana Molly yang saat itu membantu desainer kostum Patricia Field kewalahan mencari pakaian lantaran banyak desainer yang menolak.
Mereka khawatir bakal menyinggung Anna Wintour (film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Lauren Weisberger, mantan asisten untuk perempuan yang dijuluki icy queen of fashion itu).
Dari ribuan fashion item yang dikurasi Molly dan timnya, akhirnya terpilih untuk total 47 tampilan Anne Hathaway di film berdurasi 119 menit itu.
Sketsa desainer Armani yang dipakai karakter Andy Sachs. (Foto: 20TH CENTURY STUDIOS /20th Century Studios) |
Dari setelan Chanel, vest Jean Paul Gaultier, hingga bot Aquazzura, lalu jaket Louis Vuitton hingga tas messenger keluaran Coach, tidak ketinggalan perhiasan dari desainer kecil yang naik daun seperti Nikos Koulis dan Jemma Wynne.
Spoiler alert, sweater biru cerulean muncul kembali di film kedua. Namun tentunya, Andy bersolek dengan luaran tersebut dalam versi yang lebih stylish. Film produksi 20th Century Studios ini sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia.
(dtg/dtg)














































