Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Gaya Calon Mantu Putri Anne Curi Atensi, Pakai Label Favorit Kate Middleton

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 31 Des 2025 10:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Harriet Sperling (left) and Peter Phillips attend the Sunday morning church service at St Mary Magdalene church in Sandringham, Norfolk. Picture date: Sunday December 28, 2025. (Photo by Joe Giddens/PA Images via Getty Images)
Harriet Sperling dan Peter Phillips (Foto: Joe Giddens/PA Images via Getty Images)
Sandringham -

Harriet Sperling memang belum resmi menikah dengan Peter Phillips, putra Putri Anne. Namun, ia tak absen di momen penting Keluarga Kerajaan Inggris saat perayaan Natal. Pilihan gayanya pun terasa tak asing.

Bersama Peter, Harriet ikut menghadiri kebaktian Minggu setelah Natal, Minggu (28/12/2025), di St. Mary Magdalene Church, Sandringham, Norfolk. People mengabarkan, penampilan resmi tersebut menjadi yang perdana di depan publik setelah keduanya bertunangan pada Agustus lalu.

Dengan sorotan yang tertuju padanya, Harriet yang seorang perawat itu memastikan gayanya maksimal dalam setelan rok dua potong bermotif plaid bernuansa cokelat, pilihan yang dinilai sangat "royal-approved".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gaya ini bahkan disebut-sebut selaras dengan selera busana para perempuan senior Kerajaan, termasuk Putri Wales Catherine atau Kate Middleton.

ADVERTISEMENT
Harriet Sperling (left) and Peter Phillips attend the Sunday morning church service at St Mary Magdalene church in Sandringham, Norfolk. Picture date: Sunday December 28, 2025. (Photo by Joe Giddens/PA Images via Getty Images)Harriet Sperling dan Peter Phillips menghadiri kebaktian Minggu setelah Natal. (Foto: Joe Giddens/PA Images via Getty Images)

Busana yang membungkus tubuh perempuan 45 tahun itu merupakan keluaran Beulah London, label favorit Kate dan Sophie Duchess of Edinburgh.

Menurut Daily Mail, penampilan Harriet dapat dimaknai sebagai sinyal awal bahwa ia siap "bermain sesuai aturan" dalam keluarga Windsor. Pilihan busana yang rapi, tertutup, dan sarat makna tradisi memperlihatkan kesinambungan visual yang sulit diabaikan, terutama di tengah masa yang tidak mudah bagi monarki Inggris.

Seperti pernah dikatakan mendiang Queen Elizabeth II, ada tahun-tahun yang tak akan dikenang dengan hangat ('annus horribilis'). Bagi Raja Charles III, 2025 diprediksi menjadi salah satunya. Ketegangan keluarga, hubungan yang retak dengan putra keduanya, hingga kontroversi yang menyeret Prince Andrew terus membayangi institusi kerajaan.

Di tengah sorotan tajam dan keterbatasan untuk menyampaikan pembelaan secara terbuka, mode kembali menjadi medium komunikasi paling aman. Harriet Sperling mulai memahami 'aturan' tak tertulis tersebut.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads