Desainer Rick Owens dan Rombongan Diusir di China karena Bergaya Menyeramkan
Wajar untuk para fashionista berpenampilan unik ketika liburan. Namun gaya rombongan desainer Rick Owens yang baru-baru ini mengunjungi istana di China dianggap berlebihan. Perancang kenamaan Amerika Serikat itu pun terpaksa harus meninggalkan tempat karena busana yang kurang pantas. Dalam foto Rick dan teman-temannya memang tampak pakai kostum dan makeup yang menyeramkan.
Penting untuk menyesuaikan busana dengan tempat dan waktu. Rombongan desainer asal AS jadi sorotan karena tidak bisa melihat situasi ketika berpenampilan 'eksentrik' di Forbidden City baru-baru ini. Ketika itu, Rick berserta istri mengunjungi istana yang pernah ditinggali Kaisar Tiongkok itu bersama dua desainer lain yakni Hannah Rose Dalton dan Steven Raj Bhaskaran dari label Fecal Matter.
Dalam foto, Steven yang memang dikenal dengan karya-karya yang ekstravagan mengenakan busana serba hitam berupa dress berpotongan dada rendah yang dipadu jubah dan sepatu jumbo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan Rick Owens Foto: Instagram |
Steven pun tidak tampil 'avant-garde' sendirian. Pria berkepala botak yang memakai riasan eyeliner dan lipstik hitam itu ditemani Hannah yang mengenakan jaket kulit pink beraksen 'sayap'. Busana yang sudah mencuri perhatian itu dipadukan dengan sepatu mirip pohon dan wajah putih yang membuatnya semakin heboh.
Dalam postingan Instagram, Steven dan Hannah mengaku bahwa mereka tidak boleh diperkenankan masuk. Adapun video yang diambil Rick Owens menunjukkan rombongan tersebut dibawa oleh sekuriti untuk keluar area.
Mereka mengaku kejadian tersebut memalukan dan merendahkan setelah sempat mencoba kembali untuk masuk karena merasa tidak ada yang salah dengan penampilan mereka. Namun keduanya diminta untuk menghapus makeup dan berganti busana yang lebih normal.
"Kami tahu banyak dari kalian yang mengalami ini dan tidak diperbolehkan di ruang publik di seluruh dunia karena ekspresi visual karena bahkan ketika kalian tidak melakukan hal yang salah," karenanya.
Sayangnya kebanyakan netizen setuju dengan pihak Forbidden City dan menganggap mereka tidak menghormati tempat bersejarah. "Hormati tempat yang kalian kunjungi. Jika tidak bisa karena identitasmu, lebih baik jangan pergi ke snaa," "Memang mereka bebas berpakaian semau mereka tapi Forbidden City juga bebas menolak mereka," "Kalian tidak menghormati sejarah dan budaya China," tulis netizen.
(ami/ami)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
8 Pemotretan Terbaru Audi Marissa Bareng Putranya, Anthony Xie Tak Ikut
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet












































