ADVERTISEMENT

5 Fakta 'Revenge Dress', Gaya Ikonis Putri Diana di The Crown 5

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 09 Nov 2022 21:18 WIB
Princess Diana (1961 - 1997) arriving at the Serpentine Gallery, London, in a gown by Christina Stambolian, June 1994. (Photo by Jayne Fincher/Getty Images) Putri Diana memakai 'revenge dress' yang menjadi salah satu momen fashion ikonisnya. (Foto: Getty Images/Tim Graham)
London -

The Crown Season 5 akhirnya tayang di Netflix hari ini, Rabu (9/11/2022). Masih berkisah tentang drama kehidupan keluarga Kerajaan Inggris, musim terbaru ini secara khusus menyoroti pasang-surut pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles pada era 1990-an. Selain itu, penonton juga diajak menikmati lagi sejumlah gaya Putri Diana yang melegenda.

The Crown 5 menampilkan aktris Elizabeth Debicki sebagai sosok yang dijuluki People's Princess itu. Salah satu adegan 'menghidupkan' lagi momen ikonis Putri Diana berbalut busana yang orang-orang kini kenal dengan nama 'revenge dress'.

"Aku terkejut betapa orang-orang begitu terobsesi dengan gaun tersebut. Saat aku terpilih memerankan Putri Diana, aku mendapat banyak pesan dari teman-temanku yang penasaran apakah aku akan memakai revenge dress," ujar Elizabeth kepada Entertainment Weekly.

Mundur ke 29 Juni 1994, Pangeran Charles membuat pernyataan yang mengejutkan dalam sebuah tayangan dokumenter yang disiarkan oleh stasiun TV Inggris ITN. Disaksikan 13 juta pasang mata, ia mengaku telah berselingkuh dari Putri Diana. Siapa lagi kalau bukan dengan Camilla Parker Bowles.

Ditanya soal kesetiaannya kepada Putri Diana, ia menjawab 'masih setia' sebelum melanjutkan 'sampai akhirnya kesetiaan tersebut hancur," demikian dikutip dari CNN.

Pada hari yang sama, Putri Diana dijadwalkan hadir di sebuah gala amal yang digelar oleh majalah Vanity Fair di Hyde Park, London. Pengakuan suaminya tak menghalangi Putri Diana untuk memenuhi undangan tersebut.

Princess Diana (1961 - 1997) arriving at the Serpentine Gallery, London, in a gown by Christina Stambolian, June 1994. (Photo by Jayne Fincher/Getty Images) Foto: Getty Images/Princess Diana Archive

Namun, Lady Di, demikian panggilannya, memastikan penampilannya lantang dengan sebuah fashion statement. Maka, sebuah cocktail-dress hitam rancangan desainer Yunani Christina Stambolian menjadi andalan ibu dari Pangeran William dan Harry itu.

Sorotan pun langsung tertuju pada Putri Diana lantaran gaun pendek tersebut hadir dengan model off-shoulder yang mengekspos leher, bahu, hingga setengah dada. Keliman rok yang jatuh secara asimetris di atas pangkal paha juga memamerkan kaki jenjangnya.

Sebuah tampilan busana yang hampir jarang terlihat di tubuh para perempuan anggota keluarga kerajaan Inggris karena berpotensi melanggar protokol.

"Diana ingin terlihat seperti bernilai jutaan dolar dan dia berhasil," ungkap Anna Harvey, mantan penata gaya Putri Diana dalam dokumenter bertajuk 'Princess Diana's Dresses: The Auction' pada 2013.

Keesokan harinya, penampilan tersebut langsung menghiasi halaman depan hampir semua surat kabar dan tabloid di Inggris. Semuanya memuji gaya Putri Diana dan menyebutnya sebagai cara balas dendam yang fashionable.

"Revenge is chic," tulis The Sun. "Tadi malam Di menunjukkan sesuatu yang akan Charles lewatkan," jelasnya.

Berikut 5 fakta yang mungkin kamu belum ketahui tentang 'revenge dress' tersebut.


1. Ganti Menit Terakhir

LONDON, UNITED KINGDOM - NOVEMBER 20:  Diana, Princess of Wales, wearing a stunning black dress commissioned from Christina Stambolian, attends the Vanity Fair party at the Serpentine Gallery on November 20, 1994 in London, England.  The famous black Foto: WireImage/Anwar Hussein

Gaun hitam ini sebenarnya bukan pilihan pertama Putri Diana. Awalnya, ia ingin memakai sebuah gaun rancangan Valentino.

Namun, seperti dikabarkan The Telegraph, rencana tersebut berubah pada menit terakhir setelah Valentino ketahuan 'membocorkan' kreasinya kepada awak media. Putri Diana lalu berpaling kepada gaun hitam ini, and the rest is history...

2. Dibeli Tiga Tahun Sebelumnya

British property developer Peter Palumbo and British royal Diana, Princess of Wales (1961-1997) wearing a black Christina Stambolian dress, attend a Vanity Fair party at the Serpentine Gallery in London, England, 20th November 1994. (Photo by Princess Diana Archive/Getty Images)Foto: Getty Images/Princess Diana Archive

Putri Diana ternyata sudah menyimpan gaun ini sejak tiga tahun lalu. Ia membelinya saat sedang jalan-jalan bersama adik laki-lakinya dan tak pernah memakainya. "Menurutnya, gaun tersebut terlalu terbuka," Anna Harvey.

Penantian yang lama untuk memakainya pun tak sia-sia. Tanpa disangka, gaun tersebut dikeluarkan Putri Diana pada momen yang tepat.


3. Dipadu dengan Berlian Pemberian Ibu Ratu Elizabeth II

Diana, Princess of Wales wearing a black pleated chiffon dress, with floating side panel, by Christina Stamboulian, during a party given at the Serpentine Gallery in London.   (Photo by Martin Keene - PA Images/PA Images via Getty Images) Putri Diana dalam balutan 'revenge dress'. (Foto: PA Images via Getty Images/Martin Keene)

Malam itu, Putri Diana menyempurnakan gayanya dengan choker mutiara dan clutch hitam. Tidak ketinggalan sepasang heels yang menopang kaki jenjangnya.

Adapun kalung yang terdiri dari tujuh baris mutiara ini dihiasi sebuah bros berhiaskan sebuah batu safir besar Sri Lanka dengan detail berlian yang mengelilingnya. Bros tersebut merupakan hadiah pernikahan dari Ibu Suri, panggilan untuk ibunda Ratu Elizabeth II.


4. Dilelang untuk AIDS

UNITED KINGDOM - JUNE 29:  Diana, Princess of Wales wears a short black cocktail dress designed by Christina Stambolian to a Gala at the Serpentine Gallery in Hyde Park  (Photo by Tim Graham Photo Library via Getty Images)Foto: Tim Graham Photo Library via Get/Tim Graham

Pada Juni 1997, atau sebelum kematiannya yang tragis, Putri Diana yang juga dikenal sebagai aktivis ini memberikan 79 gaun malam dan cocktail untuk dilelang oleh Christie's. Seluruh hasil pelelangan tersebut disumbangkan kepada The Royal Marsden Hospital Cancer Fund dan upaya penanggulangan krisis AIDS.

Revenge dress termasuk dalam koleksi yang dilelang. Menurut People, gaun tersebut berhasil terjual seharga US$ 65.000 atau sekitar Rp 1 miliar bila dikonversi dengan kurs saat ini.


5. Rasa Cosplay di Versi The Crown

Revenge Dress di The Crown 5Revenge Dress di The Crown 5 (Foto: Dok. Netflix)

The Crown Season 5 mewujudkan kembali gaun tersebut dengan bantuan desainer kostumnya, Amy Roberts. Namun, hasil akhirnya kurang berhasil memberikan efek 'greget' yang sama seperti aslinya. Setidaknya demikian menurut pemeharti keluarga kerajaan Inggris, Kinsey Schofield.

"Ada sesuatu yang sangat ikonis dari gaun asli sampai-sampai versi tiruannya terasa seperti cosplay," kata Kinsey kepada Page Six.



Simak Video "Mengenang 25 Tahun Meninggalnya Putri Diana"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)
Adu Perspektif
×
Geger Capres Rambut Putih Keriput
Geger Capres Rambut Putih Keriput Selengkapnya