ADVERTISEMENT

Makna Rok Tartan Ratu Elizabeth, Dipakai di Penampilan Terakhir Sebelum Wafat

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 14 Sep 2022 12:15 WIB
ABERDEEN, SCOTLAND - SEPTEMBER 06: Queen Elizabeth II waits in the Drawing Room before receiving newly elected leader of the Conservative party Liz Truss at Balmoral Castle for an audience where she will be invited to become Prime Minister and form a new government on September 6, 2022 in Aberdeen, Scotland. The Queen broke with the tradition of meeting the new prime minister and Buckingham Palace, after needing to remain at Balmoral Castle due to mobility issues. (Photo by Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images) Penampilan terakhir Ratu Elizabeth II sebelum wafat. (Foto: Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)
London -

Ratu Elizabeth II sempat bertemu Liz Truss, perdana menteri Inggris yang baru, pada Selasa (6/9/2022) atau dua hari sebelum meninggal dunia dalam usia 96 tahun. Dalam pertemuan yang menjadi penampilan terakhirnya di hadapan publik itu, Ratu memakai sebuah rok tartan yang ternyata punya nilai sejarah tersendiri.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aberdeen, Skotlandia, tepatnya di Puri Balmoral, salah satu kastil favorit Ratu untuk menghabiskan waktu liburnya. Liz Truss datang dalam rangka menerima 'restu' dari Ratu untuk menjadi PM ke-15 Inggris, menggantikan Boris Johnson yang mengundurkan diri.

ABERDEEN, SCOTLAND - SEPTEMBER 06: Queen Elizabeth II waits in the Drawing Room before receiving newly elected leader of the Conservative party Liz Truss at Balmoral Castle for an audience where she will be invited to become Prime Minister and form a new government on September 6, 2022 in Aberdeen, Scotland. The Queen broke with the tradition of meeting the new prime minister and Buckingham Palace, after needing to remain at Balmoral Castle due to mobility issues. (Photo by Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)Foto: Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)

Belum pernah terjadi selama 70 tahun berkuasa, Ratu menunjuk kepala pemerintahan yang baru di Balmoral. Kendati momen tersebut terbilang istimewa, nenek Pangeran William dan Harry ini memilih gaya busana yang terbilang kasual untuk sebuah pertemuan yang tergolong bersejarah itu.

Bukan terusan pendek bermaterial premium dipadu coat senada, melainkan kombinasi blouse dibungkus kardigan, serta bawahan berupa rok motif tartan. Warnanya pun lebih muram dari biasanya yang cerah mencolok. Ratu memang suka memakai busana berwarna 'ngejreng' supaya dapat terlihat jelas di tengah kerumunan orang.

ABERDEEN, SCOTLAND - SEPTEMBER 06: Queen Elizabeth II waits in the Drawing Room before receiving newly elected leader of the Conservative party Liz Truss at Balmoral Castle for an audience where she will be invited to become Prime Minister and form a new government on September 6, 2022 in Aberdeen, Scotland. The Queen broke with the tradition of meeting the new prime minister and Buckingham Palace, after needing to remain at Balmoral Castle due to mobility issues. (Photo by Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)Foto: Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)

Aksesori pun jauh dari kesan glamor, cukup kalung mutiara dan sepasang anting senada. Loafers hitam menjadi andalan Ratu sebagai alas kaki. Ratu terlihat memakai tongkat untuk menopangnya saat berjalan.

Meski terkesan 'santai', rok tartan ini bukan sekadar bawahan biasa. Indian Express mengabarkan, Pangeran Albert, suami dari Ratu Victoria, yang mendesainnya secara khusus pada 1853. Ia menamainya tartan Balmoral, sesuai dengan nama kastil tersebut.

Dilansir dari scottishtartans.co.uk, tartan tersebut memiliki motif khas berupa kotak-kotak bergaris tepi merah dan hitam, dengan latar abu-abu sebagai warna dasar. Terdapat pula garis putih dan hitam yang dijahit bersamaan sehingga tampilannya menyerupai tekstur granit kastil Balmoral.

Fakta menarik lainnya, tartan ini menjadi satu-satunya yang didesain oleh seorang anggota keluarga Kerajaan Inggris. Ratu Victoria kemudian mewariskannya ke generasi-generasi berikut sampai akhirnya ke tangan cicit anaknya, yang bukan lain adalah Ratu Elizabeth II.

ABERDEEN, SCOTLAND - SEPTEMBER 20: Canadian Governor General Designate Julie Payette meets Queen Elizabeth during a private audience at Balmoral Castle on September 20, 2017 in Aberdeen Scotland. (Photo by Andrew Milligan - WPA Pool/Getty Images)Ratu Elizabeth di Balmoral pada 2017 saat menerima kunjungan Julie Payette. (Foto: Andrew Milligan - WPA Pool/Getty Images)

Ini bukan kali pertama Ratu Elizabeth II menggunakan rok tartan yang sama saat menerima kunjungan tamu penting di Balmoral. Pada September 2017, pakaian tersebut menemani penampilan Ratu Elizabeth II ketika Julie Payette selaku Canadian Governor General Designate bertamu.

Tak diketahui berapa banyak rok tartan serupa yang Ratu miliki. Namun, rok tersebut sempat dipamerkan di Kastil Balmoral dalam rangka perayaan 70 tahun Ratu mengabdi (Platinum Jubilee) beberapa bulan lalu.

ABERDEEN, SCOTLAND - MARCH 30: Assistant curator Sarah Hoare adjusts outfits worn by Queen Elizabeth II during the opening of Pameran "Life At Balmoral" di Balmoral pada Maret 2022. (Foto: Andrew Milligan - WPA Pool/Getty Images)

Selain rok tartan buatan leluhurnya, Ratu dikabarkan juga mempunyai sebuah tartan khusus bernama The Royal Stewart. Menurut People, tartan tersebut tidak boleh dipakai orang lain tanpa seizin Ratu.

Skotlandia memang mendapat tempat khusus di hati Ratu Elizabeth II. Tak heran bila berada di Balmoral, ia lebih senang beraktivitas dengan rok tartan yang bentuknya menyerupai kilt, bawahan tradisional pria Skotlandia.

Queen Elizabeth II, wearing a tartan skirt and tweed jacket outside Balmoral Castle with her Royal visitors, King Faisal II and the Regent of Iraq, and the Duke of Edinburgh, Prince Charles and Princess Anne.   (Photo by PA Images via Getty Images) Foto: PA Images via Getty Images/PA Images

Hanya di Balmoral, Ratu merasa leluasa berpenampilan seperti warga biasa pada umumnya. Tartan lantas memberikan pernyataan gaya tersendiri dari Ratu menjelang hari-hari terakhirnya. Mungkin ia ingin dikenang sebagai orang biasa yang mengabdi untuk negaranya.

Kini Ratu Elizabeth II telah tiada. Takhtanya lantas diteruskan oleh putra pertamanya yang kini menjadi Raja Charles III, dengan Camilla Parker Bowles mendampinginya sebagai ratu consort. Pertanyaannya, apakah rok tartan tersebut akan diwariskan ke ratu baru?



Simak Video "Sederet Warisan dari Ratu Elizabeth II untuk Raja Charles III"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)