ADVERTISEMENT

Fashion Putri Thailand Terinspirasi Nenek,Gaun Puting Emasnya Jadi Sorotan

Daniel Ngantung - wolipop Sabtu, 09 Jul 2022 08:00 WIB
PARIS, FRANCE - OCTOBER 01: Princess Sirivannavari Nariratana Rajakanya attends the Chanel Womenswear Spring/Summer 2020 show as part of Paris Fashion Week on October 01, 2019 in Paris, France. (Photo by Jacopo Raule/Getty Images) Putri Sirivannavari Nariratana dari Thailand. (Foto: Getty Images for Christian Dior/Pascal Le Segretain)
Paris -

Seperti buah jatuh tak jauh dari pohonnya, begitulah Putri Sirivannavari Nariratana dari Thailand mewarisi selera fashion Ratu Sirikit. Ia mengikut jejak sang nenek sebagai ikon fashion dari kalangan berdarah biru.

Di mana ada pekan mode dunia, di situ ada Putri Sirivannavari. Sebagai top klien sejumlah rumah mode dunia, Ia hampir tak pernah absen menghadiri peragaan busana mereka yang mengundangnya sebagai tamu VIP.

Momen tersebut pun dimanfaatkannya untuk mengekspresikan diri dengan busana high fashion. Tak melulu elegan dan bersahaja, sesekali ia tampil dengan pilihan gaya yang lebih berani.

PARIS, FRANCE - JULY 04: Princess of Thailand Sirivannavari Nariratana Rajakanya attends the Penampilan Sirivannavari Nariratana di pameran 'Shocking! The Surrealist Worlds Of Elsa Schiaparelli'. (Foto: WireImage/Marc Piasecki)

Seperti ketika satu-satunya anak perempuan Raja Maha Vajiralongkorn (putra mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit) menghadiri pameran 'Shocking! The Surrealist Worlds Of Elsa Schiaparelli' yang digelar dalam rangkaian Haute Couture Paris Fashion Week baru-baru ini.

Sebuah gaun hitam Schiaparelli seharga 4.800 pound sterling atau sekitar Rp 86,8 juta menjadi pilihan perempuan 35 tahun itu. Gaun tersebut hadir dengan strap rantai emas. Dekorasi berupa sepasang puting emas tampak menghiasi bagian dada gaun.

Kecintaannya pada fashion tak lepas dari pengaruh Ratu Sirikit. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Tatler pada 2018 silam, Sirivannavari Nariratana menyebut sebagai sang nenek sebagai ikon fashion sejati.

LONDON, UNITED KINGDOM - JULY 20: Queen Sirikit Kitiyakara Of Thailand waves at the crowd when arriving at the Thai embassy at Ashburn Place in London, United Kingdom for a dinner organised for members of the English royal family, including Queen Elizabeth and Prince Philip, on July 20, 1960. (Photo by Keystone-France/Gamma-Rapho via Getty Images)Ratu Sirikit Kitiyakara saat berkunjung ke London, Inggris, pada Juli 1960. (Foto: Gamma-Keystone via Getty Images/Keystone-France)

Itu pula yang menginspirasinya untuk memberanikan diri merintis karier di ranah mode walau sudah berprestasi lebih dulu di dunia olahraga (ia dan timnas Thailand berhasil merebut medali emas di ASEAN Games 2005 dari cabor badminton).

Pada 2007, lulusan desain mode Universitas Chulalongkorn Thailand mendapat kesempatan untuk menampilkan karyanya di Paris Fashion Week. Koleksi perdananya mononjolkan gaya yang romantis dan terinspirasi oleh kecintaannya pada puisi.

Thai King Bhumibol Adulyadej (L) and Queen Sirikit (C) stand near Belgium King Baudouin I, on October 1960  in Brussels, during their offcil visit to Belgium. (Photo credit should read /AFP via Getty Images)Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit (mengenakan gaun Balmain) dalam sebuah kunjungan ke Belgium pada 1960. (Foto: AFP via Getty Images/AFP)

"Aku mulai menulis puisi sejak beberapa tahun lalu," katanya kepada Tatler. "Puisinya berkisah tentang percintaan seorang tentara dan gadis pedesaan. Semuanya berawal dari seekor kuda yang membawa sang tentara yang sedang terluka kepada gadis tersebut," terang Sirivannavari yang hobi berkuda itu.


Debutnya di Paris Fashion Week disponsori secara langsung oleh Pierre Balmain, desainer couture langganan Ratu Sirikit. Ia pun mempersembahkan karyanya untuk menghormati neneknya yang kini berusia 89 tahun itu.

Thailand's Queen Sirikit takes her bag after signing a Book of Honored Guests as she visits the Monument to the Heroic Defenders of Leningrad in Victory Square in St. Petersburg, Russia, Friday, July 6, 2007. The monument commemorates the heroism of the people of Leningrad, who defended their city during the 900-day siege in the war of 1941-1945. (AP Photo/Dmitry Lovetsky)Penampilan Ratu Sirikit saat berkunjung ke Rusia pada 1997. (Foto: AP/DMITRY LOVETSKY)

Hubungan Ratu Sirikit dan Pierre Balman mulai terjalin sejak 1960. Kala itu, perancang asal Prancis itu diminta membuatkan koleksi khusus untuk Ratu pakai saat mendampingi Raja Bhumibol kunjungan ke 15 negara.

Awal tahun ini, Putri Sirivannavari Nariratana juga memberi penghormatan kepada neneknya yang juga dikenal sebagai pecinta kain tradisional dengan meluncurkan buku Thai Textiles Trend Book Autumn/Winter 2022-2023. Buku tersebut berisi panduan tren yang mengangkat keragaman tekstil Negeri Gajah Putih, salah satunya sutra Thailand yang telah mendunia.



Simak Video "Sirivannavari Nariratana, Putri Thailand yang Geluti Dunia Mode"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)