Mereka yang Minta Maaf Usai Heboh Paris Fashion Week: Gekrafs Hingga MS Glow

Eny Kartikawati - wolipop Senin, 14 Mar 2022 13:16 WIB
Close-up of unrecognizable audience applauding at fashion show Foto: Instagram/@fashiondivisionparis
Jakarta -

Paris Fashion Week 2022 membuat heboh di Indonesia karena sejumlah brand lokal mengklaim tampil di pekan mode bergengsi tersebut. Kini setelah klaim Paris Fashion Week menuai kritikan, sejumlah pihak yang terseret kontroversi tersebut menyampaikan permintaan maafnya.

Sejumlah desainer Indonesia menampilkan karya di Paris dan mengklaim sebagai acara Paris Fashion Week 2022. Namun ternyata acara fashion para desainer itu berbeda dengan Paris Fashion Week yang sebenarnya. Klaim desainer Indonesia tampil di Paris Fashion Week ini pun dianggap sebagai kesalahan informasi yang bisa membodohi masyarakat.


Unggahan Instagram Story dari akun @luckyheng viral di media sosial karena mengkritisi desainer Indonesia yang mengklaim tampil di Paris Fashion Week. Padahal dalam jadwal dari akun Instagram resmi Paris Fashion Week, tak ada satupun nama desainer Indonesia.

"Agak sebel sama brand Indonesia yang claim masuk Paris Fashion Week tahun ini. Semua berani claim dan pakai nama Paris Fashion Week tapi gak ada yg berani tag @parisfashionweek," demikian @luckyheng menulis di unggahannya Senin (7/3/2022).

Kritikan juga datang dari artis Wanda Hamidah. Wanda sempat menyinggung alasan brand lokal bawa rombongan influencer ke Paris dan ternyata bukan tampil di Paris Fashion Week melainkan Paris Fashion Show.

Ada juga kritikan dari desainer Oscar Lawalata terkait kontroversi penampilan desainer dan brand Indonesia di Paris. "Apapun alasannya uang yang dibuang menjadi sia sia dan menjadi hasil yang memalukan. Mengangkat kreatifitas fashion anak bangsa diperlukan team solid dan mengerti kelayakan pentas dunia. Fashion tidak tumbuh dari sensasi," tulis Oscar.

Gekrafs soal gaduh Paris Fashion WeekGekrafs soal gaduh Paris Fashion Week Foto: Instagram / @gekrafs

Ramai-ramai Minta Maaf Atas Kontroversi Klaim Paris Fashion Week

Ribut soal klaim desainer Indonesia tampil di Paris Fashion Week (PFW) ikut menyeret nama jenama parfum lokal, HMNS (baca: Humans). Mengaku memberi informasi yang keliru, HMNS pun meminta maaf.

HMNS yang berdiri sejak 2019 menjadi bagian dari peragaan busana yang digelar Fashion Division di The Westin Paris-Vendome, Sabtu (5/3/2022). Pada materi publikasi di Instagram Fashion Division, HMNS tercatat berkolaborasi dengan jenama fashion Adra untuk memperkenalkan produk parfumnya.

Acara tersebut belakangan berujung kontroversi di media sosial karena penggunaan nama Paris Fashion Week yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM). Padahal, nama PFW hanya bisa dipakai jika terafiliasi secara resmi dengan FHCM.

Lewat unggahan di Instagram, Rabu (10/3/2022), HMNS mengakui salah karena pernah mengaku menjadi bagian dari Paris Fashion Week dan tidak memberikan penjelasan spesifik sehingga menimbulkan salah kaprah di tengah masyarakat.

"Tim HMNS memohon maaf karena kita tidak berhasil memberikan informasi yang sepenuhnya kepada kamu. Yang berujung kepada misunderstanding dan misexpectation," tulis HMNS.

Permintaan Maaf Gekrafs

Selain HMNS, permintaan maaf juga disampaikan oleh Gekrafs (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional). Melalui unggahan di Instagram, Gekrafs meminta maaf atas segala keriuhan yang terjadi.

"Senang sekali beberapa hari belakangan banyak yang concern dengan local brand yang sedang berkegiatan di Paris. Sebelumnya Gekrafs meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Kegiatan yang dilakukan ini sejatinya diniatkan untuk brand-brand Indonesia agar bisa memperkenalkan diri di panggung Paris," tulis Gekrafs.

"Dari awal Gekrafs Paris Fashion Show during Paris Fashion Week ini diharapkan bisa menjadi jembatan banyak brand untuk bisa kolaborasi dan membuka peluang di Paris," tulis Gekrafs lagi.

Permintaan Maaf Fashion Divison

Atas tudingan penipuan yang viral di media sosial, Fashion Division mengaku tak berniat untuk melakukan kebohongan. Sejak awal, kata mereka, tujuan Fashion Division mengantarkan jenama lokal bisa eksis di Prancis dan pasar internasional.

"Bagi warga Indonesia yang merasa terkhianati atau tersakiti oleh masalah ini, kami mohon maaf dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membangun kepercayaan Anda," tulis Fashion Division. Perusahaan yang telah menangani berbagai acara fashion sejak tujuh tahun lalu itu memastikan hal tersebut tak terulang.

Sebelumnya, pendiri sekaligus CEO Fashion Division Wulan S. Haryono sempat menanggapi unggahan Wanda Hamidah tentang proposal 'Paris Fashion Week 2022' yang diduga milik Paris Fashion Division. Ia mengklaim bahwa proposal tersebut bukan berasal dari Fashion Division.

Permintaan Maaf CEO MS Glow Beauty Shandy Purnamasari

Shandy Purnamasari selaku CEO MS Glow Beauty menjelaskan alasannya menuliskan klaim tampil di Paris Fashion Week. Pada Selasa (8/3/2022), dia mengunggah Instagram Stories dan menyebut jika desainer Leanne Marshall yang berkolaborasi dengan MS Glow menuliskan hashtag bahwa koleksinya akan dipamerkan di Paris Fashion Week.

"Ini IG @fashionweekonline di highlight yg paris ada runway @leannemarshallofficial dan mereka tulis #parisfashionweek, di IG lean sebelum kita berangkat pun beliau posting dgn hastag #pfw."

Kini setelah menghapus unggahannya terkait penjelasan tampil di Paris Fashion Week, Shandy Purnamasari menuliskan permintaan maaf lewat Instagram Stories. Wanita 30 tahun itu menyesali apa yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas masukan dari netizen. Dia akan menjadikan hal ini sebagai pembelajaran.

"Aku sangat menyesal tentang hal yang terjadi, aku hanya orang biasa, 'seorang wanita di masa datang bulan. Akan jadi pembelajaran ke depan buat aku pribadi untuk bener-bener cek kebenarannya dulu sebelum ngegas. Makasi masukannya buat aku I'm sorry to hurt you so much," tulis istri Juragan 99.

Simak video 'Permintaan Maaf MS Glow soal Kontroversi Paris Fashion Week':

[Gambas:Video 20detik]



(eny/eny)