Baju Ayam Geprek di Paris Viral, Ini Sosok Desainernya asal Bangka Belitung

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 09 Mar 2022 10:08 WIB
Foto Yanti Adeni bersama model yang memperagakan koleksi rancangannya. Foto Yanti Adeni, desainer di balik baju ayam geprek di Paris yang viral. Foto: Dok. pribadi Yanti Adeni.
Jakarta -

Perancang busana Yanti Adeni termasuk salah satu yang menampilkan karyanya di acara Paris Fashion Show yang digelar Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) di The Westin Paris-Vendome, Minggu (6/3/2022). Yanti menampilkan sederet koleksinya di Paris Fashion Show termasuk busana yang bertemakan Geprek Bensu.

Desainer yang berasal dari Bangka Belitung itu berkolaborasi dengan Geprek Bensu. Salah satu koleksinya adalah baju berwarna putih dengan detail cape yang dihiasi tulisan Hot, Crispy, Tasty, Popular, Geprek Bensu.

Jordi Onsu sebagai pemilik Geprek Bensu mengunggah video busana karya Yanti Adeni yang dihiasi detail tentang Geprek Bensu itu. "Je t'aime Bensu," tulisnya pada video tersebut.

Jordi Onsu Klaim Geprek Bensu ke Paris Fashion WeekJordi Onsu Klaim Geprek Bensu ke Paris Fashion Week Foto: Dok. Instagram Jordi Onsu

Sosok Yanti Adeni, Desainer Baju Geprek Bensu yang Viral

Yanti Adeni mengaku dirinya merupakan satu-satunya desainer dan brand Indonesia yang mengusung tema kuliner di Gekrafs Paris Fashion Show. Kepada Wolipop, wanita bernama lengkap Nur Aprianti ini menceritakan koleksi busana yang ia tampilkan di Paris.

"Aku ke Paris bersama Gekrafs. Membawakan busana yang dibuat dari kain Cual Bangka Belitung. Merupakan impian untuk tampil keluar negeri membawakan hasil karya pengrajin wastra dari Bangka Belitung," ungkap Yanti kepada Wolipop Kamis malam (8/3/2022).

Yanti mengaku bahagia ketika mendapatkan kesempatan untuk bisa menampilakn hasil koleksinya di Paris. Apalagi dia bisa mengenalkan produk asal kampung halamannya ke pasar global.

"Aku merasa bahagia dan bangga karena pada kesempatan ini saya bisa mengenalkan produk UMKM Babel ke kancah international, membantu teman-teman penggiat ekonomi kreatif khususnya wastra di Babel membuka pasar global," kata Yanti, desainer yang memiliki butik di Jakarta Selatan itu.

Sebelum menampilkan koleksi di Paris, busana rancangan Yanti sudah dikenakan oleh sederet selebriti Tanah Air, seperti Prili Latuconsina, Tya Ariestya, Aurel Hermansyah dan masih banyak lagi. Khusus untuk fashion show di Paris, Yanti Adeni menyiapkan koleksi bertemakan Coronation.

"Konsepnya Coronation, yang artinya penobatan raja atau ratu. Ide simplenya dari celetukan Anna di film Frozen "its coronation day". Pada hari penobatan raja atau ratu semua berpenampilan cantik, memakai baju kebesarannya," jelasnya.

Yanti menpersiapan koleksi busana yang ditampilkan di Paris, sekitar satu bulan. Mulai dari memilih kain yang akan dipakai, mempersiapkan design, produksi, hingga tahap akhir (finishing).

"Untuk looknya terinspirasi dari era Victoria, yang mana bajunya klasik, mewah, berlayer, ruffles dan big sleeves," tambah Yanti.

Koleksi busana Yanti Adeni yang mengusung tema Coronation, dalam acara Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs)Koleksi busana Yanti Adeni yang mengusung tema Coronation, dalam acara Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Foto: Dok. pribadi Yanti Adeni.

Dalam koleksi berkonsep Coronation itu, Yanti Adeni membuat baju yang salah satunya berkolaborasi dengan Geprek Bensu. Dia sengaja membuat baju dengan tulisan khas brand makanan milik Ruben Onsu itu.

"Saya ingin mempresentasikan kuliner karya anak bangsa melalui busana. Jadi, di antara 10 koleksi yang saya bawakan, satu diantaranya adalah koleksi x Geprek Bensu," ucap Yanti.

Yanti Adeni berkarier sebagai desainer sejak 2015. Awalnya dia berjualan secara online hingga kini memiliki butik di kawasan Jakarta Selatan. Busana-busana koleksinya juga hadir di Metro Pondok Indah Mall, Metro Gandaria City dan Metro Margo City. Selain di Paris, Yanti sudah menggelar fashion show koleksinya di Indonesia Fashion Week, Indonesia Sharia Economic Festival dan Ramadhan Runway pada 2019.

(gaf/eny)