Hadirkan Badai Salju, Fashion Show Balenciaga Bawa Pesan Perlawanan Perang

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 07 Mar 2022 17:15 WIB
Balenciaga Fall/Winter 2022 Balenciaga Winter 2022 (Foto: Dok. Balenciaga)
Paris -

Sulit untuk tinggal diam dan tidak berbuat apa-apa ketika nurani terusik oleh sebuah tragedi kemanusiaan. Apalagi jika kita pernah mengalaminya. Di peragaan teranyar Balenciaga, tersirat trauma sang desainer sebagai korban perang, sekaligus pesan untuk melawan kebengisan.

Invasi Rusia terhadap Ukraina membuka luka lama yang dirasakan Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia pada 1993. Demna yang saat itu baru berusia 10 tahun harus mengungsi dari Georgia bersama sang ibu menyusul pecahnya perang Uni Soviet.

Maka, Demna seperti melihat dia dan ibunya ketika menyaksikan berita di televisi yang memperlihatkan perjuangan ibu dan anak untuk keluar dari Ukraina di tengah situasi yang mencekam.

"Situasinya sama. Penindasnya juga, bahkan mungkin kami juga diserang oleh pesawat yang sama," ungkap Demna seperti dikutip Vogue.

Peperangan di Ukraina semakin terasa personal bagi Demna karena negara tersebut yang menjadi tempat perlindungan pertamanya sebagai pengungsi. Ia dan ibunya sempat menetap di pengungsian yang berlokasi di Odessa, sebuah kota pelabuhan di pesisir Laut Hitam yang kini terancam dibombardir Rusia.

Dengan kondisi Ukraina yang kian memprihatinkan, rasanya berat bagi Demna untuk tetap menghelat peragaan Balenciaga koleksi musim dingin 2022 di Paris Fashion Week, Minggu (6/3/2022). Namun, ia menolak untuk 'menyerah'.

Balenciaga Fall/Winter 2022Balenciaga Fall/Winter 2022 (Foto: Dok. Balenciaga)

"Aku sempat berpikir sejenak, 'Apa yang kita lakukan di sini dengan fashion? Haruskah acara ini dibatalkan?' Tapi tidak. Aku putuskan kita harus melawan," kata pria yang mengenyam ilmu desain di Royal Academy of Fine Arts, Antwerp, Belgia, ini.

Sebagai bentuk bela rasa untuk Ukraina, Demna membacakan sebuah puisi karya Oleksandr Oles, seorang tokoh penyair dari negara tersebut, sebagai pembuka peragaan. Ia membacakannya dalam bahasa Ukraina. Tak ada penerjemah karena Demna memang ingin mendedikasikannya untuk rakyat Ukraina.

Bentuk dukungan lain adalah kaus oversized biru-kuning seperti bendera Ukraina untuk setiap tamu. Tak tanggung-tanggung, semua bangku yang totalnya 500 lebih diisi dengan kaus tersebut (para tamu VIP Balenciaga mendapat undangan unik berupa iPhone 6S rusak).

Balenciaga Fall/Winter 2022Balenciaga Fall/Winter 2022 (Foto: Dok. Balenciaga)

Peragaan yang dihadiri sejumlah selebriti kondang ini, sebut saja Kim Kardashian, Salma Hayek, dan bintang 'Euphoria' Alexa Demie, bertajuk '360 Derajat' yang mungkin merujuk pada catwalk yang menyerupai snow globe atau bola kristal salju.

Model berjalan di dalam 'aquarium' melingkar yang sedang diterpa badai salju. Terdiri dari 69 tampilan busana pria dan wanita, koleksi ini didominasi busana bervolume dalam garis desain edgy khas Demna. Kerasnya angin menciptakan efek dramatis pada gaun yang menjuntai.

Gaun ketat hingga pakaian dalam turut ditampilkan. Seberat atau seminim apapun busananya, para model tetap menerjang badai dengan gentar.

Balenciaga Fall/Winter 2022Balenciaga Fall/Winter 2022 (Foto: Dok. Balenciaga)

Demna mengaku, badai salju dipilih sebagai bentuk keprihatinannya terhadap krisis pemanasan global. Namun, tema ini nyatanya bisa dimaknai dengan perspektif yang berbeda.

Sorotan tertuju di penghujung peragaan saat model pria Balenciaga muncul dengan pakaian training berwarna kuning yang kemudian disusul oleh model wanita berbalut gaun biru. Demna seolah menyampaikan pesan kepada rakyat Ukraina, bahwa 'badai' peperangan pasti akan segera berlalu.



Simak Video "Hati-hati! Paris Fashion Week Peringatkan soal Pencurian Identitas"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)