Cara Merawat Perhiasan Emas Turun-temurun agar Tak Mudah Pudar

Jihaan Khoirunnisa - wolipop Minggu, 26 Des 2021 08:35 WIB
Pegadaian Foto: Pegadaian
Jakarta -

Memiliki perhiasan emas warisan turun temurun dari orang tua merupakan sebuah amanah. Oleh karena itu, harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

Merawat perhiasan emas penting untuk dilakukan. Karena dengan begitu akan menjaga perhiasan tetap dalam kondisi baik. Hal ini mengingat nilai perhiasan emas cukup tinggi, sehingga dapat digadai atau dijual kembali saat dibutuhkan.

Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan untuk merawat kecantikan perhiasan emas. Jadi, perhiasan tersebut tetap memancarkan kilau yang cantik dan tidak mudah pudar.

Simpan di Wadah yang Tepat

Menyimpan emas sebaiknya dalam kotak yang terbuat dari bahan lembut. Selain itu, Anda tidak boleh asal menumpuk perhiasan emas begitu saja. Karena bila perhiasan emas bisa saling bergesekan, akan membuat warnanya pudar.

Apalagi perhiasan kalung dengan rantai tipis yang rawan terbelit. Sebaiknya diletakkan di wadah terpisah. Selain itu, secara berkala, buka wadah penyimpanan dan bersihkan perhiasannya.

Lepas Saat Mandi dan Menggunakan Makeup

Agar perhiasan emas awet, sebaiknya lepas perhiasan sesaat sebelum mandi atau menggunakan riasan. Sebab bahan-bahan kimia yang terkandung pada sabun, sampo, pasta gigi, parfum, dan hair spray dapat mengurangi kilau perhiasan emas.

Apalagi jika perhiasan memiliki bahan pencampur logam lain, seperti perak dan tembaga. Tak hanya itu, perhiasan juga bisa kotor terkena endapan dari makeup dan lotion.

Bersihkan dengan Benar

Anda dapat mengunjungi toko emas untuk membersihkan dan menghilangkan kotoran yang mengendap. Namun, jika dirasa kurang praktis, Anda pun bisa membersihkan sendiri di rumah. Salah satu bahan pembersih perhiasan emas adalah cairan khusus pembersih emas.

Namun jika tidak ada, bisa menggunakan sabun cuci piring sebagai alternatifnya. Caranya mudah, cukup tuangkan sedikit sabun cuci piring dalam air lalu aduk hingga merata. Rendam perhiasan selama 5 menit. Kemudian sikat perhiasan emas dengan lembut, lalu bilas dan keringkan.

Gunakan di Saat Istimewa

Aktivitas fisik, gesekan dengan pakaian, dan lain sebagainya tentu saja membuat kilaunya pudar. Maka dari itu, gunakan perhiasan emas kesayangan secukupnya di momen istimewa Anda.

Namun, bagaimana jika tiba-tiba kita perlu dana cepat dan hanya memiliki perhiasan warisan turun-temurun ini? Perhiasan emas yang bernilai tinggi ini bisa digadaikan.

Ketika digadai, Anda tidak akan kehilangan perhiasan emas ini karena bisa ditebus saat sudah memiliki uang kembali. Cocok untuk perhiasan yang punya nilai sejarah yang tinggi.

"Nilai emosional dan sejarah dalam sebuah barang, khususnya perhiasan emas akan terus terjaga jika digadaikan di Pegadaian," kata Senior Vice President Pemasaran PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah.

Elvi pun memaparkan proses gadai perhiasan emas di Pegadaian. Anda cukup datang ke outlet Pegadaian terdekat dengan membawa barang jaminan dan identitas diri berupa KTP atau paspor.

"Jika waktu sempit dan tidak mau antre, nasabah bisa memanfaatkan fitur Booking Gadai di aplikasi Pegadaian Digital. Datang ke outlet bisa langsung dilayani pada jam yang sudah dipesan," terangnya.

Adapun aplikasi Pegadaian Digital bisa Anda download melalui Playstore atau Appstore.Lebih lanjut dia menjelaskan, Pegadaian saat ini tengah mengadakan promo khusus yang berlaku hingga 31 Desember 2021 mendatang. Promo tersebut berupa pemberian voucher Jasa Pembayaran Online hingga Rp50.000 untuk nasabah yang bertransaksi Booking Gadai.

Menurutnya, voucher ini bisa digunakan untuk membayar tagihan bulanan, pembelian pulsa, dan sebagainya. Berbagai promo Pegadaian lain dapat dilihat di halaman berikut.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan pengguna aplikasi Pegadaian Digital untuk tidak membagikan password, PIN, dan kode OTP kepada siapapun karena sifatnya rahasia. Hal ini agar menjamin keamanan dalam bertransaksi. Informasi lebih lengkap mengenai Pegadaian dapat menghubungi 1500 569 atau mengikuti Instagram @sahabatpegadaian.

(akn/ega)