Berkostum 7.600 Kristal, Simone Biles Kembali dan Raih Perunggu di Olimpiade

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 03 Agu 2021 19:52 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 03: Simone Biles of Team United States competes in the Womens Balance Beam Final on day eleven of the Tokyo 2020 Olympic Games at Ariake Gymnastics Centre on August 03, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) Simone Biles di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020, Selasa (3/8/2021). (Foto: Getty Images)
Tokyo -

Seluruh mata tertuju pada Simone Biles ketika ia menunjukkan batang hidungnya saat final nomor balok keseimbangan cabor gimnastik artistik Olimpiade Tokyo 2020, Selasa (3/8/2021) sore. Ini adalah penampilan perdana bintang senam artistik AS itu setelah sempat mengundurkan diri dari beberapa nomor kompetisi terdahulu.

Balok keseimbangan menjadi kesempatan terakhir atlet 24 tahun itu untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Pekan lalu, Simone Biles berhenti di tengah pertandingan final tim putri sebelum akhirnya mengumumkan ia mundur untuk fokus membenahi kesehatan mentalnya.

Dukungan dari rekan sesama atlet, para selebriti dan fans pun mengalir untuk Simone Biles. Perempuan dengan tinggi badan 1,42 meter ini akhirnya memutuskan untuk kembali bertanding.

TOKYO, JAPAN - AUGUST 03: Simone Biles of Team United States competes in the Women's Balance Beam Final on day eleven of the Tokyo 2020 Olympic Games at Ariake Gymnastics Centre on August 03, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Simone Biles di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020, Selasa (3/8/2021). (Foto: Getty Images)

Penampilan Simone Biles di pertandingan yang digelar di Ariake Gymnastics Centre itu bahkan disaksikan langsung oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach.

"Ada rasa gugup tapi aku merasa baik-baik saja," kata perempuan yang berjulukan 'ratu senam' itu saat bertanding seperti dikutip Associated Press.

Dalam aksinya, Simone Biles mencuri perhatian dalam balutan kostum leotard yang didesain khusus untuk tim gimnastik putri AS. Menurut Time, setidaknya ada 7.600 kristal Swarovski yang menghiasi kostum buatan manufaktur leotard GK Elite itu. "Di bawah lampu arena, leotard ini akan sangat bersinar," kata Jeanne Diaz, desainer senior dan direktur kostum GK Elite.

Simone Biles, of the United States, performs on the balance beam during the artistic gymnastics women's apparatus final at the 2020 Summer Olympics, Tuesday, Aug. 3, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Gregory Bull)(Foto: AP/Gregory Bull)

Adapun tema yang diusung untuk kostum bernuansa merah-biru ini adalah 'Modern Warrior'. "Para wanita kuat ini tampil di matras pertandingan seolah itu medan perang mereka. Mereka siap berjuang untuk meraih medali emas dan saya ingin menunjukkan kekuatan para atlet ini," terang Jeanne.

Namun untuk final balok keseimbangan ini, Simone Biles harus puas dengan raihan medali perunggu setelah mencetak skor 14.000. Medali emas dan perak disabet oleh pesenam China Guan Chenchen (14.633) yang baru berusia 16 tahun, dan Tang Xijing (14.233).

Setidaknya, atlet keturunan Amerika-Afrika yang telah mengoleksi empat medali emas dari Olimpiade Rio 206 ini berhasil membuktikan bisa bangkit dari kemelut kesehatan mental.

TOKYO, JAPAN - AUGUST 03: Simone Biles of Team United States competes in the Women's Balance Beam Final on day eleven of the Tokyo 2020 Olympic Games at Ariake Gymnastics Centre on August 03, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Simone Biles di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020, Selasa (3/8/2021). (Foto: Getty Images)

Meski tidak terlibat langsung dalam proses kreatif kostum Olimpiade, Simone Biles selalu memastikan kostum yang dibuat GK Elite beberapa tahun terakhir bisa menyampaikan pesan yang kuat.

Setelah mengungkapkan dirinya sebagai penyintas dari pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter tim gimnastik AS Larry Nassar, Simone Biles meminta GK Elite untuk mendesain leotard berwarna teal sebagai bentuk solidaritasnya kepada sesama korban.

Lewat kostum tersebut, ia juga ingin mengingatkan pengurus tim gimnastik AS bahwa penyintas masih menuntut keadilan dan transparansi. Organisasi tersebut disebutnya gagal dalam melindungi para atlet dengan membiarkan Nassar tetap bekerja meski sudah ada korban yang melaporkan perbuatan bejatnya.

From left, silver medallist Tang Xijing, of China, gold medallist Guan Chenchen, of China, and bronze medallist Simone Biles, of the United States, pose with their medals for the balance beam during the artistic gymnastics women's apparatus final at the 2020 Summer Olympics, Tuesday, Aug. 3, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Natacha Pisarenko)Simone Biles harus puas dengan raihan medali perunggu setelah mencetak skor 14.000 di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020. Medali emas dan perak disabet oleh pesenam China Guan Chenchen (14.633) yang baru berusia 16 tahun, dan Tang Xijing (14.233). (Foto: AP/Natacha Pisarenko)


Simak Video "Gaya Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Beri Penghormatan pada One Piece"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)