Balenciaga Couture Hadir Lagi Setelah Absen 53 Tahun, Ini 7 Fakta Menariknya

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 08 Jul 2021 15:17 WIB
Balenciaga Haute Couture Balenciaga Haute Couture Fall/Winter 2021-2022. (Foto: Instagram/@balenciaga)
Paris -

Seluruh mata tertuju pada Balenciaga. Untuk pertama kalinya, rumah mode legendaris yang berbasis di Paris itu mempersembahkan koleksi adibusananya kembali setelah absen 53 tahun.

Adibusana atau haute couture sebenarnya sudah menjadi DNA Balenciaga sejak Cristobal Balenciaga, sang pendiri yang kelahiran Spanyol itu, membuka butik pertamanya di San Sebastien pada 1937.

Kepiawaiannya sebagai seorang couturier terlihat dari karya-karyanya yang mengedepankan craftsmanship serta teknik menjahit yang presisi dalam siluet busana yang struktural.

Tak heran, busana buatan Cristobal Balenciaga langsung mendapat tempat di hati para bangsawan Spanyol kala itu. Ketika perang memaksa Balenciaga pindah ke Paris pada 1937, para pelanggan loyal tetap setia mendatanginya.

Di Paris, nama Cristobal Balenciaga semakin terkenal dan dipandang sebagai desainer paling berpengaruh di adab 20. Bahkan, Christian Dior memujinya sebagai "Sang ahli di antara kami semua."

LONDON, ENGLAND - MAY 24: The V&A Opens Spring 2017 Fashion Exhibition Balenciaga: Shaping Fashion to celebrate the 100th anniversary of the opening of Cristobal Balenciaga's first fashion house at The V&A on May 24, 2017 in London, England.  (Photo by Nicky J Sims/Getty Images)Karya Cristobal Balenciaga di pameran 'Fashion Exhibition Balenciaga: Shaping Fashion' yang berlangsung pada 2017 di London, Inggris. (Foto: Getty Images/Nicky J Sims)

Namun, tak ada angin tak ada hujan, Christobal Balenciaga di tengah masa keemasannya mendadak pensiun dan menutup butiknya pada Mei 1968. Duka dan kecewa langsung dirasakan pelanggan setianya.

Kabarnya, Mona von Bismarck, sosialita terpandang asal Amerika Serikat, sampai mengurung diri selama tiga hari di kamar vilanya di Capri, Italia, setelah mengetahui butik Balenciaga tutup untuk selamanya.

Cristobal Balenciaga meninggal pada 23 Maret 1972 dalam usia 77 tahun. Sempat vakum selama bertahun-tahun, rumah mode Balenciaga mulai aktif lagi pada 1986 setelah diakuisisi oleh perusahaan kosmetik Jacques Bogart SA.

Berulang kali ganti desainer, mulai dari Michel Goma, Josephus Thimister, hingga Nicolas Ghesquière dan Alexander Wang, Balenciaga yang kini berada di bawah naungan Kering masih fokus menggarap busana siap pakai. Sampai akhirnya tibalah Demna Gvasalia pada 2015.

Empat tahun menjadi direktur kreatif Balenciaga, desainer kelahiran Georgia itu akhirnya yang melahirkan kembali koleksi adibusana Balenciaga.

Kuat dengan desain yang mengawinkan estetika street-style dan high-fashion, Demna sukses mengevolusi Balenciaga sehingga tetap bertahan dan relevan dengan selera milenial yang mendominasi pasar. Lantas, bagaimana Demna Gvasalia akan mengemas koleksi haute couture Balenciaga pertamanya mendapat atensi besar-besaran.

Fashion show koleksi adibusana tersebut pun menjadi salah satu agenda yang paling disorot di Paris Fashion Week Haute Couture Fall/Winter 2021-2022, Rabu (7/7/2021). Dari kehadiran Kanye West hingga penampilan putri tiri Wakil Presiden AS Kamala Harris sebagai model, berikut fakta-fakta menarik fashion show Balenciaga:


1. Fashion show adibusana Balenciaga digelar di lokasi butik lama Balenciaga yang berada di 10 Avenue George V, Paris. Tempat tersebut didesain ulang sehingga benar-benar serupa dengan tampilannya sebelum butik ditutup pada 1968.

[Gambas:Instagram]




2. Sejumlah selebriti turut menghadiri perhelatan ini. Hadir Bella Hadid, Salma Hayek, hingga pebalap Lewis Hamilton. Namun, Kanye West lah yang paling mencuri perhatian setelah lama tak muncul sejak perceraiannya dari Kim Kardashian. Gayanya pun mencolok dengan topeng yang membungkus kepalanya. Ayah empat anak ini memanfaatkan ajang tersebut untuk mempromosikan puff-jacket buah kolaborasinya dengan GAP.

[Gambas:Instagram]




3. Di antara deretan para model, ada Ella Emhoff. Putri tiri orang nomor dua di AS itu dipercayakan untuk memeragakan gaun hitam bersiluet coat dengan oversized shawl berbahan satin.

[Gambas:Instagram]



4. Diakui Demna, arsip-arsip desain lama Balenciaga menjadi sumber referensinya untuk koleksi ini. Lalu, ia memvisualisasikannya dengan gaya yang baru. "Saya sempat bertanya-tanya. Aku tidak mau membuat koleksi ini seperti sebuah tribute atau penghormatan karena itu artinya aku seperti terperangkap di masa lalu," ujar Demna kepada WWD.

[Gambas:Instagram]




5. Koleksi ini turut menandai kehadiran adibusana untuk pria dalam sejarah Balenciaga. Dalam proses kreatifnya, Demna terinspirasi oleh setelan dan tuksedo yang biasa dipakai Cristobal Balenciaga.

[Gambas:Instagram]



6. Di jajaran aksesori, topi-topi unik bergaya avant-garde turut mewarnai koleksi ini. Adalah Philip Treacy, perancang topi favorit Kate Middleton yang berada di balik desain topi yang unik dan menawan tersebut.

[Gambas:Instagram]




7. Jelang peragaan haute couture, semua foto di akun Instagram Balenciaga dihapus sebagai salah satu cara mencuri atensi. "Banyak orang yang tidak tahu bahwa Balenciaga adalah rumah mode yang sudah berusia 100 tahun. Mereka pikir ini adalah brand yang dimulai dengan sneaker Triple S. Jadi cara tersebut bisa sekaligus mengedukasi dan menegaskan hal yang penting dalam fashion, dan bagi saya itu adalah couture," katanya.



Simak Video "Penampilan Kanye West Pakai Masker Tutupi Wajah Bikin Heboh"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)