Model Hijab Halima Aden Putuskan Pensiun dari Dunia Fashion Demi Agama

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 27 Nov 2020 12:10 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 16: Halima Aden walks the runway TOMMYNOW London Spring 2020 at Tate Modern on February 16, 2020 in London, England. (Photo by Stuart C. Wilson/Getty Images for Tommy Hilfiger) Halima Aden. Foto: Getty Images for Tommy Hilfiger/Stuart C. Wilson
Jakarta -

Model hijab Somalia-Amerika Serikat Halima Aden mengumumkan lewat Instagram Storynya bahwa dia akan pensiun dari industri fashion. Wanita 23 tahun itu mengatakan keinginannya untuk mempertahankan hijab tidak dihormati dengan baik.

Dikutip dari CNN, wanita yang sudah dikontrak oleh IMG Models ini membagikan sejumlah cerita lewat Instagramnya yang menggambarkan tentang kesulitan yang dia hadapi. Ada beberapa hal yang membuatnya mengevaluasi kembali kariernya sebagai model berhijab.

Dalam unggahannya Halima Aden mengaku saat berkarier sebagai model, dia mengenakan pakaian yang tidak nyaman dan harus menata hijabnya dengan cara yang tidak sesuai dengan nilai agama. Halima pun menegaskan dirinya tidak akan pernah lagi ambil bagian dalam pertunjukan mode. Dan dia juga tidak akan terburu-buru untuk kembali ke industri fashion.

halimaHalima Aden. Foto: Dok. Sports Illustrated

Halima Aden yang pernah tinggal di pengungsian Kenya sebelum pindah ke Amerika Serikat itu mengungkapkan dia telah melanggar banyak batasan agama dalam kariernya sebagai model. Dilansir dari Associated Press, semi-finalis dalam kontes kecantikan Miss Minnesota USA itu pun mengaku akhirnya perlahan mendengar permohonan ibunya yang memintanya berhenti dari dunia modelling.

"Ibuku telah memintaku untuk berhenti menjadi model sudah sejak lama. Seandainya saja (dulu-red) aku tidak terlalu bersikap defensif. Berkat COVID-19 dan rehat dari industri ini, akhirnya aku sadar telah melakukan kesalahan dalam perjalanan berhijabku ini," demikian dia menulis di Instagramnya.

Halima yang memulai debutnya di New York Fashion Week untuk Yeezy Season 5 itu menambahkan jika ibunya pernah memberinya nasihat yang menohok soal "Deen over Dunya". Dalam nasihat sang ibu itu artinya agama nomor satu dibandingkan kenikmatan duniawi. Dan sikap ibunya tidak pernah berubah.

LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 16: Halima Aden walks the runway TOMMYNOW London Spring 2020 at Tate Modern on February 16, 2020 in London, England. (Photo by Stuart C. Wilson/Getty Images for Tommy Hilfiger)Halima Aden. Foto: Getty Images for Tommy Hilfiger/Stuart C. Wilson

Model berhijab yang pernah jadi wajah dari iklan Fenty Beauty Rihanna itu kemudian menjabarkan apa saja hal-hal yang menurutnya 'salah secara agama' namun dilakukannya saat berkarier sebagai model. Halima mengaku pernah menyetujui ketika celana jeans digunakan sebagai pengganti hijabnya. Hal itu dilakukannya ketika menjadi model pemotretan celana Jeans American Eagle Outfiters. Pada kesempatan lainnya dia pernah memakai scarf dengan hiasan kristal hanya karena stylist dari pemotretan yang dilakukannya tidak memiliki hijab yang sesuai untuknya. Dan dia juga mengaku kerap melewatkan salat wajib lima waktu.

"Aku begitu putus asa saat itu untuk setiap 'representasi' sehingga aku kehilangan identitas siapa aku yang sebenarnya," tulisnya di Instagram.

Halima melanjutkan jika apa yang ia alami adalah bentuk perjuangan karena dia merasa industri modelling yang dijalaninya kurang memiliki rasa hormat terhadap keyakinannya. "Yang aku salahkan dari industri ini adalah kurangnya stylist muslim," tulisnya.

Sejak kemunculannya sebagai finalis berhijab di Miss Minnesota USA, kehadiran Halima Aden menggebrak dunia fashion. Banyak sejarah ditorehkannya. Halima Aden merupakan model hijab pertama yang berjalan di New York Fashion Week, model hijab pertama yang memakai baju renang burkini di majalah Sporst Illustrated dan juga menjadi model hijab pertama yang muncul di sampul Vogue Arabia edisi 2017 Juni.



Simak Video "Aksi Wanita Korsel Bela Atlet yang Dikritik Gegara Rambut Pendek"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)