Tas Sitaan Rusak, Mantan Ibu Negara Malaysia Minta Ganti Rugi ke Pemerintah

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 11 Jun 2020 16:30 WIB
TOKYO, JAPAN - APRIL 19: Prime Minister of Malaysia Dato Sri Mohd Najib (2nd L) shakes hands with Japanese Prime Minister Yukio Hatoyama, as their respective wives Miyuki Hatoyama (R), and Datin Sri Rosmah Mansor (L) stand by their sides at the premiers official residence in Tokyo, Japan, 19 April 2010. Prime Minister Dato Sri Mohd Najib and his wife are in Japan from April 18 to  21. (Photo by Toshifumi Kitamura-Pool/Getty Images) Mantan PM Malaysia Najib Razak dan istrinya, Rosmah Mansor, yang terseret kasus korupsi. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur -

Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, sedang geram. Pasalnya, koleksi tas mewah yang disita kepolisian Malaysia mengalami kerusakan.

Rosmah Mansor menyampaikan keluhan tersebut lewat kuasa hukumnya, Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah. Menurut Tan Sri, tas tersebut rusak setelah polisi menandainya dengan 'tinta ajaib'.

"Benar-benar tidak ada rasa hormat terhadap barang yang disita itu," ujar Tan Sri seperti dikutip New Straits Times.

TOKYO, JAPAN - APRIL 19: Prime Minister of Malaysia Dato' Sri Mohd Najib (2nd L) shakes hands with Japanese Prime Minister Yukio Hatoyama, as their respective wive's Miyuki Hatoyama (R), and Datin Sri Rosmah Mansor (L) stand by their sides at the premier's official residence in Tokyo, Japan, 19 April 2010. Prime Minister Dato' Sri Mohd Najib and his wife are in Japan from April 18 to  21. (Photo by Toshifumi Kitamura-Pool/Getty Images)Rosmah Mansor tampak memakai tas keluaran Chanel ketika mendampingi suaminya ke Jepang pada 2010. (Foto: Toshifumi Kitamura-Pool/Getty Images)



Kecerobohan polisi tersebut, kata Tan Sri, telah menyebabkan kliennya mengalami kerugian hingga jutaan ringgit.

Kliennya pun menuntut ganti rugi kepada pemerintah karena dinilai lalai menjaga barang sitaan tersebut. "Sekarang pemerintah harus bertanggung jawab atas kerusakan tersebut atau menggantinya," tegas Tan Sri.

Pada 2018, polisi menyita semua aset berharga milik keluarga Najib Razak menyusul dugaan korupsi di perusahaan 1 Malaysia Development Berhad (1MBD). Tas mewah milik Rosma Mansor juga tak luput dari penyitaan tersebut.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil membawa 500 buah tas mewah, sepatu, jam tangan dan 12 ribu perhiasan yang total nilainya mencapai 680 juta ringgit atau sekitar Rp 2,2 triliun. Semua barang tersebut diduga berasal dari uang hasil korupsi.

Rosmah Mansor, Mantan Ibu Negara Malaysia Jalani Sidang KorupsiRosmah Mansor saat menjalani sidang korupsi pada awal Februari lalu. (Foto: DW News)



Awal Februari lalu, Rosmah Mansor untuk kali pertama menjalani proses persidangan dengan agenda kesaksian pihak Rosmah terkait kasus dugaan korupsi yang menimpanya. Sidang ini akhirnya terlaksana setelah setahun masa penyidikan.

DW mengabarkan, Rosmah dituntut atas suap dari Jepak Holdings untuk memenangkan tender proyek pengadaan dan perawatan generator listrik di 369 sekolah di negara bagian Serawak pada 2016 silam.

Ia dituduh menerima imbalan sebesar RM 6,5 juta atau setara Rp 22,4 miliar dari Jepak Holdings. Selain itu, wanita berusia 68 tahun ini juga harus menghadapi tiga dakwaan kasus korupsi lainnya yang diduga terjadi tahun 2016 dan 2017.

Akibat kelakuannya, negara mengalami kerugian sebesar RM 187,5 juta atau setara Rp 618,7 triliun. Rosmah pun terancam hukuman penjara selama 20 tahun.



Simak Video "Mengenal Istri Raja Malaysia yang 24 Tahun Lebih Muda, Oksana"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)