Terpopuler Sepekan: Kontroversi Luhan Eks EXO Pakai Rompi Tulisan Syahadat

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 06 Jun 2020 16:00 WIB
luhan Foto: Instagram @luhanstudio7
Jakarta -

Selama sepekan ini berita tentang mantan personel boy band EXO, Luhan yang diprotes karena pakai rompi bertuliskan syahadat jadi populer. Seperti apa rinciannya?

Artis China Luhan kedapatan pakai rompi bertulisan Arab yang ternyata adalah kalimat syahadat. Hal ini tentu menarik perhatian para penggemar KPop dan CPop terutama yang beragama Islam. Mereka pun menyuarakan protes di media sosial karena dianggap artinya yang tidak sembarang.

Penampilan Luhan jadi perdebatan kali ini karena dianggap menyinggung umat muslim. Dalam sebuah acara beberapa waktu lalu, ia tampak memakai rompi denim dengan berbagai atribut, termasuk tulisan Arab yang berbunyi kalimat syahadat. Syahadat sendiri merupakan kalimat suci yang juga dilantunkan ketika seseorang ingin masuk ajaran Islam.

Karenanya, banyak netizen dan fans dunia hiburan Asia yang beralih ke Twitter untuk memprotes hal ini. Busana yang dikenakan Luhan dianggap kurang menghormati orang Islam. Beberapa berpendapat jika baju tersebut hanya memuat tulisan Arab untuk terlihat estetik tapi tidak mengerti makna sebenarnya.

Masalah ini semakin memicu kekesalan di kalangan netizen muslim terlebih China dilaporkan telah mempersekusi kaum Uighur dan melarang mereka menjalankan agama. Banyaknya protes membuat nama Luhan sempat trending di media sosial.












Kebanyakan netizen yang protes memang mengetahui bahwa hal ini bukan sepenuhnya kesalahan Luhan. Ia dianggap tidak mengerti apa yang dikenakannya karena banyak artis memang hanya memakai apa yang disiapkan. Sejumlah penggemar pun meminta netizen untuk tidak menyalahkan pacar Guan Xiaotong ini tapi desainer atau stylist-nya.




Kebanyakan netizen yang protes memang mengetahui bahwa hal ini bukan sepenuhnya kesalahan Luhan. Ia dianggap tidak mengerti apa yang dikenakannya karena memang banyak artis hanya memakai apa yang disiapkan. Sejumlah penggemar pun meminta netizen untuk tidak menyalahkan pacar Guan Xiaotong ini, tapi desainer atau stylist-nya.

Mengetahui protes tersebut, baru-baru ini brand SANKUANZ yang mengeluarkan rompi itu pun buka suara. Dalam sebuah pernyataan yang diunggahnya, sang desainer mengakui bahwa rompi tersebut merupakan bagian dari koleksi F/W 2020 'The Century' yang menyoroti latar belakang sejarah dan budaya. Dengan menggabungkan berbagai simbol dari militer, agama, dan kultur pop, desainer berniat untuk mengekspresikan hormatnya pada keberagaman budaya di abad ini.

"Sayangnya karena kurangnya kesadaran akan budaya muslim, kami tidak dengan benar mengutip kalimat syahadat dalam desain kami. Kami benar-benar minta maaf kepada semua muslim dan kami tidak akan menggunakan kalimat syahadat dalam desain kami di masa depan," tulisnya.



Simak Video "Mengapa Bersepeda Jadi Tren di Era New Normal?"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/agm)