Tragedi George Floyd, Nike dan Adidas Bersatu Lawan Rasisme

Daniel Ngantung - wolipop Minggu, 31 Mei 2020 14:20 WIB
Sepatu Nike Sneakers Nike. Foto: dok. Nike
Jakarta -

Nike dan Adidas, dua raksasa peralatan olahraga yang saling bersaing, bersatu melawan rasisme. Momen yang jarang terjadi ini menyusul kematian George Floyd yang memicu gelombang aksi unjuk rasa di hampir semua penjuru Amerika Serikat.

Pada Sabtu (30/5/2020), Nike yang terkenal dengan slogan 'Just Do It', mengunggah sebuah video di Twitter yang menyuarakan ajakan untuk menentang segala bentuk tindakan berbau rasial.

Video tersebut diawali dengan kalimat yang berbunyi, "For once, don't do it."

Brand asal Amerika Serikat ini lalu mengingatkan pengikutnya untuk tidak menutup mata pada masalah rasisme.




"Don't pretend there's no problem in America. Don't turn your back on racism. Do not accept that innocent lives are taken from us. Don't use any other excuses," tulis Nike. Cuitan tersebut lalu berujung viral setelah di-retweet sampai 70 ribu kali sampai Minggu (31/5/2020) pagi.

Tanpa diduga, dari ribuan akun yang merespons, ada Adidas di antaranya. Merek asal Jerman itu membalas dengan cuitan, "together is the way forward. Together is the way to change."

Respons tersebut lantas memicu reaksi positif para fans. Mereka bahkan meminta kedua brand berkolaborasi untuk membuat koleksi yang menyiratkan pesan antirasisme.


Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Minneapolis akibat tewasnya pria kulit hitam, George Floyd. Ia meninggal pada Senin (25/5) malam waktu setempat saat ditangkap polisi karena dicurigai bertransaksi dengan menggunakan uang kertas palsu.

Sebuah video dari insiden tersebut memperlihatkan seorang petugas berkulit puith terus menekan lehernya dengan lutut saat dia terjepit di tanah. Floyd sempat mengucapkan kata-kata 'Saya tak bisa bernapas' sebelum akhirnya meninggal.

Insiden itu kemudian berbuntut pada gelombang protes di berbagai kota. Protes tersebut juga berujung pada pembakaran dan penjarahan.



Simak Video "Nike Rugi Rp 11 Triliun Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dng/hst)