Pelanggaran Merek Dagang, Foto Sneakers Lokal Mirip Vans Dihapus Instagram

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 28 Apr 2020 14:15 WIB
Sneakers Ventela Ventela Retro, keluaran produsesn sneakers lokal ventela. Sneakers tersebut diduga meniru desain Vans. (Foto: Instagram/@ventelashoes)
Jakarta -

Merek sneakers lokal bernama Ventela tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena produknya yang laris terjual, melainkan foto-foto sneakers Ventela yang dihapus Instagram lantaran laporan pelanggaran merek dagang dari Vans.

Beberapa foto tangkapan layar yang diunggah netizen di Twitter memperlihatkan alasan Instagram menghilangkan foto-foto yang kebanyakan diunggah oleh para reseller sneakers lokal.

Unggahan itu menyebut Vans melapor pada Instagram bahwa konten yang dimaksud melanggar merek dagangnya. Instagram lalu menyertakan nama desain Vans yang telah dipatenkan yang diduga menjadi korban jiplakan, yakni 'BR - Side Strip Class 25'.




Januari lalu, Ventela yang berada di bawah naungan PT Sinar Runnerindo merilis Ventela Retro. Sneakers tersebut sempat menimbulkan perdebatan di antara kalangan pecinta sneakers lantaran desainnya yang disebut-sebut mirip Vans Old Skool. Tak cuma siluet, aksen garis pada sneakers keluaran Ventela sama seperti jazz stripes milik brand asal Califorania, AS, tersebut.







Ini bukan kali pertama Ventela dituduh melakukan plagiarisme desain merek sneakers lain. Sebelumnya merek yang eksis sejak 2017 itu pernah dikritik karena mengeluarkan sneakers mirip keluaran Converse x Comme des Garcons.

Terkait tuduhan Vans, Ventela yang didirikan oleh William Ventela, seorang pemilik pabrik sepatu vulkanisir sejak 1989 di Bandung, Jawa Barat, sudah merilis tanggapan di akun Instagram-nya. Ventela mengklaim desainnya telah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sneakers VentelaTanggapan Ventela (Foto: Instagram/@ventelashoes)



"Menanggapi isu-isu yang sedang hangat dibicarakan, kami ingin menginformasikan bahwa semua desain logo kami sebelum diproduksi telah didaftarkan ke instansi terkait," tulis Ventela.

Dalam unggahan tersebut, Ventela juga mencoba meyakinkan reseller agar tetap tenang. Namun, situasi tersebut sudah terlanjur berdampak pada para pengecer. Selain fotonya dihapus, ada pula yang akunnya ditutup Instagram karena menjual produk Ventela yang diduga mirip Vans.

[Gambas:Instagram]




Persoalan ini mengingatkan pada upaya hukum Vans terhadap merek lain yang diduga menjiplak desainnya. Pada akhir 2018, Vans pernah menggugat nama besar seperti Target dan Primark. Belum diketahui apakah tuduhan pelanggaran merek dagang pada Ventela ini akan berakhir di meja hijau juga.

Wolipop detikcom sudah menghubungi pihak Ventela, namun belum mendapat tanggapan.



Simak Video "Koleksi Sneakers, Investasi Kekinian Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)