Cara Didiet Maulana Bantu UKM yang Terdampak COVID-19

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 16 Apr 2020 17:35 WIB
Ikat Indonesia by Didiet Maulana di Hotel Monopoli, Kemang Didiet Maulana ikut turun tangan untuk membantu UKM di tengah wabah COVID-19. (Foto: Mohammad Abduh/detikcom)
Jakarta -

Sulit dimungkiri, wabah COVID-19 ikut melesukan perekonomian para pelaku industri rumahan. Situasi tersebut rupanya memotivasi desainer Didiet Maulana untuk berbuat sesuatu agar mereka tetap bertahan di tengah terpaan pandemi.

Didiet Maulana mewujudkan niatan tersebut dengan mempromosikan produk-produk buatan usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia lewat media sosialnya.

"Melihat keadaan sekarang, sepertinya semua manusia mau nggak mau harus saling tolong-menolong. Dan kami mencoba memposisikan diri, brand yang punya nama saja susah jualan, apalagi brand yang followers-nya tidak sebanyak yang terkenal," ungkapnya kepada Wolipop, Kamis (16/4/2020).

[Gambas:Instagram]




Upayanya tersebut, kata Didiet, juga dilandasi dengan semangat maju bersama yang menginspirasinya ketika mendirikan label IKAT Indonesia 8 tahun lalu. Ia pun menyertakan tagar #MARIMAJUBERSAMA ketika menawarkan bantuan promosi kepada para pelaku UKM.

Dimulai kemarin, Didiet membuka kesempatan bagi UKM yang produknya ingin dipromosikan. Caranya, mereka tinggal mengirimkan foto serta deskripsi keunikan produknya ke alamat email yang sudah ditentukan.

Dan gayung bersambut. "Dalam kurun 24 jam, kami sudah menerima email dari 500-an UKM," ungkap kata desainer yang fokus menggarap kain-kain Nusantara itu. Tahap selanjutnya, Didiet dan tim akan mengkurasi dan membagi mereka ke dalam empat kategori sebelum dipromosikan. Kategori tersebut antara lain kriya, wastra, busana dan rasa.

Desainer Didiet MaulanaDesainer Didiet Maulana (Foto: Mohammad Abduh/detikcom)



Berbekal 200 ribuan audiens yang tersebar di Instagram, Twitter, Facebook, dan Linkedin pribadinya, Didiet berharap masyarakat dapat mendukung dengan membeli produk-produk UKM tersebut. Perekonomian negara yang terpuruk karena COVID-19 pun menggeliat kembali.

"Balik lagi sekarang, kalau mau maju enggak bisa sendiri-sendiri. Harus bersama. Pandemi ini mengajarkan kita, kalau satu sakit, semua sakit. Satu sehat, semua juga. Cara berpikir sendiri-sendiri sudah nggak banget," katanya.

Selain membantu UKM, Didiet juga meluncurkan koleksi scarf khusus yang hasil penjualannya akan disumbangkan untuk ketersediaan masker bedah untuk para dokter. Ia pun membuka donasi bagi mereka yang ingin berbagi makanan dan baju APD buat tenaga medis yang terlibat dalam penanganan COVID-19 di Indonesia.



Simak Video "Didiet Maulana Imbau Masyarakat Makin Bijak saat New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)