Aksi Mulia 3 Desainer Indonesia Donasi Masker Buatan Sendiri

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 27 Mar 2020 17:44 WIB
desainer Cynthia Tan Cynthia Tan dan sejumlah desainer lokal membuat masker untuk didonasikan kepada mereka yang membutuhkan. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Jakarta -

Masker bedah kini menjadi barang yang langka seiring meningkatnya wabah virus corona. Krisis masker ini juga terjadi di Indonesia. Kondisi tersebut lantas memotivasi desainer lokal untuk memastikan ketersediaan masker.

Menggunakan keahliannya, para perancang Tanah Air membuat masker untuk didonasikan kepada mereka yang membutuhkan. Sebuah tindakan mulia yang patut dicontoh rekan sejawat. Berikut para desainer dermawan tersebut:

1. Cynthia Tan

[Gambas:Instagram]


Berkolaborasi dengan Special Textile, Cynthia Tan membuat 1.000 buah masker bagi kaum yang kurang mampu. "Karena kita ingin menjangkau lebih ke individunya," tulis Cynthia di Instagram Stories, Jumat (27/3/2020), untuk menjawab pertanyaan netizen soal alasan dia tak membuat masker untuk tenaga medis.

"Yang belum terpikirkan sama kita bersama setelah membaca alasan mereka di DM. Ternyata ada yang mau kasih untuk ayahnya yang sedang bekerja di pembangunan LRT, untuk para pekerja di daerah kecil, untuk panti jompo di sana banyak nenek yang masih harus bolak-balik ke puskesmas," tambah desainer yang pernah mendesain pakaian untuk Boyzone dan Charlie Puth itu.




2. Stella Rissa

[Gambas:Instagram]

Prihatin dengan stok masker yang terbatas di tengah krisis virus corona, desainer Stella Rissa tergugah hatinya untuk membuat masker. Masker tersebut terbuat dari 100 persen katun dan dapat digunakan berulang kali.

"Hi indonesia, @stellarissaofficial give away washable masker. Yang perlu masker bisa dicuci please Dm me! But please prioritize your friends and family yang sangat membutuhkan ya," tulis Stella di Instagram. Bagi mereka yang terbatas aksesnya, desainer yang terkenal dengan garis desainnya yang minimalis ini menawarkan bantuan pengiriman.



3. Catherine Wong

[Gambas:Instagram]



Dari Surabaya, ada Catherine Wong. Berangkat dari curhatan dokter pribadinya tentang kebutuhan di tengah wabah Covid-19, Catherine berniat membantu dengan memproduksi masker sendiri untuk dibagikan tanpa cuma-cuma.

Dibantu karyawannya, ia bisa membuat 100 buah masker per hari. Catherine pun berharap, makin banyak orang yang ambil bagian untuk memastikan ketersediaan masker.

"Kami hanya manusia dengan keterbatasan tenaga dan jumlah mesin yang ada. Sekiranya teman2 yang dpt membantu bisa membantu Indonesia ini dengan MEMINTA TOLONG pada kenalan/kerabat kalian yg bs menjahit masker dengan spek filter KATUN 100% utk membantu menjahit Kan dan alangkah mulia nya Jika kalian turut mau membuat ya utk sesama," pinta dia.



Simak Video "Pasutri Asal China Ini Bikin Masker Berbahan Sneakers Mahal"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)