Milan Fashion Week 2020

Fashion Show Armani Kosong Tanpa Tamu karena Virus Corona

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 24 Feb 2020 10:59 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 23: Guests wearing antivirus mask are seen during the Dolce e Gabbana fashion show as part of Milan Fashion Week Fall/Winter 2020-2021 on February 23, 2020 in Milan, Italy. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images) Fashion show Armani di Milan Fashion Week 2020. Foto: Vittorio Zunino Celotto/Getty Images
Jakarta -

Italia menjadi salah satu negara yang terkena wabah virus corona. Dampaknya pun terasa sampai ke perhelatan Milan Fashion Week yang tengah berlangsung di Negeri Menara Pisa tersebut.

Akibat virus corona, fashion show koleksi Fall 2020 rancangan Giorgio Armani berlangsung pada Minggu (23/2/2020) tanpa tamu yang hadir. Desainer 85 tahun itu memang sengaja meminta para tamu untuk tak datang ke peragaannya yang digelar di hari terakhir Milan Fashion Week itu atas alasan keamanan.

Keputusan tersebut diambil di menit terakhir menyusul perkembangan terkini terkait merebaknya virus corona di Italia. Dilaporkan, sebanyak 132 orang terjangkit virus mematikan tersebut di Italia dan dua orang meninggal dunia.

Fashion Show Armani Kosong Tanpa Tamu karena Virus CoronaAkibat virus corona, fashion show koleksi Fall 2020 rancangan Giorgio Armani berlangsung pada Minggu (23/2/2020) tanpa tamu yang hadir. Foto: Vittorio Zunino Celotto/Getty Images



Alih-alih membatalkannya, Giorgio Armani yang beberapa hari sebelumnya memamerkan koleksi label Emporio Armani, tetap menggelar fashion show dan menyiarkannya secara live-streaming.

"Peragaan akan digelar secara tertutup karena perkembangan terakhir virus corona di Italia, dan disiarkan dari sebuah ruangan kosong secara live-stream melalui situs Armani. Oleh karena itu, tamu harap tidak datang ke peragaan siang ini," demikian kata pihak Giorgio Armani dalam keterangan resminya seperti dikutip Daily Mail.

Di hari yang sama, berlangsung pula fashion show Dolce & Gabbana. Kendati dibayangi ancaman virus corona, peragaan tersebut tetap penuh tamu. Hanya saja, banyak di antaranya memakai pelindung berupa masker, tak peduli pas atau tidak dengan gaya mereka.



London Fashion Week yang digelar sebelumnya juga terkena dampak virus corona. Sejumlah desainer batal tampil lantaran produsen material mereka di China berhenti beroperasi. Buyers dari China pun batal datang lantaran travel warning dari pemerintah. Padahal, China merupakan salah satu pasar terbesar produk high-end fashion di dunia.

Dari Milan, pekan mode akan berlanjut di Paris Fashion Week sebagai perhentian terakhir. Belum ada tanda-tanda penyesuaian acara terkait virus corona. Per 22 Februari, WHO melaporkan 12 kasus virus corona di Prancis dan dua orang meninggal dunia.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(dng/eny)