Gucci Sampai Balenciaga Sumbang Rp 9,5 M untuk Korban Karhutla Australia
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 10 Jan 2020 15:22 WIB
Jakarta
-
Setelah banyak selebriti mendonasikan hartanya untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Australia, giliran brand fashion high-end yang beramai-ramai menggalang dana. Sejumlah brand fashion yang tergabung dalam grup Kering, bersatu padu mengumpulkan dana untuk korban karhutla di kawasan New South Wales.
Seperti dikutip dari Hypebae, sedikitnya 12 label fashion high-end 'patungan' hingga berhasil mengumpulkan dana sebesar AUD 1 juta atau sekitar Rp 9,5 miliar. Ke-12 label itu adalah Gucci, Saint Laurent, Bottega Veneta, Balenciaga, Alexander McQueen, Brioni, Boucheron, Pomellato, Dodo, Qeelin, Ulysse Nardin dan Girard-Perregaux.
Dana yang terkumpul langsung diserahkan kepada beberapa organisasi non-profit terpilih, namun pihak Kering tak mau menyebutkan nama-namanya. Organisasi yang berhak menerima bantuan sudah diseleksi oleh para pakar lingkungan dan mereka yang ahli di bidang keberlangsungan lingkungan.
Tidak hanya berupa uang, bantuan juga akan diberikan perusahaan yang dinakhodai miliarder François-Henri Pinault ini, dalam bentuk tanaman. Kering akan berpartisipasi dalam gerakan reforestasi atau penanaman kembali demi menghidupkan lagi hutan tempat bernaungnya jutaan satwa liar Australia.
Seperti diketahui karhutla terjadi sejak September 2019 di Australia, akibat cuaca ekstrem dan musim panas yang berkepanjangan. Lahan seluas nyaris 5 juta hektare di New South Wales, Australia dan lebih dari 1,2 juta hektare lahan di Victoria telah hangus.
Total lahan yang dilanda kebakaran hutan mencapai 8 juta hektare, yang ukurannya sama besar dengan Pulau Irlandia atau negara bagian South Carolina di AS.
Sejauh ini, sedikitnya 24 orang tewas akibat kebakaran hutan di Australia, dengan lebih dari 1.800 rumah warga rusak. Korban tewas terdiri atas 18 orang di New South Wales, tiga orang di Victoria dan tiga orang di Australia Selatan.
Karhutla juga menewaskan hingga miliaran satwa liar khas Australia seperti Kanguru, Koala, Quokka dan Wombat. Efek buruk karhutla diperkirakan akan berlangsung dalam jangka panjang, dan perlu waktu bertahun-tahun, agar bisa pulih total. (hst/hst)
Seperti dikutip dari Hypebae, sedikitnya 12 label fashion high-end 'patungan' hingga berhasil mengumpulkan dana sebesar AUD 1 juta atau sekitar Rp 9,5 miliar. Ke-12 label itu adalah Gucci, Saint Laurent, Bottega Veneta, Balenciaga, Alexander McQueen, Brioni, Boucheron, Pomellato, Dodo, Qeelin, Ulysse Nardin dan Girard-Perregaux.
Dana yang terkumpul langsung diserahkan kepada beberapa organisasi non-profit terpilih, namun pihak Kering tak mau menyebutkan nama-namanya. Organisasi yang berhak menerima bantuan sudah diseleksi oleh para pakar lingkungan dan mereka yang ahli di bidang keberlangsungan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Model memperagakan koleksi busana dari Gucci. Foto: Dok. Getty Images |
Tidak hanya berupa uang, bantuan juga akan diberikan perusahaan yang dinakhodai miliarder François-Henri Pinault ini, dalam bentuk tanaman. Kering akan berpartisipasi dalam gerakan reforestasi atau penanaman kembali demi menghidupkan lagi hutan tempat bernaungnya jutaan satwa liar Australia.
Seperti diketahui karhutla terjadi sejak September 2019 di Australia, akibat cuaca ekstrem dan musim panas yang berkepanjangan. Lahan seluas nyaris 5 juta hektare di New South Wales, Australia dan lebih dari 1,2 juta hektare lahan di Victoria telah hangus.
Koleksi tas dari Balenciaga. Foto: dok. Farfetch |
Total lahan yang dilanda kebakaran hutan mencapai 8 juta hektare, yang ukurannya sama besar dengan Pulau Irlandia atau negara bagian South Carolina di AS.
Sejauh ini, sedikitnya 24 orang tewas akibat kebakaran hutan di Australia, dengan lebih dari 1.800 rumah warga rusak. Korban tewas terdiri atas 18 orang di New South Wales, tiga orang di Victoria dan tiga orang di Australia Selatan.
Karhutla juga menewaskan hingga miliaran satwa liar khas Australia seperti Kanguru, Koala, Quokka dan Wombat. Efek buruk karhutla diperkirakan akan berlangsung dalam jangka panjang, dan perlu waktu bertahun-tahun, agar bisa pulih total. (hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
Most Popular
1
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
2
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
3
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
4
Ashley Tisdale Curhat Soal Geng 'Ibu-ibu Toxic', Suami Hillary Duff Sindir Balik
5
Ramalan Zodiak 8 Januari: Cancer Introspeksi Diri, Leo Harus Belajar Mandiri
MOST COMMENTED













































