Brand Fashion Unik Ini Ingin Tegaskan Kalau Pria Juga Bisa Sedih dan Nangis

Hestianingsih - wolipop Minggu, 15 Des 2019 14:21 WIB
Kyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental pria. Foto: Instagram/@boysgetsadtoostudio
Jakarta - Pria sering kali dianggap lebih kuat dan tangguh dari wanita, baik secara fisik maupun mental. Padahal jika bicara soal ketahanan mental tidak selalu tergantung dari gender.

Kenyataannya pria juga rentan --bahkan bisa lebih berisiko-- mengalami depresi. Namun karena tuntutan bahwa pria harus kuat, tegar dan tahan banting, membuat kondisi mental mereka kadang diabaikan dalam lingkungan sosial.

Untuk itu sebuah brand fashion asal Inggris mencoba mengubah stereotipe itu lewat koleksi busananya. Brand bernama Boys Get Sad Too ini ingin meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental terkait aspek gender. Bahwa stres dan depresi juga bisa memicu para pria mengambil keputusan bunuh diri.



Kyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental priaKyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental pria Foto: Instagram/@boysgetsadtoostudio


Label dengan konsep unik ini menyediakan koleksi pakaian basic seperti T-shirt, sweater, kaus kaki dan jeans dengan tulisan statement 'BOYS GET SAD TOO'. Setiap produk yang terjual 10 persennya akan disumbangkan ke CALM (Calm Against Living Miserably), organisasi non-profit yang menyediakan layanan konsultasi dan curhat bagi mereka yang mengalami masalah mental, dengan tujuan utama untuk pencegahan bunuh diri.

Orang di balik brand ini adalah seorang pemuda bernama Kyle Stanger. Pria 22 tahun ini sudah bergelut dengan gangguan mental sejak kanak-kanak saat dia memasuki sekolah khusus anak laki-laki di Windsor.

Saat usia 17 tahun Kyle keluar dari sekolah demi mengatasi masalah mentalnya. Pada saat itu, salah satu anggota keluarga dan teman sekelasnya meninggal karena bunuh diri.

Kyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental priaKyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental pria Foto: Instagram/@boysgetsadtoostudio


Pengalaman mengerikan yang pernah disaksikannya membuat Kyle merenung dan berpikir, hal apa yang bisa dia lakukan untuk mengatasi masalah mental yang terjadi pada para pria. Ide yang saat itu terlintas di pikirannya adalah menyebarkan pesan positif lewat brand fashion.

"Betapa sedihnya melihat banyak pria menderita karena gangguan mental tapi tidak melakukan apapun untuk mengubahnya," kata Kyle, seperti dikutip dari Metro.

Dia melanjutkan, "Edukasi adalah kunci dan mengakhiri stigma seputar itu adalah cara kami agar bisa menyelamatkan para pria ketika mereka sampai pada titik di mana bunuh diri adalah jalan satu-satunya."

Kyle memulai bisnisnya dari nol dan tidak punya banyak pengalaman dalam menjalankan bisnis fashion. Tapi dengan tekad kuat untuk menyelamatkan hidup orang banyak, usahanya ini sedikit demi sedikit mengalami kemajuan.

Kyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental priaKyle Stranger ciptakan brand fashion tentang kesehatan mental pria Foto: Instagram/@boysgetsadtoostudio


Pria yang juga berprofesi sebagai model ini memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran. Promosinya pun lebih banyak dari mulut ke mulut. Kyle mengatakan banyak pelanggan mengirimkan DM padanya di Instagram yang menceritakan ketika mereka mengenakan kaus atau sweater dari brand miliknya, banyak teman atau kenalan mereka yang bertanya tentang produk tersebut.

Kyle menargetkan usaha yang dirintisnya tersebut bisa bertambah besar per 2020 mendatang.

"2020 akan jadi tahun yang besar bagi kami untuk mengembangkan diri menjadi sebuah komunitas," pungkasnya.



Simak Video "Usai Telanjang Dada, Model Seksi Ini Dilarang Nonton Bisbol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/agm)